-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Atasi RPM Motor Yang Tertahan Setelah Mengganti Knalpot (Kasus pada Yamaha Byson)





Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai atasi RPM motor yang tertahan di putaran tengah setelah mengganti knalpot. Pada artikel ini, kasusnya di alami oleh Yamaha Byson kami yang mengganti knalpotnya ke knalpot CKD KW buatan Boyolali.


Sebelumnya mungkin ada yang penasaran mengapa kami menggunakan knalpot KW dan bukan yang ori saja? Padahal harganya tidak terpaut jauh bila dihitung-hitung (hanya berbeda sekitar Rp. 150.000an).

Jadi begini sob, kami dari dulu sudah kesemsem sama model knalpot dari Satria Fu, dan beberapa kali kami sempat konsultasi dengan pengguna Yamaha Byson yang menggunakan knalpot CKD orijinal dari Suzuki Satria FU.

Dari testimoni beberapa pengguna tersebut, banyak yang mengatakan bahwa knalpotnya kurang cocok dipakai pada Yamaha Byson bila tidak ada ubahan lain.

Oleh karenanya disarankan untuk membeli knalpot KW saja baik itu yang bersuara serupa standar dari Satria Fu maupun yang suaranya sudah bobokan.

Dan atas rekomendasi tersebut, kami putuskan untuk membeli knalpot lokalan model replika CKD yang suaranya standar. Namun ternyata suaranya pun tidak standar dan lebih mirip suara knalpot Tiger Revo. Oleh karenanya kami putuskan membuat Db killer sendiri untuk meredam suara CKD ini.

Nah kembali ke topik awal, ternyata menggunakan knalpot CKD kw pun masih memiliki masalah, yakni RPM yang tersendat atau tertahan pada putaran tengah.

Jadi ketika di awalan oke, namun ketika menginjak 4000 Rpm, putaran mesin mulai tersendat. Namun jujur, setelah melewati 4000 Rpm, motor malah bernafas panjang dan ngacir juga.

Namun kendati secara performa kecepatan puncak meningkat, tetap saja tersendatnya tenaga Yamaha Byson pada tengah putaran mesin jadi gangguan buat kami.

Akhirnya setelah kami melakukan trial and error, kami berhasil mengatasi masalah tersebut dengan beberapa cara berikut:

1. Membuka filter udara

Atasi RPM Motor Yang Tertahan Setelah Mengganti Knalpot (Kasus pada Yamaha Byson)

Langkah ini diambil untuk membuat suplai udara menjadi kaya, namun tetap tidak direkomendasikan untuk jangka panjang. Kami sendiri sempat melakukan hal ini, namun kami pasang kembali karena tidak mau mengambil risiko dalam jangka panjang.

2. Mengganti leheran dari knalpot

Sebelumnya kami pernah bercerita bahwa kami membeli knalpot secara full system atau membeli mulai dari leheran atau header hingga silincer.

Atasi RPM Motor Yang Tertahan Setelah Mengganti Knalpot (Kasus pada Yamaha Byson)


Namun dikarenakan suaranya kurang enak dan cenderung ngempos, akhirnya kami menggunakan leheran knalpor dari Yamaha Byson yang kami potong dengan panjang tertentu. Yang menarik adalah bahwa pada leheran knalpot Byson di dalamnya seolah diberi pipa lagi sehingga lubangnya menjadi lebih kecil. Selain itu, dari segi bentuk, leheran bawaan Yamaha Byson mengarah ke sebelah kiri, sedangkan leheran yang kami beli mengarah ke sebalah kanan.

Atasi RPM Motor Yang Tertahan Setelah Mengganti Knalpot (Kasus pada Yamaha Byson)

3. Perkecil lubang inlet atau pipa slip on

Perkecil di sini dapat berupa memasukan pipa lagi atau bisa juga dihambat aliran udaranya. Inlet slip on yang biasa dijual di pasaran adalah sebesar 51 mm/ 52 mm. Sangat besar dan bila untuk spesifikasi mesin standar tentunya cukup repot juga hehe. Oleh karenanya, hambat saja inlet pada slip onnya dengan cara seperti pada artikel berikut.

Nah itu adalah langkah-langkah yang kami lakukan pada kasus Yamaha Byson kami. Sebetulnya ada cara lain untuk mengatasi masalah Rpm tertahan setelah mengganti knalpot. Caranya adalah dengan menyetting kembali karbu atau mengganti karbu dengan karbu yang lubang venturinya lebih besar. Atau bisa juga dengan mengganti CDI ke CDI yang lebih bagus dalam segi pengapian.

Namun untuk kita yang tidak ingin buru-buru mengeluarkan uang, bisa coba terlebih dahulu cara di atas.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini. Akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript