8 Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang

Table of Contents

Penyebab ban belakang motor matic goyang bisa diakibatkan oleh beragam hal. Jangan sampai kita acuh dan membuat hal tersebut menjadi semakin parah.

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas mengenai penyebab motor matic goyang di sektor belakangnya.

 

Motor matic tercatat menjadi salah satu jenis motor yang memiliki peminat terbanyak akhir-akhir ini di Indonesia.

 

Dominasi motor matic mengalahkan motor bebek dan motor sport yang sempat juga banyak diminati.

 

Keunggulan motor matic salah satunya adalah karena lebih praktis saat digunakan, di mana tidak ada sistem kopling manual atau pun transmisi via perseneling.

 

Jadi saat menggunakan motor matic, kita cukup membuka dan menutup gas motor.

 

Dalam praktiknya, terkadang motor yang satu ini mengalami problem yakni ban belakangnya yang goyang.

 

Lalu, apa penyebab dari kerusakan tersebut?

 

Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang

Tercatat ada beberapa hal yang menyebabkan ban belakang motor bisa goyang termasuk pada jenis metik yakni:

1. Ban Belakang Kempis

Yang pertama adalah karena ban belakang kempis atau kempes. Jika ban kurang angin, sudah jelas lajunya tidak akan normal dan malah akan membuat handling motor jadi tidak enak.

 

Pastikan tekanan angin pada ban belakang masih oke dan jangan sampai kurang.

 

Acap kali, tekanan angin pada ban belakang sudah oke saat digunakan untuk seorang diri (pengendara saja). Namun hal tersebut menjadi kurang saat kita membonceng seseorang.

 

Ya sebab, biasanya tekanan angin ban belakang untuk seorang diri dan dua orang berbeda, ini merujuk juga pada beban atau bobot 1 orang dan 2 orang yang biasanya berbeda.

 

2. Ban Belakang Bocor

Jika ban belakang bocor terlebih cukup besar, maka ban akan goyang atau oleng. Ini juga yang menyebab kenapa sebaiknya kita memacu motor dalam kecepatan yang tidak tinggi di beberapa titik.

 

Misalnya saja saat ada jalanan yang rawan ranjau paku atau serpihan kaca. Bukan tanpa alasan, sebab titik tersebut bisa berpotensi merobek ban dan membuatnya jadi bocor.

 

Jika motor dipacu dalam kecepatan tinggi, maka potensi ban menjadi bocor akan semakin tinggi juga.

 

Selain itu, masalah lain yang terjadi jika kita memacu motor dalam kecepatan tinggi dan ban ternyata bocor adalah stabilitas motor yang akan sangat oleng sehingga rawan terjatuh.

 

3. Bearing Roda Belakang Rusak atau Oblak

Tergantung separah apa kerusakan pada bearing atau laher roda belakang. Yang jelas adalah jika bearing atau laher roda belakang rusak, maka akan ada oleng pada bagian velg belakang.

 

Jadi bisa saja ban dalam kondisi oke, namun ternyata bearing roda yang rusak yakni oblak.

 

Biasanya bearing akan oblak jika sering menerima beban berat atau pun karena ada benturan keras seperti saat menerjang jalanan yang tidak rata dalam kecepatan tinggi.

 

4. Ban Benjol atau Sudah Aus

Di beberapa kesempatan, kita mungkin melihat ban motor yang mengalami benjol  baik yang besar atau pun kecil.

 

Itu biasanya terjadi karena ban terbentur secara keras dan ban sudah mulai aus atau bahan baku ban kurang begitu bagus untuk menerima benturan.

 

Saat ban benjol, jelas efeknya bisa membuat ban menjadi oleng atau goyang.

 

5. Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang: Velg Oleng

Velg jari-jari biasanya lebih rentan oleng, namun velg cetak atau velg palang juga bisa mengelami oleng karena benturan keras.

 

Perhatikan apakah laju dari velg stabil atau tidak? Terlebih pada velg jari-jari, biasanya jari-jarinya harus distel secara rutin di kurun waktu tertentu agar gerak putarnya tetap stabil dan tidak goyang.

 

6. Boshing Swing Arm atau Bearing Swing Arm Oblak

Fungsi boshing swing arm dan bearing swing arm adalah untuk membuat bagian swing arm atau bagian dudukan CVT bisa tetap stabil pada rangka.

 

Saat CVT bergerak, maka ada kemungkinan ia akan tertarik ke bagian kiri dan kanan, oleh karenanya boshing swing arm dan bearing-nya ini harus tetap prima.

 

7. Suspensi Belakang Bocor

Kerusakan lainnya adalah karena suspensi belakang bocor, di mana jika ini terjadi, maka efeknya bisa membuat bagian belakang termasuk bannya (roda) menjadi tidak stabil.

 

Pastikan tidak membawa beban berlebihan dan menerjang jalanan dengan kecepatan tinggi. Sebab perilaku tersebut bisa membuat suspensi belakang cepat rusak.

 

8. CVT Gredek

Penyebab Ban Belakang Motor Matic Goyang

Kami sempat mencoba duduk di belakang (dibonceng) oleh teman kami yang menggunakan salah satu motor matic terbaru .

 

Menariknya adalah bagian belakangnya mengalami oleng yang disebabkan CVT yang gredek.

 

Bahkan kami sempat mengira bannya mengalami kempes namun yang menarik adalah oleng pada kasus ini biasanya hanya terjadi saat gas ditarik.

 

Hmhm, memang sih kalau CVT gredek, sebaiknya segera perbaiki saja karena selain mesin tidak bertenaga dengan optimal, handling juga jadi tidak enak karena jadi oleng pada roda belakangnya.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Irvan, S.E.
Irvan, S.E. Hallo, Saya Irvan, Saya adalah blogger yang sudah aktif menulis mengenai seluk-beluk permotoran sejak tahun 2019 dan sekarang merambah ke permobilan. Saya adalah lulusan SMK Otomotif di tahun 2015 dan lulus sebagai Sarjana Ekonomi di tahun 2019.

 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)