Dalam Satu Baterai Terdiri Atas Beberapa Sel Baterai Tiap Sel Menghasilkan Tegangan Berapa?
Dalam satu baterai terdiri atas beberapa sel baterai tiap sel menghasilkan tegangan berapa volt? Untuk menjawab itu semua, mari kita bahas di sini.
Satupiston.com –
Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas
mengenai sel baterai.
Dalam pembahasan ini, kita hanya akan membahas mengenai
baterai 12 volt, karena pada kendaraan bermotor, biasanya baterai yang
digunakan adalah sebesar 12 volt.
Baterai pada kendaraan bermotor sendiri mengacu pada aki
atau accumulator yang mana hingga sekarang, aki masih banyak digunakan di
kendaraan bermotor.
Dalam Satu Baterai Terdiri Atas Beberapa Sel Baterai Tiap Sel Menghasilkan Tegangan Berapa?

Di satu baterai 12 volt terdiri dari beberapa sel, dan tiap
sel tersebut menghasilkan tegangan berkisar 2 volt hingga 2.2 volt.
Dan pada aki sepeda motor, biasanya per sel baterai memiliki
tegangan di angka 2.1 volt.
Pada aki 12 volt sendiri biasanya terdiri atas 6 sel yang
artinya aki 12 volt bisa menghasilkan tegangan total di angka 12 volt hingga
13.6 volt.
Untuk kasus aki pada sepeda motor, tegangan minimal yang
direkomendasikan saat tanpa beban adalah sebesar 12.4 volt.
Jika ada di bawah itu, maka aki harus segera dicas karena
dikhawtirkan akan tekor.
Masalahnya adalah ketika aki dibiarkan tekor dalam jangka
waktu lama, maka imbasnya bisa membuat aki tersebut rusak karena selnya yang
berjamur.
Penyebab Sel Aki Rusak
Ada beberapa penyebab dari sel aki yang rusak, di antaranya
adalah sebagai berikut:
- Aki dibiarkan tekor dalam jangka waktu lama
- Sel aki berjamur
- Air aki kering dalam jangka waktu lama sehingga berjamur
- Adanya korslet sehingga sel aki ikut rusak
Sel pada aki menjadi salah satu komponen penting pada aki,
sehingga jika sel aki rusak, maka kemungkinan aki secara umum akan rusak juga.
Apakah Aki Bisa Dicas?
Aki adalah elemen sekunder, di mana bisa dicas jika sudah
tekor. Namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kondisi akinya.
Accu atau aki yang sudah rusak biasanya tidak bisa diisi
kembali karena selnya sudah tidak berfungsi dengan baik.
Meski memang bisa saja energi listrik masuk pada aki saat
aki dicas, namun biasanya aki tersebut tidak akan menyimpan listrik dalam
jangka waktu lama.
Sehingga aki akan mudah tekor dalam jangka waktu yang
singkat. Misalnya saja saat hari ini dicas dan 3 hari kemudian sudah tekor
lagi.
Batas Minimum Tegangan Aki
Jika 12 volt adalah tegangan aki saat full tanpa beban dan
tanpa diisi, maka batas minimumnya akan berada jauh di angka 12 volt.
Batas aki yang sudah benar-benar tekor adalah ada di angka
10 volt. Pada tegangan ini, maka aki tidak akan kuat untuk menghidupkan starter
(pada beberapa kendaraan mungkin akan masih kuat).
Saat tegangan aki ada di 10 volt, aki sudah harus diisi
ulang dayanya ataupun diisi ulang air akinya (jika aki basah).
Lalu jika aki ada di tegangan 5 volt, maka artinya ini
adalah batas “kehidupan aki”. Pada motor berpengapian DC, aki 5 volt jadi batas
minimum motor dapat hidup walau aki “sekarat”.
Sedangkan jika tegangan sudah ada di bawah 5 volt, maka
biasanya motor berpengapian DC tidak akan hidup walau pun menggunakan kick
starter.
Saat tegangan ada di angka 5 volt, mau tidak mau, idealnya
memang harus ganti ke aki baru.
Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga
bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.