-->

Jumlah Seri MotoGP Ada Berapa ? Ternyata Ini Minimalnya!!!

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai jumlah seri di MotoGP.

 

MotoGP adalah ajang balap dengan tajuk grand prix di mana dalam satu musim, balapan akan dihelat sebanyak beberapa kali di beberapa penjuru dunia. Karenanya tidak salah jika MotoGP juga disebut sebagai ajang balap motor dunia.

 

Nah buat yang penasaran mengenai jumlah seri MotoGP ada berapa, mari kita bahas bersama saja dalam artikel ini.

 

Jumlah Seri di MotoGP

Jumlah Seri MotoGP Ada Berapa ?
Marc Marquez (93) dan Quartararo (20) di GP Misano (19/9/2021)


Sejauh ini, aturan di MotoGP menetapkan bahwa minimal seri di MotoGP per musim adalah sebanyak 13 seri. Artinya musim MotoGP tidak akan berjalan jika seri atau jumlah balapan kurang dari 13 seri.

 

Adapun pada tahun lalu ada pengecualian karena adanya pandemi di seluruh dunia, di mana tahun lalu ada kelonggaran kebijakan di mana kalender MotoGP masih dapat berlangsung dengan minimal 10 seri, meski memang pada akhirnya musim 2020 di tutup dengan balapan sebanyak 13 seri dengan beberapa balapan di adakan di sirkuit yang sama secara back to back.

 

FYI, tidak di semua musim akan memiliki jumlah seri yang sama. Misalnya saja di tahun 2013 jumlah seri balapan adalah sebanyak 18 seri, lalu di tahun 2018 ada sebanyak 18 seri, kemudian di tahun 2019 ada 19 seri, dan di tahun ini per tanggal 21 September 2021 jika tidak ada lagi pembatalan balapan maka akan ada sebanyak 17 seri.

 

Di musim depan atau musim 2022, rencananya akan ada 21 seri dengan catatan situasi bisa lebih kondusif dari sekarang dan tidak ada pembatalan race.

 

Maksud Seri di MotoGP

Seri di MotoGP dapat kita maknai sebagai satu Grand Prix dari kalender yang sudah dijadwalkan. Dari satu seri ini biasanya akan mengadakan beberapa event seperti full week end untuk kelas Moto E, Moto3, Moto2, dan tentunya MotoGP.

 

Jumlah seri di MotoGP telah diatur yakni minimal 13 seri di mana jadwalnya biasanya ditentukan sedemikian rupa agar tidak saling “bertabrakan” dengan kondisi tertentu.

 

Misal jika di wilayah A akan memasuki musim dingin bersalju pada bulan April, maka biasanya seri tersebut tidak akan diadakan di bulan tersebut.

 

Contoh lain adalah seperti di tahun 2020 dan di tahun ini di mana banyak seri terutama di wilayah Asia yang dibatalkan karena pandemi yang parah.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Pesan Sponsor

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x