15 Kelebihan dan Kekurangan Suzuki GSX 150 Bandit, Tertarik Beli ?

Satupiston.com – Assalamu’alaikum, kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan Suzuki GSX 150 Bandit.

 

Bandit 150 adalah serie GSX yang dikeluarkan oleh Suzuki di Indonesia. Menariknya, motor yang satu ini kurang diminati oleh masyarakat di Indonesia karena dianggap desainnya kurang oke.

 

Tetapi di balik kekurangan tersebut, faktanya GSX Bandit 150 punya banyak kelebihan. Apa saja? mari kita bahas bersama dalam artikel ini.

 

Kelebihan Suzuki GSX 150 Bandit

1. Harga Relatif Murah

Kelebihan yang pertama adalah harganya yang relatif murah, pasalnya dengan spek dari GSX 150 Series, GSX 150 Bandit dibanderol seharga Rp. 27.300.000 on the road Jakarta per 2 November 2021.

 

Harga GSX 150 Bandit kalah murah dari Yamaha Byson fi yang dibanderol di harga Rp. 22.950.000 dan Honda CB 150 Verza yang dibanderol Rp. 20.290.000 untuk on the road Jakarta per 2 November 2021.

 

2. Build Quality Khas Suzuki

Salah satu kelebihan dari GSX 150 Bandit adalah build Quality yang bagus khas motor produksi Suzuki. Ya, karena Suzuki bukan merupakan pemimpin pasar dalam hal penjualan (kecuali beberapa motor seperti Satria F150 dan GSX R150), maka dari itu biasanya Suzuki akan memberikan keunggulan pada produk ciptaannya yakni build quality yang lebih unggul dari kompetitornya.

 

Kalian akan jarang mengeluhkan item produksi yang cacat, misal cat yang terkelupas stiker pabrik, lampu yang mudah rusak, atau hal-hal kecil lainnya.

 

3. Mesin Yang Halus

Salah satu kelebihan lain dari motor Suzuki GSX 150 Bandit adalah mesin yang halus. Jadi kalian relatif tidak akan menemukan mesin yang jedag-jedug seperti motor Byson atau Vixion maupun mesin ngelotok seperti milik CB 150.

 

Baca JugaMembandingkan Penyakit dari Motor Honda CB 150R/ CBR 150R serta Yamaha Vixion/ R 15

 

4. Transmisi Yang Halus

Kelebihan lain dari GSX 150 Bandit adalah transmisinya yang cenderung lebih halus atau empuk. Ini cukup menarik, pasalnya di GSX R150, transmisinya cenderung lebih kasar walau sebenarnya hanya saat hendak menetralkan saja, hehe.

 

5. Fitur Speedometer Lebih Banyak

Nampaknya GSX 150 Bandit mengusung speedometer dari keluarganya yakni GSX R150 dan GSX S150. Apa artinya? Artinya adalah speedometernya punya fitur lebih banyak seperti trip meter dengan berbagai mode, mode konsumsi bahan bakar, oil change, hingga indikator pergantian gigi.

 

6. Ban Baru Dari Dunlop !!!

Suzuki Indonesia nampak memperhatikan keluahan konsumen GSX R150 dan GSX S150 di mana kedua motor tersebut mengusung ban dari IRC Exato.

 

Kami sendiri pernah mengeluhkan hal tersebut, di mana ban depan GSX R150 dari IRC Exato nampak goyang-goyang dalam RPM rendah.

 

Menariknya, sebagai pengganti, GSX 150 Bandit dipasangkan ban DUNLOP D102, ban yang sama yang dipasangkan pada GSX R125 dan GSX S125 yang diekspor ke pasar Eropa.

 

7. Jok Lebih Tinggi dan Nyaman

Jok GSX 150 Bandit lebih tinggi sebesar 5 mm karena lebih tebal dari GSX R150 dan GSX S150. Joknya juga lebih lebar dan empuk tidak seperti series GSX 150 lainnya.

 

Selain itu, GSX 150 Bandit juga mengusung jok belakang yang lebih rendah dari GSX R dan S 150. Artinya untuk boncengan pun jadi lebih nyaman.

 

8. Menggunakan Rantai O-Ring

Ini juga dipakai oleh Byson series, di mana rantai O-Ring punya harga lebih mahal, lebih awet, serta tidak mudah kendor dan berisik. Tapi kekurangannya adalah rantai jenis ini harus lebih sering dirawat dengan benar agar lebih awet dan tidak kaku.

 

Baca JugaEfektif!!! Begini Cara Mengatasi Rantai O Ring Yang Kaku

 

Kekurangan Suzuki GSX 150 Bandit

1. Desain Kurang Diminati

15 Kelebihan dan Kekurangan Suzuki GSX 150 Bandit, Tertarik Beli ?


Salah satu kekurangan yang fatal menurut kami adalah desain dari GSX 150 Bandit yang relatif kurang disukai di pasar Indonesia. bahkan banyak yang bilang jika GSX 150 Bandit adalah Satria F150 yang diberi tangki bahan bakar.

 

Tetapi masalah ini tidak akan jadi masalah jika kalian memang suka desain ini.

 

2. Konsumsi Bahan Bakar Relatif Lebih Boros di Kelasnya

Dari penuturan pengguna, GSX 150 Bandit ini cenderung lebih boros untuk urusan konsumsi bahan bakar. Ya, maklum, mesin dari GSX 150 Bandit ini memang cenderung oke baik dalam hal torsi dan daya.

 

3. Kurang Enak Untuk Dipakai Menyalip

Sama seperti GSX 150 series, GSX 150 Bandit ini kurang enak untuk dipakai menyalip, jadi kalian harus adaptasi lagi.

 

Kenapa? Bayangkan saja, GSX 150 Bandit ini punya torsi terbaik di angka 14 Nm pada putaran 9000 RPM. 9000 RPM itu biasanya kita gunakan untuk melontarkan daya terbaik di motor lain hehe.

 

Jadi? Jadi kita harus adaptasi, sebab motor ini tidak punya hentakan yang oke di putaran bawah dan diganti dengan nafas dan top speed yang cenderung lebih tinggi.

 

Jadi jika kita terbiasa menggunakan Byson, Vixion, atau CB150, kita akan sedikit punya feel yang berbeda dengan motor yang satu ini saat bermacet-macetan hingga saat akan melibas tanjakan. Intinya harus adaptasi lagi.

 

4. Bobot Lebih Berat

GSX 150 Bandit punya bobot kosong sebesar 135 Kg atau lebih berat 5 Kg dari saudaranya yakni GSX S150.

 

5. Masih Memakai Kunci Magnet dan Belum Keyless

GSX 150 Bandit nampak jadi versi murah dari GSX 150 lainnya. Sebab dari fitur pengaman kunci pun belum keyless (sebanding dengan harga). Kabar baiknya adalah sistem buka kunci magnet dari GSX 150 Bandit ini cukup praktis.

 

6. Posisi Berkendara Sedikit Rancu

Meski temanya adalah motor street fighter hingga touring, namun posisi berkendara bawaan dari GSX Bandit ini cukup rancu, sebab posisi step cenderung lebih ke belakang. ya benar-benar GSX 150 series deh!

 

7. Harga Jual Rendah

Jika kalian beli motor GSX 150 series, jangan berharap mendapatkan harga jual bekas yang tinggi (kecuali ada ketentuan khusus).

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...