Kapasitas Oli Gardan ADV 150

Kapasitas oli gardan ADV 150 itu berapa ml? Bagi yang masih bingung, mari kita bahas bersama saja dalam artikel ini, sebab tim Satupiston.com akan membahasnya.

 

Satupiston.com Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan bahas mengenai oli transmisi dari Honda ADV 150.

 

ADV 150 pertama kali dirilis pada tahun 2019. Motor yang satu ini adalah motor matic dengan gaya adventure.

 

Untuk sekarang ini, ADV 150 sudah tidak dipasarkan lagi karena diganti oleh generasi penerusnya yakni ADV 160.

 

Meski begitu, masih ada cukup banyak yang meminang motor ADV 150. Dan untuk itu, mari kita bahas mengenai salah satu aspek yang mungkin tidak banyak diketahui, yakni tentang oli gardan.

 

Kapasitas Oli Gardan ADV 150

Kapasitas Oli Gardan ADV 150

Takaran oli gardan ADV 150 via buku panduan service adalah sebanyak 120 ml saja. Namun ada juga yang mencari aman dengan mengisi di 180 ml.

 

Ada juga yang berpendapat jika isian 180 ml untuk oli gardan adalah ketika mesin sudah dibogkar sehingga tidak tersisa oli gardan di dalam mesin.

 

Namun yang jelas adalah ketika kita membeli oli gardan dari AHM Oil atau Honda Genuine Parts (HGP), maka kita butuh 1 botol saja jika ikuti takaran sebesar 120 ml.

 

Sedangkan jika ingin mengisi sebanyak 180 ml, maka setidaknya butuh 2 botol namun akan ada sisa oli gardannya.

 

Ganti Oli Gardan Berapa Km Sekali?

Biasanya, oli gardan ini diganti tiap interval 2 x setelah ganti oli mesin. Jadi mungkin akan ada pembanding 2:1.

 

Misalnya saja kita ganti oli mesin motor di interval 4000 Km, maka pergantian oli gardannya akan ada di interval 8000 Km.

 

Dan anjuran tersebut biasanya banyak dilakukan pada motor-motor matic saat hendak mengganti oli gardannya.

 

Tetapi jika Honda ADV 150 mengikuti anjuran untuk mengganti oli mesin di angka 6000 Km, maka pergantian oli gardan bisa dilakukan tiap 12.000 Km sekali.

 

Meski, lebih cepat akan lebih baik. Sehingga wajar saja jika banyak yang memilih mengganti oli mesin ADV 150 di 4000 Km sekali dan pergantian oli gardannya di 8000 Km sekali.

 

Efek Tidak Pernah Ganti Oli Gardan

Sama seperti oli mesin, oli gardan ini wajib untuk diganti di periode tertentu agar tidak menimbulkan efek negatif pada motor.

 

Sebut saja, ada beberapa hal yang bisa terjadi ketika oli gardan tidak pernah diganti, yakni:

  • Area CVT akan jadi lebih panas
  • Suara kasar akan lebih sering terdengar pada area gardan
  • Kemungkinan rusak pada area gardan / CVT akan semakin cepat
  • Performa motor akan menurun baik di sektor akeselerasi atau pun top speed

 

Apakah Oli Gardan sama dengan Oli Mesin?

Untuk praktik pergantian, tentu antara oli mesin dan oli gardan ini berbeda. Dari takarannya pun berbeda.

 

Di mana oli mesin biasanya akan lebih banyak kapasitasnya bila dibandingkan dengan oli gardan.

 

Dan fungsi keduanya pun berbeda di mana oli mesin cenderung ada di area ruang bakar, sedangkan oli gardan cenderung ada di area transmisi.

 

Jadi jika sudah ganti oli mesin, belum berarti sudah mengganti oli gardan. Begitu juga sebaliknya.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



 Info Loker Bandung Raya:


Lihat lebih banyak info loker....



x