-->
★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

√ Persamaan Leheran (Header) Knalpot Sonic 150


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai persamaan leheran knalpot atau header knalpot dari Honda Sonic 150.

 

Honda Sonic 150 merupakan salah satu motor dari pabrikan Astra Honda Motor yang memiliki desain ayago.

 

Honda Sonic 150 sendiri dilaunching pada tahun 2015 untuk membendung penjual dari Satria F150 dari Suzuki. Meski sebenarnya, generasi Sonic sudah hadir sejak sebelum tahun 2015.

 

Sebelumnya, kami sudah menulis mengenai penyakit dari Honda Sonic 150 milik kami yakni mengalami keropos pada bagian header atau leheran knalpotnya.

 

Baca JugaKelemahan Sonic 150: Jangan Abaikan Ini, Bisa Turun Mesin !

 

Karena butuh cepat header knalpot, maka kami pun berusaha mencari header atau leheran knalpot di wilayah yang dekat.

 

Baca Juga:7 Keluhan Pengguna Sonic 150, Kira-Kira Apa Saja Ya ???

 

Berbekal Facebook Marketplace, akhrinya kami melakukan COD secara langsung  untuk membeli leheran knalpot dan slip on-nya yang katanya untuk Sonic 150.

 

Namun setelah di TKP, ternyata leheran knalpot tersebut bukan asli untuk Sonic, melainkan untuk saudaranya.

 

Karena penjual menjamin barang pasti PnP, maka akhirnya kami membeli leheran knalpot tersebut dengan opsi ditukar balik jika barang tidak dapat dipasang.

 

Persamaan Header Knalpot Sonic 150

Header knalpot atau leheran knalpot Sonic 150 rupanya sama dengan Honda CBR 150R K45G, CB150R StreetFIre (V2), dan Honda Supra GTR 150.

 

Sejatinya, ketiga jenis motor yang sudah kami sebutkan mengusung jenis engine yang sama meski dengan komposisi settingan yang berbeda.

 

Namun perlu diingat bahwa meski bisa dipasangkan, namun leheran knalpot milik CBR 150, CB150, dan Honda Supra GTR 150 memiliki sedikit perbedaan dengan leheran knalpot Sonic 150.

 

Kurang lebih, leheran knalpot milik CBR 150R yang kami beli memiliki lekukan yang cenderung lebih ke bawah bila dibandingkan dengan leheran knalpot bawaan Sonic 150.

 

√ Persamaan Leheran (Header) Knalpot Sonic 150

 

Untuk mengakalinya, kita harus bawa ke tukang las agar pipa knalpot tersebut dibuat sedemikian rupa agar tidak terlalu ke bawah.

 

Memang kalau terlalu ke bawah kenapa? Jika kita masih menggunakan cover engine atau bodi bagian bawah, maka kekurangannya adalah leheran knalpot milik CBR 150R tersebut akan menyentuh bagian bodi bawah dan imbasnya adalah bodi tentu lambat laun akan meleleh.

 

Adapun alasan kenapa lekukan leheran knalpot dari CBR 150R K45G lebih ke bawah adalah karena posisi kontruksi mesin hingga karena model rangka yang digunakan berbeda dengan Sonic 150.

 

Jangan Terkecoh Leheran Knalpot di Online Shop

Sebenarnya jika kita mau bersabar, kita bisa memesan leheran knalpot aftermarket yang benar-benar PnP dengan mesin Honda Sonic 150 kita.

 

Kita bisa pesan yang hanya full dengan slip on-nya saja atau hanya pesan leherannya saja. Namun yang membingungkan bagi pembeli pemula adalah mengenai judul leheran knalpot yang terpampang.

 

Dimana kadang ada judul yang menulis seperti demikian; “JUAL LEHERAN/ HEADER/ PIPA KNALPOT SONIC 150, R15, VIXION, GSX R150, DSB”.

 

Dalam kasus judul di atas, bukan berarti leheran knalpot milik Sonic 150R sama dengan R15 atau Vixion atau GSX R150.

 

Maksud judul di atas kurang lebih jika dideskripsikan adalah; “Menjual header knalpot untuk motor seperti Sonic 150R, R15, Vixion, GSX R150 dan lain sebagainya”.

 

Jadi ketika hendak memesan, maka kita harus konfirmasi melalui chat atau via catatan di pesanan mengenai tipe motor kita.

 

Sebab jika tidak, biasanya barang akan dikirim secara random. Kenapa demikian? sebab jika kita sudah order dan pembeli tidak mengirimkan barang, maka pembeli akan dikenai feed back negatif oleh sistem marketplace online.

 

Oleh karenanya opsi untuk lebih aman adalah dengan mengirimkan barang meski pun orderan tidak jelas.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel


x