Maksud dari Kode SAE Pada Pelumas Menunjukkan Apa? Ini Pembahasannya
Apa maksud dari kode SAE pada kemasan pelumas? Hal itu sebenarnya menunjukan dari tingkat kekentalan dari oli itu sendiri. Lalu bagaimana cara membacanya?

Satupiston.com - Assalamu’alaikum. Dalam dunia otomotif, terdapat banyak istilah dan kode yang mungkin terdengar asing bagi kalian yang tidak terbiasa.
Salah satu yang sering dijumpai adalah kode SAE pada pelumas. Apa sebenarnya maksud dari kode SAE ini dan apa relevansinya dengan pelumas? Mari kita bahas lebih lanjut.
Maksud dari Kode SAE Pada Pelumas Menunjukkan Tingkat Kekentalan
Kode SAE merupakan standar yang digunakan untuk mengklasifikasikan viskositas pelumas.
Viskositas adalah ukuran kekentalan cairan, dalam hal ini, pelumas. Standar ini dikembangkan oleh Society of Automotive Engineers (SAE) untuk memberikan panduan yang jelas tentang viskositas pelumas yang tepat untuk berbagai kondisi suhu.
Maksud dari Kode SAE
Kode SAE terdiri dari dua angka yang dipisahkan oleh huruf "W" (contohnya 10w-40).
Huruf "W" singkatan dari "Winter" yang menunjukkan viskositas pelumas pada suhu dingin atau saat awal dihidupkan.
Angka pertama pada kode SAE menunjukkan viskositas pelumas pada suhu dingin, sedangkan angka kedua menunjukkan viskositas pada suhu operasi yang lebih tinggi.
Viskositas pada suhu dingin sangat penting karena menentukan seberapa baik pelumas dapat mengalir saat mesin masih dingin.
Sedangkan viskositas pada suhu operasi lebih tinggi menunjukkan kemampuan pelumas untuk melumasi dan melindungi mesin saat mesin sudah panas.
Contoh Kode SAE
Sebagai contoh, jika kalian melihat pelumas dengan kode SAE 10W-40, itu berarti pada suhu dingin pelumas tersebut memiliki viskositas setara dengan SAE 10, sedangkan pada suhu operasi lebih tinggi, viskositasnya setara dengan SAE 40.
Artinya, pelumas ini cukup cair saat dingin untuk mengalir dengan baik dan cukup kental saat panas untuk melindungi mesin.
Pentingnya Memahami Kode SAE
Memahami kode SAE sangat penting karena viskositas pelumas yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga kinerja mesin.
Penggunaan pelumas dengan viskositas yang tidak sesuai bisa menyebabkan masalah seperti gesekan berlebihan, keausan, dan bahkan kerusakan pada mesin.
Jadi, maksud dari kode SAE pada pelumas adalah untuk mengklasifikasikan viskositasnya pada suhu dingin dan operasi.
Dengan memahami kode ini, kalian dapat memilih pelumas yang sesuai dengan kebutuhan mesin kalian, sehingga menjaga kinerja dan umur mesin lebih baik.
Ingatlah untuk selalu memilih pelumas dengan viskositas yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan kalian untuk hasil terbaik.
Dengan demikian, kalian dapat memastikan bahwa mesin kalian beroperasi dengan lancar dan efisien dalam jangka waktu yang lebih lama.
Wassalamu’alaikum.