6 Kelebihan Oli Kental Untuk Motor Tua, Banyak Direkomendasikan !!!

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai kelebihan oli kental untuk motor tua.

 

Wah, belakangan memang banyak orang yang suka menggunakan oli encer. Tetapi jangan lupakan oli kental juga.

 

Mengapa? Sebab faktanya tidak sedikit juga yang menggunakan oli kental bahkan oli untuk mesin disel pada sepeda motornya (cara sesat –red-, hehe).

 

Terutama untuk motor tua, memang banyak orang termasuk kami yang merekomendasikan untuk menggunakan oli kental.

 

Wah min, kenapa begitu? Pasalnya banyak kelebihan atau keuntungan dari menggunakan oli kental untuk motor tua.

 

Acuan motor tua di sini adalah motor yang sudah 5 tahun lebih digunakan harian (dipakai setiap hari) dan belum melakukan ganti mesin atau overhaul hingga ganti piston set (masih orian).

 

6 Kelebihan Oli Kental Untuk Motor Tua, Banyak Direkomendasikan !!!

Well, apa sih kelebihan oli kental untuk motor tua?

1. Suara Mesin Jadi Lebih Sunyi

Kelebihan pertama dari oli kental untuk motor tua adalah membuat suara mesin jadi lebih sunyi. Ini juga kerap jadi celah sih bagi pedagang motor tua yang nakal.

 

Kenapa? Pasalnya biasanya saat hendak membeli motor bekas, maka salah satu indikator menilai kualitas mesinnya adalah mendengar suara mesinnya.

 

Jika suara mesin kasar, ngelitik, dan lainnya, maka besar kemungkinan bahwa mesin tersebut sedang tidak sehat.

 

Oleh karenanya untuk meredam hal tersebut, banyak yang mengusung oli kental untuk motor tua agar bunyi mesin bisa lebih halus atau sunyi.

 

2. Masih Jadi Lebih Dingin

Salah satu kelebihan lain dari oli kental untuk motor tua adalah membuat mesin jadi lebih dingin. Hal ini tentu karena oli kental biasanya punya pelumasan yang lebih baik (tergantung).

 

Baca JugaReview Oli Federal Ultratec 20W-50, Cocok Untuk Motor Apa?


Selain itu, karena ini oli kental, maka saat adanya gesekan di dalam mesin, maka oli cenderung tidak mudah encer (ya iya).

 

3. Cocok Untuk Mengejar Putaran Atas

Oli kental biasanya punya keunggulan yakni membuat mesin motor lebih oke dalam mengejar putaran atas.

 

Pasalnya, oli kental memang lebih meredam getaran mesin. Tetapi sayangnya, ini harus dibayar dengan kekurangan di mana oli kental biasanya kurang responsif di putaran bawah.

 

4. Menutupi Celah Keausan Mesin

Salah satu alasan kenapa oli kental cocok untuk motor tua adalah karena biasanya motor tua sudah mulai aus di mesinnya.

 

Dengan menggunakan oli kental, maka celah keausan tersebut relatif bisa ditutupi meski pada akhirnya jika tingkat keausannya sudah parah, maka sudah tidak bisa diakali dengan oli kental.

 

5. Tidak Mudah Encer

Ini sudah jelas ya, pasalnya pada dasarnya adalah semakin kental suatu oli, maka oli tersebut akan cenderung tidak mudah encer.

 

Apa kelebihannya? Karena tidak mudah encer, maka gesekan mesin cenderung lebih halus dan mesin jadi tidak mudah aus.

 

Selain itu, oli yang kental juga relatif awet dari segi kekentalan. Pasalnya, salah satu indikator dalam ganti oli selain dari oli yang sudah kotor atau berkurang takarannya adalah oli yang sudah sangat encer (dari kekentalan awalnya).

 

6. Meminimalisir Kopling Selip

Ini yang menjadi kelebihan dan kesukaan bagi kami, sebab oli kental cenderung membuat kopling jadi tidak mudah selip dan tentunya membuat kopling jadi tidak mudah aus.

 

Ini untuk kelebihan yang ini, sudah kami buktikan sendiri pada Yamaha Byson milik kami. Ngomong-ngomong, oli kental itu yang seperti apa? Kami rekomendasikan menggunakan oli kental dengan angka 20W-40 atau 20W-50.

 

Perlu diingat, bahwa oli kental ini juga punya kelemahan yakni tadi bisa membuat putaran bawah jadi tidak responsif dan bisa membuat motor jadi susah hidup ketika baru dinyalakan (oli susah naik).

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x