Pemeliharaan Sistem Pendingin Udara Adalah Sebagai Berikut Kecuali
Pemeliharaan sistem pendingin udara adalah sebagai berikut kecuali apa? Ini adalah soal yang menarik dan cukup mudah untuk dijawab. Jadi kita bahas bersama di artikel ini.
Satupiston.com –
Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas
mengenai sistem pendingin udara.
Sistem pendingin udara adalah salah satu sistem pendingin
yang “paling” tua. Namun meski begitu, masih cukup banyak motor di era sekarang
yang masih menggunakan sistem pendingin ini.
Salah satu kelebihan dari sistem pendingin ini adalah
harganya yang relatif lebih murah serta kontruksi mesin yang cenderung tidak
seribet mesin yang menggunakan sistem pendingin oli atau pun sistem pendingin
cairan radiator.
Pemeliharaan Sistem Pendingin Udara Adalah Sebagai Berikut Kecuali

Yang bukan merupakan perawatan sistem pendingin udara adalah
memberi lapisan cat pada rusuk pendingin.
Hal tersebut karena sistem pendingin udara ini tidak perlu
diberi lapisan cat. Adapun jika ada yang melakukan pengecatan di area tersebut,
biasanya bukan bertujuan untuk membuat kinerja pendinginan mesin jadi lebih
bagus.
Melainkan, mengecat sektor rusuk pendingin lebih untuk mengejar
aspek keindahan (modifikasi perwarnaan).
Rusuk pendingin sendiri kerap disebut sebagai sirip mesin. Bagian
ini ditugaskan untuk “menangkap” udara agar melewati area tersebut dan
sekaligus mendinginkan mesin.
Yang Termasuk Pemeliharaan Sistem Pendingin Udara
Yang terkategori dalam pemeliharaan sistem pendingin udara
mesin adalah sebagai berikut:
- Membersihkan Rusuk Pendingin sampai bersih dengan menggunakan angin dari kompressor
- Tidak menghidupkan mesin terlalu lama jika tidak dijalankan, sebab ini bisa menimbulkan overheat pada mesin
- Bersihkanlah Sela-sela lubang angin pada silinder atau head silinder dengan angin dari kompressor
- Tidak menghalangi jalur udara dengan bodi motor atau yang lainnya
Kelebihan Sistem Pendingin Udara
Ada beberapa kelebihan dari sistem pendingin udara pada
mesin, yakni sebagai berikut:
- Kontruksi mesin jadi lebih sederhana namun bagian luarnya biasanya selalu dipasangi rusuk atau sirip udara
- Bisa menekan biaya produksi, sehingga harga motor jadi lebih murah
- Masih tergolong bagus untuk motor yang performanya tidak terlalu tinggi
- Biaya perawatan cenderung lebih murah, terlebih bila dibandingkan dengan sistem pendingin cairan atau radiator
- Bobot mesin jadi lebih ringan
Kekurangan Sistem Pendingin Udara
Selain kelebihan, ada juga kekurangan dari sistem pendingin
ini, yakni sebagai berikut:
- Tidak sebagus sistem pendingin radiator dalam mendinginkan mesin
- Mesin mudah overheat, terlebih jika sirkulasi udara tidak lancar seperti terhalangi oleh body motor atau saat motor dikendarai di jalanan yang macet
- Perlu menggunakan oli yang sesuai dan cocok agar mesin jadi tidak mudah overheat
- Tentunya bisa membuat performa mesin menurun karena mesin jadi lebih mudah overheat
Kenapa Sistem Pendingin Udara Masih Dipertahankan Hingga Sekarang?
Jika kita menganalogikan dengan sistem injeksi pada mesin,
tentu kita akan sedikit bingung kenapa sistem pendingin udara masih digunakan? Sebab
sistem karbu sudah mulai ditinggalkan dan diganti dengan teknologi yang lebih
maju yakni teknologi mesin injeksi.
Kenapa sistem pendingin udara yang notabene sudah “tua”
masih dipertahankan?
Seperti yang disinggung sebelumnya, sistem pendingin udara
ini sebenarnya masih cocok-cocok saja untuk mesin yang performanya tidak
terlalu tinggi.
Selain itu, sistem pendingin udara masih banyak digunakan
untuk menekan biaya produksi sehingga motor bisa berharga lebih murah.
Di sisi lain, sistem pendingin udara ini masih banyak
digunakan untuk menunjang desain motor, terlebih yang bergaya retro.
Jika dianalogikan dengan mesin injeksi, alasan kenapa mesin
injeksi lebih banyak dipakai di era sekarang dan menggantikan mesin karbu
adalah karena alasan mesin injeksi cenderung lebih hemat BBM serta lebih ramah
lingkungan.
Ini mirip dengan kasus motor 2 tak yang digantikan mesin 4
tak di mana mesin 4 tak lebih ramah lingkungan dan lebih hemat BBM.
Pada kasus sistem pendingin udara, sistem ini tidak
berkaitan langsung dengan emisi gas buang serta konsumsi bahan bakar.
Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga
bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.