Letak Filter Oli Satria FU Yang Perlu Diperhatikan!

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai letak filter oli Satria FU yang perlu diperhatikan.

 

Satria FU merupakan motor dari Suzuki yang mengusung desain ayago atau ayam jago. Motor ini terkategori sebagai motor kencang karena memang motor modelan seperti ini memiliki bobot yang tergolong ringan, bodi ramping, namun mesin lumayan bertenaga.

 

Saking kencangnya motor modelan Satria FU, tak heran jika ada rumor jika di Malaysia, motor seperti Satria FU ini tidak dianjurkan untuk digunakan di jalan raya karena alasan keamanan.

 

Bicara mengenai Satria FU, motor ini mengusung filter oli mesin, yang artinya selain mengganti oli mesin, maka kita juga harus ingat untuk mengganti filter oli mesin di periode tertentu.

 

Lalu di mana sih letak filter oli mesin dari Satria FU ini? Tentu ini akan berguna bagi kita yang hendak mengganti filter oli sendiri.

 

Letak Filter Oli Satria FU

Letak filter oli Satria FU ada di bagian belok mesin sebelah kanan atau blok kopling, tepatnya di bagian tonjolan lingkaran yang dihapit dengan tiga buah baut baut.

 

Lihat gambarnya di bawah ini:

 

Letak Filter Oli Satria FU Yang Perlu Diperhatikan!

Pada beberapa jenis motor, mungkin letaknya sedikit berbeda, tetapi bagian filter oli selalu memiliki bentuk yang mudah dikenali.

 

Tipe Membuka Blok Filter Oli Mesin

Biasanya blok filter oli mesin diikat menggunakan baut dengan kepala berukuran 8 mm, cukup kecil namun jangan berpikir untuk membuka dengan kunci pas atau kunci ring yang kecil.

 

Sebab torsi baut di bagian ini lumayan besar, sehingga jika menggunakan kunci pas atau kunci yang kecil, maka dikhawatirkan akan membuat slek bagian kepala baut.

 

Oleh karenanya, usahakan menggunakan kunci T atau kunci shock yang punya torsi lumayan tinggi untuk membuka baut dari blok filter oli ini.

 

Kapan Waktu Ganti Filter Oli Satria FU?

Ada beberapa referensi, misalnya saja jika Satria FU mengganti oli mesin tiap 2500 Km sekali, maka kita ganti filter oli tiap 3 kali pergantian oli atau setiap 7500 Km sekali.

 

Tetapi bisa juga mengganti oli tiap 10.000 Km sekali atau tiap 4 kali pergantian oli mesin dengan interval tiap 2500 Km.

 

Tentu saja, lebih cepat lebih baik. Hanya saja, jika terlalu sering mengganti filter oli, maka lebih banyak mengeluarkan biaya.

 

Sebagai opsi, kita bisa membeli filter oli yang saringannya dari logam, sehingga kita cukup membersihkannya saja saat interval pergantian filter oli.

 

Biasanya, brand aftermarket yang menjual filter oli dengan saringan terbuat logam adalah brand dari KTC.

 

Takaran Oli Mesin Saat Ganti Filter Oli Mesin

Saat mengganti filter oli, maka kita harus menambahkan oli mesin dengan takaran tambahan sekitar 0.1 – 0.2 liter.

 

Ini karena pada saat mengganti filter oli, maka bagian oli pada sektor blok filter oli telah keluar dan cenderung kosong. Imbasnya oli mesin secara total akan kurang.

 

Sebagai contoh jika kita menggunakan Satria FU lawas yang oli mesinnya bertakaran 1 liter, maka saat ganti filter oli mesin, maka kita tambahkan kapasitas oli mesin jadi 1.1 liter.

 

Pun begitu jika kita gunakan Satria FU generasi terbaru yang membutuhkan oli mesin sebanyak 1.3 liter, jika tengah ganti filter oli, maka oli mesin harus diisi lebih banyak misal jadi 1.4 liter.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



 Info Loker Bandung Raya:


Lihat lebih banyak info loker....