Perbedaan Nissan X-Trail T30 dan T31, Ternyata Ini

Table of Contents

 

Perbedaan Nissan X-Trail T30 dan T31, Ternyata Ini


Satupiston.com - Nissan X-Trail T30 dan T31 merupakan dua generasi SUV populer yang menawarkan pendekatan berbeda dalam desain dan teknologi.

Keduanya masih menjadi pilihan menarik di pasar mobil bekas karena memiliki karakter yang kuat sesuai kebutuhan konsumen.

Perbandingan keduanya menghadirkan gambaran bagaimana Nissan mengembangkan X-Trail dari SUV bergaya kaku menjadi kendaraan keluarga modern yang lebih aerodinamis dan efisien.

Desain Eksterior: Transformasi dari Kaku ke Lebih Modern

Generasi T30 dikenal dengan desain mengkotak yang menjadi ciri khas SUV era awal 2000-an.

Tampilan tersebut terlihat jelas melalui bentuk grill yang lurus, tegas, dan dihiasi aksen chrome yang menambah kesan maskulin.

Desain lampu depan pada T30 dibuat melebar dengan model proyektor yang menonjolkan karakter gagah sekaligus meningkatkan visibilitas.

Foglamp sudah disematkan sehingga membantu pengendara saat kondisi cuaca buruk atau berkabut.

Di sisi lain, X-Trail T31 hadir sebagai penyegaran dengan garis desain yang lebih modern dan melengkung.

Desain grill mengadopsi bentuk V yang menjadi identitas baru Nissan di era tersebut.

Lampu depannya sudah mengalami facelift dengan penerapan teknologi LED yang membuat pencahayaan lebih terang dan hemat energi.

Elemen-elemen tambahan seperti antena eksternal dan spion kecil yang masih muncul pada T30 sengaja dihilangkan pada T31 untuk menciptakan tampilan yang lebih bersih dan sederhana.

Siluet Samping: Karekter Kaku vs Lekukan Modern

X-Trail T30 memperlihatkan bentuk bodi mengkotak dari depan hingga belakang.

Garis tebal di sisi samping memberikan kesan kokoh yang memang menjadi orientasi desain SUV pada masanya.

Sementara itu, T31 tampil lebih modern dengan lekukan bodi yang dibuat mengalir dan mengurangi nuansa kotak yang sebelumnya dominan.

Keduanya sama-sama menggunakan spion elektrik lengkap dengan lampu sein yang meningkatkan visibilitas saat berpindah jalur.

Di sektor kaki-kaki, baik T30 maupun T31 memakai ban 225/60, namun T30 menggunakan velg ring 17 sementara T31 mengadopsi velg ring 18 yang memberikan tampilan lebih proporsional dan sporty.

Tampilan Belakang: Penyegaran pada Stoplamp dan Aksen Body

Karakter stoplamp pada X-Trail T30 dibuat dengan desain memanjang ke atas sehingga memberikan kesan unik pada bagian belakang.

T31 menawarkan tampilan baru berkat revisi desain lampu belakang yang lebih modern dan sesuai gaya SUV generasi terbaru.

Keduanya sudah dilengkapi spoiler belakang dengan stoplamp di tengah serta wiper belakang yang berguna pada musim hujan.

Aksen chrome tetap hadir pada kedua generasi, namun T31 memadukannya dengan kamera dan sensor parkir yang menunjang keamanan saat bermanuver.

Interior dan Kenyamanan: Kapasitas Tetap Sama, Fitur Beranjak Naik

Baik T30 maupun T31 memiliki konfigurasi tempat duduk untuk 7 orang sehingga cocok digunakan sebagai mobil keluarga.

Dashboard keduanya menggunakan material soft touch yang memberikan nuansa lebih nyaman ketika disentuh.

Pada bagian kemudi, keduanya dibekali panel kontrol yang terhubung langsung ke head unit sehingga memudahkan pengemudi mengatur audio tanpa harus melepaskan tangan dari setir.

Speedometer masih memakai model analog, namun diperkaya dengan panel digital untuk informasi bahan bakar dan indikator tambahan.

Untuk sistem pendingin, kedua model menggunakan AC single blower yang hanya tersedia di bagian depan.

Head unit bawaan masih berbentuk double din tanpa layar sentuh, meski pada beberapa unit T30 yang dijual di pasaran sudah banyak yang diganti menggunakan head unit Android aftermarket.

Fitur Pengendaraan dan Performa: T31 Lebih Efisien

Keduanya menggunakan transmisi otomatis yang memberikan kenyamanan saat dikendarai di perkotaan.

Fitur keyless entry tersedia pada kedua generasi, namun T31 selangkah lebih maju karena sudah menyediakan tombol start/stop engine.

Efisiensi bahan bakar menjadi nilai plus pada T31 karena adanya mode “Economic” yang membantu pengemudi mengatur gaya berkendara agar lebih hemat BBM.

Pengaturan ini menjadi pembeda signifikan bagi konsumen yang mempertimbangkan biaya operasional jangka panjang.***
Irvan, S.E.
Irvan, S.E. Hallo, Saya Irvan, Saya adalah blogger yang sudah aktif menulis mengenai seluk-beluk permotoran sejak tahun 2019 dan sekarang merambah ke permobilan. Saya adalah lulusan SMK Otomotif di tahun 2015 dan lulus sebagai Sarjana Ekonomi di tahun 2019.

 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)