Persamaan Filter Oli Vixion Old, NVL, NVA, hingga New Vixion

Persamaan filter oli Vixion old, NVL, NVA, hingga New Vixion bisa menggunakan filter oli mesin motor apa? Simak artikel ini hingga beres karena kita akan membahasnya lebih lanjut.

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas mengenai substitusi filter oli Vixion series.

 

Vixion nampaknya sudah mulai sangat redup peminatnya. Bukan tanpa alasan, segmen motor seperti Vixion untuk saat ini memang tengah turun.

 

Masyarakat di Indonesia lebih senang untuk menunggangi motor matic baik yang kubikasi 110 cc hingga yang terbaru dengan klaim 160 cc.

 

Menarik memang, sebab Vixion pernah jadi salah satu motor terlaris untuk segmen motor naked sport 150 cc  selama beberapa tahun menggeser dominasi motor 150 cc Honda di segmen yang sama.

 

Persamaan Filter Oli Vixion Old, NVL, NVA, hingga New Vixion

Persamaan Filter Oli Vixion Old, NVL, NVA, hingga New Vixion


Filter oli Vixion series termasuk Vixion R bisa menggunakan filter oli dari R15 V2, R15 V3, MT 15, XSR 155, WR 155, Vega Z1, Vega Z, Vega ZR, MX King, Jupiter MX 15, Xabre, hingga XMAX.

 

Banyak sekali bukan yang filter olinya sama dengan Vixion series?Oleh karenanya, tidak usah takut jika nanti kesulitan untuk mengganti filter oli mesin dari Vixion.

 

Kode Part Filter Oli Vixion

Ada dua kode part filter oli mesin yang bisa dijejalkan pada Yamaha Vixion series. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • 1S7-E3440-00
  • 38B-E3440-00

 

Fungsi Filter Oli Motor

Filter oli atau saringan oli adalah salah satu komponen penting pada sepeda motor. Meski tidak semua motor menggunakan jenis dan bentuk filter oli yang sama, namun untuk era sekarang, terlebih motor berkopling manual dan semi otomatis, sudah banyak yang mengaplikasikan filter oli.

 

Pada mesin berjenis 4 tak non matic, oli mesin bertugas untuk melumasi bagian transmisi atau kopling hingga ke ruang bakar.

 

Umumnya, bagian kopling ini cenderung lebih kotor dari bagian ruang bakar. Sebab, kampas kopling memang mudah rontok saat digunakan.

 

Hal ini pula yang menyebabkan kenapa oli mesin harus disaring terlebih dahulu sebelum masuk ke ruang bakar.

 

Jika sampai oli yang kotor dan banyak serpihannya masuk ke ruang bakar, maka bisa berpotensi membuat ring piston aus dan dinding silinder baret.

 

Oleh karenanya untuk meminimalisir kerusakan yang mahal tersebut, maka ada yang namanya filter oli yang harus dibersihkan secara rutin dan juga diganti secara rutin.

 

Usia Pakai Filter Oli Mesin

Filter oli mesin biasanya akan diganti di interval tertentu, ada yang memilih mengganti per 2 x ganti oli, per 3 x ganti oli, hingga per 4 kali ganti oli.

 

Namun dari acuan kami, biasanya kami mengganti filter oli mesin per 10.000 Km sekali, bertepatan dengan pergantian busi.

 

Artinya jika kami mengganti oli tiap 2.500 Km sekali, maka pergantian filter oli dilakukan per 4 x setelah ganti oli.

 

Kapasitas Oli Setelah Ganti Filter Oli

Tergantung dari spek mesin, biasanya saat ganti filter oli, maka takaran oli mesin akan ditambah mulai dari 0.1 liter hingga 0.2 liter.

 

Yang jelas adalah takaran oli mesin setelah ganti oli jangan sampai kurang dan tidak sama dengan takaran oli saat pergantian oli mesin secara periodik.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



 Info Loker Bandung Raya:


Lihat lebih banyak info loker....



x