8 Penyebab Motor Goyang Saat Kecepatan Rendah, Pengguna GSX 150 Pasti Pernah Ngalamin!!
Penyebab motor goyang saat kecepatan rendah bisa terjadi karena banyak hal. Misal faktor kaki-kaki hingga suspensi yang bermasalah. Segera lakukan observasi untuk mengetahui apa penyebab goyangan pada motor.
Satupiston.com –
Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas
mengenai motor yang goyang saat kecepatan rendah.
Ada beragam penyebab kenapa motor mengalami masalah seperti
tidak stabil saat dikendarai.
Harusnya, motor stabil saat digunakan dan tidak banyak goyang
baik itu dikecepatan rendah atau pun tinggi.
Tentunya, goyangan pada motor ini bisa membahayakan jika ada
di sektor yang vital, misal pengereman atau saat menikung.
Jadi jangan anggap sepele terjadinya goyangan pada motor,
entah itu saat kecepatan rendah atau pun tinggi.
Penyebab Motor Goyang Saat Kecepatan Rendah
Beberapa penyebab dari motor yang tidak stabil saat
kecepatan rendah adalah sebagai berikut:
1. Menggunakan Ban Depan IRC Exato

Bagi pengguna motor yang memakai ban depan dari IRC Exato
semisal GSX R150 atau pun GSX S150, pasti pernah mengalami hal ini di mana
motor bergoyang saat kecepatan rendah.
Ini pun banyak dialami oleh pengguna GSX R15 dan GSX S150
lain, di mana motor mereka tidak stabil saat di kecepatan rendah.
Setalah ditelisik, ternyata penyebabnya adalah karena kembang
ban depan IRC Exato yang kurang oke saat masih bagus.
Kabar baiknya adalah saat ban depan sudah mulai terkikis
atau tidak baru lagi, maka gejala goyang di kecepatan rendah akan
berangur-angsur menghilang.
2. Ban Sudah Aus atau Tidak Rata
Jika ban depan IRX Exato akan mengalami keolengan saat ban
masih baru, maka di ban lain, keolengan justrul akan datang saat ban sudah aus.
Ketidakausan pun bukan tidak aus yang sembarangan, biasanya
ban yang akan oleng adalah ban yang ausnya tidak rata hingga benjol-benjol.
3. Bearing Roda Aus atau Oblak
Bearing atau laher pada velg (roda) idealnya berputar secara
stabil. Namun jika ada benturan keras secara terus-menerus atau karena adanya
karat, maka komponen ini pun bisa mengalami kerusakan.
Jika rusak, bearing pada roda cenderung akan oblak dan
berputar secara tidak stabil. Parahnya, ketidakstabilan ini cenderung akan
sangat terasa di putaran rendah, sedangkan di putaran tinggi tidak begitu
terasa.
4. Bearing Nap Gear Oblak
Pada motor yang menggunakan gear depan dan gear belakang
seperti motor sport dan bebek non matic, biasanya ada bearing pada bagian nap
gear.
Sama seperti pada roda, jika bearing pada nap gear sampai
aus atau oblak, maka efeknya bisa membuat guncangan atau goyangan.
Efeknya adalah bisa membuat rantai dan gear jadi cepat aus
karena sering bekerja dengan tidak stabil.
5. Bearing Swing Arm atau Boshing Arm Aus
Penyebab lainnya adalah bearing swing arm atau pun boshing
swing arm mengalami keausan.
Bearing dan boshing pada swing arm bertugas untuk membuat
swing arm tidak goyang ke kiri dan ke kanan.
Pada motor dengan suspensi belakang bertipe monoshock, maka
potensi kerusakan pada komponen ini akan cukup besar, terlebih jika sering
menyetelkan rantai dengan terlalu kencang.
Jika bearing atau boshing swing arm mengalami keausan, maka
bisa membuat motor bergetar hebat saat putaran rendah, terlebih saat motor
hendak digas.
6. Komstir Rusak
Komstir adalah bearing atau laher pada sistem kemudi depan,
ini kerap rusak karena sering berbenturan atau terjatuh dengan keras.
Hampir sama dengan kebanyakan bearing, jika komponen ini
rusak, maka bisa membuat motor jadi tidak stabil.
Namun untuk komstir, kadang goyangan pada motor bisa terjadi
di putaran bawah atau atas dan kadang ada gejala tambahan seperti motor susah
dibelokan atau motor berat sebelah.
7. Velg Oleng
Bagi pengguna velg jari-jari, biasanya akan lebih rentan
mengalami kerusakan pada sektor velg berupa oleng atau geol.
Velg jari-jari sendiri harus sering distelkan agar tetap
stabil saat berputar, dan jika perlu, bagian tromol akan diganti jika sudah
tidak kuat lagi menopang bagian jari-jari.
Selain velg jari-jari, velg cetak pun berpotensi mengalami
kerusakan pada sektor ringnya berupa penyok hingga oleng sehingga membuat motor
bergoyang baik di putaran rendah atau pun tinggi.
8. Suspensi Rusak
Suspensi yang rusak seperti bocor bisa membuat motor
bergoyang saat kecepatan rendah. Entah itu yang depan atau yang belakang, namun
keduanya akan memberikan efek yang sama yakni menjad itidak stabil atau goyang
saat dikendarai.
Jadi pastikan kita mengecek komponen-komponen di atas jika
adanya ketidakstabilan saat motor dipacu di putaran rendah.
Jika perlu, segera ganti komponen yang disinyalir sudah
rusak atau stelkan kembali jika masih bisa.
Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga
bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.