-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai cara memperbaiki rumah kopling yang sudah oblak.

 

Karet kopling terletak pada bagian rumah kopling yang menaungi kaki empat, lawan kaki empat, pelat gesek, serta kampas kopling,

 

Karet pada rumah kopling sendiri dapat mengalami kerusakaan yang mana kerusakan tersebut dapat terjadi karena penggunaan kopling yang sering menghentak serta karena faktor usia yang membuat karet kopling menjadi aus dan mengeras.

 

Salah satu ciri dari karet kopling yang sudah rusak adalah ketika mesin motor dinyalakan, maka pada bagian mesin akan ada suara “jedak-jeduk” atau “duk-duk”, suara tersebut hanya akan terjadi saat mesin dalam keadaan langsam dan mesin masih belum terlalu panas.

 

Jika mesin motor sudah panas atau kita tarik tuas kopling, maka seketika mesin motor jadi berbunyi halus.

 

Jika sudah seperti itu, maka besar kemungkinan karet kopling pada motor kita sudah rusak dan kita harus mengganti atau memperbaiki rumah koplingnya.

 

Pada beberapa brand motor seperti Yamaha, rumah kopling ini tidak dapat diperbaiki dengan cara mengganti karet koplingnya saja.

 

Yamaha hanya menjual primary drive atau satu set rumah koplingnya (jadi jika rumah kopling oblak karena karet kopling, maka harus diganti satu set dengan rumah koplingnya), jadi cara yang akan kami paparkan ini dapat dibilang merupakan trik yang tidak dilakukan oleh beberapa bengkel resmi.

 

Nah cara untuk memperbaiki rumah kopling ini sebenarnya susah-susah gampang, yang jelas perlu ketelitian serta keuletan tersendiri.

 

Baca Juga: Persamaan Karet Kopling Byson

 

Oh iya, motor contoh dalam perbaikan rumah kopling yang rusak ini adalah Yamaha Byson, jadi untuk motor Vixion, R15, Scorpio, hingga Jupiter MX kurang lebih caranya sama, sedangkan untuk motor lain tinggal menyesuaikan saja.

 

Baiklah mari kita langsung saja bahas bagaimana cara memperbaiki rumah kopling yang rusak atau oblak.

 

1. Buka Blok Kopling

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Yang pertama adalah dengan membuka blok kopling dengan melepas baut-baut pengikatnya yang biasanya diikat dengan baut berukuran 8 mm pada bagian kepala bautnya. Jangan lupa juga untuk tap dulu oli mesinnya agar nanti tidak “banjir”.

 

Untuk kalian yang mencari penjelasan lebih detail mengenai cara membuka blok kopling beserta isinya, silahkan simak artikel di bawah ini:

 

Baca JugaCara Ganti Kampas Kopling Yamaha Byson

 

2. Lepaskan Rumah Kopling

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Setelah blok kopling terbuka, selanjutnya adalah melepaskan rumah koplingnya. Rumah kopling sendiri terikat dengan mur tipis berukuran 19 mm (motor lain menyesuaikan). Cara membukanya perlu trik khusus, dimana kami telah bahas di bawah ini:

 

Baca JugaCara Membuka Baut Rumah Kopling Motor

 

Saat rumah kopling oblak, maka bagian gerigi dan mangkuk koplingnya akan mudah digerakan menggunakan kedua tangan. Dimana harusnya bagian gerigi serta mangkuk tersebut tidak boleh dapat bergerak dengan bebas.

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Nah untuk memperbaiki rumah kopling, maka kita harus melepaskan 6 pin atau 6 paku yang mengikat bagian gerigi dengan mangkuknya.

 

3. Siapkan Gerinda

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Selanjutnya adalah siapkan gerinda yang nantinya akan membantu kita dalam mencopot bagian paku atau pin.

 

Baca JugaReview Spesifikasi Gerinda RYU RSG 100-3, Apa Kekurangan Gerinda RYU ???

 

4. Gerinda Bagian Pin Yang Ada Di Bagian Gerigi

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Simak dan lihat gambar di atas, kami menggerinda bagian ujung pin pada bagian gerigi untuk melepaskan payung pin. Kami sendiri menggunakan mata gerinda untuk penghamplasan besi. Lakukan hal penggerindaan ini pada tiap pin.

 

6. Siapkan Paku dan Palu Untuk Membuka Pin

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Setelah bagian payung sudah tergerinda semua dengan benar, maka selanjutnya pukul ke luar bagian pin rumah kopling.

 

Kami sendiri menggunakan paku yang ukurannya sesuai (sesuaikan saja ukuran pakunya) kemudian menggunakan palu yang cukup besar.

 

7. Waktunya Melepas Karet Kopling Yang Lama

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Setelah bagian pin sudah terlepas semua, maka tampilan rumah kopling kurang lebih akan seperti gambar di atas.

 

Nah setelah bagian rumah kopling terbuka, selanjutnya ganti karet rumah koplingnya dengan karet rumah kopling yang baru.

 

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

 

8. Siapkan Penahan dan Mulai Memalu Lagi

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Selanjutnya siapkan penahan untuk menahan bagian kepala pin, dan siapkan palu untuk memukul-mukul ujung pin.

 

Kepala pin sendiri harus berada di bagian dalam mangkuk, sedangkan bagian ujung pin yang akan dipukul-pukul harus ada di bagian atas gerigi.

 

9. Pukul Pin Secara Merata dan Serapat Mungkin

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!

Selanjutnya adalah pukul pin atau paku secara merata dan usahakan serapat mungkin sehingga bagian rumah kopling menjadi tidak oblak lagi.

 

Kami sendiri sempat 2 kali membongkar rumah kopling karena proses meratakan rumah kopling ini cukup sulit.

 

Cara Memperbaiki Rumah Kopling Oblak, Ganti Karet Koplingnya !!!


Pada poin ini lah yang menurut kami perlu keuletan dan ketelitian, karena jika sampai rumah kopling tidak terpaku dengan rata, maka suara “duk-duk” akan muncul kembali namun tidak akan hilang meski tuas kopling sudah ditarik.

 

Setelah semuanya beres, silahkan rangkai atau pasang kembali bagian koplingnya. Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript