-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

5 Fungsi Kunci T Yang Perlu Anda Ketahui

5 Fungsi Kunci T Yang Perlu Anda Ketahui
Sumber: tokopedia.com


Satupiston.com
– Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai fungsi dari kunci T.

 

Kunci T, yups  !!! kunci yang satu ini pasti sering kita temui di bengkel-bengkel atau toko perkakas bukan?

 

Kunci T sering sekali digunakan oleh pengguna proyek bangunan, pengrajin kayu, mekanik mesin, hingga mekanik otomotif.

 

Kunci T sendiri sangat mudah dikenali yakni dari bentuknya yang mirip dengan huruf “T” kapital.

 

Langsung saja, mari kita bahas bersama lebih jauh mengenai kunci T ini.

 

Pengertian Kunci T

Kunci T merupakan salah satu varian tool kit yang terkategori sebagai “keluarga” dari kunci shock (shock key).

 

Nama lain dari kunci T adalah shock T handle, jadi dengan mengetahui namanya, kita jadi paham bahwa kunci T ini masih satu jenis dengan kunci shock meski mungkin bentuknya berbeda.

 

Baca Juga18 Merk Kunci T Yang Bagus

 

Jenis Kunci T

Secara umum yang pernah kami temui, ada tiga jenis kunci T yang sering digunakan. Ketiga jenis kunci T tersebut adalah sebagai berikut;

1. Kunci T Untuk Sepeda Motor

Kunci T untuk sepeda motor merupakan kunci T yang umum dijumpai. Ciri khas dari kunci T untuk sepeda motor adalah menggunakan cat berwarna hitam (meski tidak selalu demikian).

 

Selain itu, dari segi diameter dan panjang “gagang” atau handle, kunci T untuk sepeda motor ini cenderung lebih besar ukurannya (walau tidak sebesar dan sepanjang kunci T untuk keperluan mobil).

 

Kunci T untuk sepeda motor ini kadang digunakan pada beberapa perusahaan industri untuk memasangkan dan melepas baut pada beberapa mesin industri. Hal tersebut karena kunci T untuk sepeda motor ini cenderung memiliki torsi yang pas untuk keperluan bongkar dan pasang baut-baut  hingga mur pada mesin industri.

2. Kunci T Untuk Mobil

Mobil biasanya menggunakan baut dengan kekencangan lebih bertorsi bila dibandingkan dengan baut pada sepeda motor. Hal tersebut juga setidaknya membuat kunci untuk baut dan mur pada mobil harus memiliki ukuran yang pas atau lebih besar dari kunci T untuk sepeda motor.

 

Dengan demikian, kunci T untuk mobil ini memiliki bentuk yang cenderung berbeda dengan kunci T untuk sepeda motor.

 

Kunci T untuk mobil ini biasanya memiliki model yang dapat diubah bagian handle-nya agar dapat diperpanjang dan memberikan torsi lebih dalam membuka baut.

3. Kunci T Untuk Rumah Tangga

Beberapa benda di rumah seperti meja, kursi, dan beberapa alat rumah tangga lain menggunakan baut dengan kepala segi enam yang harus dibuka dengan kunci ring hingga kunci shock.

 

Berbeda dengan baut pada sepeda motor atau pada mobil, baut untuk keperluan rumah tangga ini biasanya memiliki torsi yang relatif lebih kecil.

 

Oleh sebab itu, maka tidak heran jika kunci T untuk keperluan rumah tangga memiliki dimensi atau ukuran yang cenderung lebih pendek atau kecil.

 

Baca JugaTips Memilih Kunci Shock Atau Kunci T Yang Bagus

 

Fungsi Kunci T

Pada intinya, fungsi kunci T adalah untuk membuka baut dengan jenis hexagonal bolt atau baut dengan kepala berbentuk segi enam.

 

Namun kunci T diciptakan bukan karena kegabutan para insinyur dan membuat kunci T ini jadi kurang berguna. Kunci T sendiri memiliki beberapa fungsi spesial sebagai berikut:

1. Membuka dan Mengencangkan Baut Pada Celah Sempit

Baut yang menjorok ke dalam seperti pada blok kopling atau blok CVT akan terasa kurang cocok bila dibuka menggunakan kunci pas atau kunci ring.

 

Hal tersebut karena baut-baut tersebut sedikit menjorok ke dalam sehingga membuat sudut untuk kunci pas atau kunci ring jadi tidak optimal. Oleh sebab itu, perlu ada kunci T yang siap sedia membuka dan mengencangkan baut pada tempat sempit atau menjorok baik secara vertikal maupun horizontal (dengan catatan ada ruang bagi handle kunci T).

2. Membuka Baut Yang Mulai Slek

Disadari atau tidak, kunci pas maupun kunci ring sebenarnya memiliki resiko cukup besar untuk membuat kepala baut jadi slek atau dol.

 

Oleh karena itu, maka lahir kunci shock series yang mana lebih sempurna dalam “meraba” kepala baut.

 

Kunci shock termasuk kunci T setidaknya mampu membuka baut yang mulai slek dengan catatan bahwa kunci T tersebut tidak slek. Hal ini pernah kami coba dimana baut sudah mulai slek dan kunci ring sudah tidak sanggup lagi membuka baut tersebut, namun dengan kunci T, baut masih dapat terlepas dari komponen yang dihinggapinya.

3. Membuka dan Mengencangkan Busi Pada Mesin

Pada beberapa jenis busi (biasanya busi dengan ukuran 17 mm), dapat pula dibuka dengan menggunakan kunci T (kunci T ukuran 17 mm juga).

 

Kunci T sendiri jelas memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan kunci busi. Keunggulan tersebut adalah kunci T cenderung memiliki torsi yang lebih besar sehingga dapat dengan mudah membuka kunci busi (hati-hati dalam mengencangkan busi dengan menggunakan kunci T, karena dapat menyebabkan ulir pada mesin menjadi slek).

 

Hanya saja memang kunci T hanya dapat digunakan untuk membuka busi apabila terdapat ruang yang cukup untuk handle kunci T.

4. Membuka dan Mengencangkan Baut Dengan Fokus Pada Torsi

Sebenarnya ada kunci shock momen dan kunci shock biasa yang dapat digunakan untuk keperluan mengencangkan dan mengendorkan (membuka) baut yang punya karakter di torsi (seperti baut dan mur pada as roda hingga baut pada blok mesin).

 

Namun kunci T juga memiliki kegunaan atau fungsi tersebut yakni mengencangkan dan membuka baut yang berfokus pada torsi.

 

Jadi jangan heran jika ada baut yang sulit dibuka dengan kunci ring atau kunci pas, namun dengan menggunakan kunci T, baut tersebut cenderung lebih mudah dibuka (dengan catatan ukuran gagang atau handle dari kunci T tersebut cukup besar dan bukan yang kecil).

5. Menghindari Terjadinya Slek Pada Mur atau Baut

Fungsi yang lain dari kunci T adalah menghindari terjadinya slek pada mur dan baut pada saat proses pengencangan dan pengenduran.

 

Kunci T memiliki gagang atau handle yang harus digunakan oleh kedua tangan kita. Model dari kunci T tersebut secara balancing atau keseimbangan akan lebih unggul dan memposisikan shock pada kunci T tepat berada di tengah-tengah mur atau baut.

 

Hal tersebut berbeda dengan kunci shock biasa atau pada kunci ring dan kunci pas dimana hanya terdapat satu gagang dan berpotensi memberikan torsi yang tidak seimbang sehingga membuat mur maupun baut menjadi slek.

 

Baca JugaPerbedaan Baut dan Mur Beserta Jenis-Jenisnya

 

Kelemahan Kunci T

Fungsi dari kunci T di atas berfokus pada sisi keunggulan atau kelebihan, namun sama seperti benda ciptaan manusia lain, kunci T pun memiliki beberapa kelemahan atau kekurangan yang mana adalah sebagai berikut:

1. Ukuran Yang Terbatas

Dimana kunci T ini biasanya hanya tersedia dari ukuran 8 mm hingga 19 mm (kadang ada yang berukuran 21 mm hingga 22 mm namun itu jarang).

2. Mudah Patah Pada Handle

Kebanyakan kunci T memiliki handle atau gagang yang panjang dan ramping, hal tersebut bagus untuk mencapai celah yang sempit dan memberikan torsi yang lebih besar dari kunci ring atau kunci pas. Namun bentuk tersebut rupanya juga merupakan kelemahan dari kunci T yakni kunci T mudah patah terlebih jika baut yang hendak dibuka memiliki torsi yang besar (gunakan kunci T yang berkualitas agar meminimalisir terjadinya gagang yang patah hingga gagang yang melintir).

3. Tidak Mudah Dibawa

Bagi pengguna mobil, membawa kunci T hingga satu set kunci shock bukanlah hal yang sulit. Tetapi bagi pengguna motor, membawa kunci T itu tidak mudah. Hal tersebut karena kunci T cenderung memiliki ukuran yang panjang yang kadang tidak mudah disimpan di bagasi motor. Opsi dari kelemahan ini adalah dengan menggunakan tas. Satu hal lagi, biasanya kunci T ini meski pun kita beli secara satu set, maka kita tidak diberi “rumah” bagi kunci T layaknya kunci L atau kunci pas atau kunci shock lain.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript