-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

5 Penyebab Sonic 150 Mengeluarkan Asap Putih Dari Knalpot Secara Terus-Menerus

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai penyebab dari Sonic 150 atau motor injeksi secara umum yang mengeluarkan asap putih secara terus-menerus.

 

Jika kalian adalah pengikut setia dari Satupiston.com, pasti pernah membaca update artikel kami mengenai bahayanya ketika knalpot Sonic 150 keropos. Artikelnya bisa kalian baca di: Kelemahan Sonic 150: Jangan Abaikan Ini, Bisa Turun Mesin !

 

Nah back to the point dari artikel ini, sebenarnya untuk motor terkini baik yang injeksi atau karbu, biasanya memang akan mengeluarkan asap putih ketika baru awal-awal mesin dinyalakan, namun biasanya asap tersebut akan menghilang saat mesin telah panas.

 

Hal tersebut bisa terjadi karena sistem penguapan oli di mesin atau karena ada embun di knalpot motor. Jika contohnya adalah seperti itu, maka kita tidak perlu terlalu khawatir.

 

Namun beda cerita dengan kasus yang kami alami, di mana knalpot akan mengeluarkan asap putih secara terus-menerus baik mesin masih dingin atau telah panas.

 

Parahnya lagi, mesin jadi brebet saat di RPM tinggi, sebab knalpot kian banyak membakar oli di ruang bakar sehingga kepulan asap putih pun kian menjadi.

 

FYI, jika asap yang keluar dari knalpot berwarna putih secara terus-menerus, maka itu adalah salah satu tanda yang cukup mengkhawatirkan. Sedangkan jika yang keluar adalah asap berwarna hitam, biasanya itu adalah tanda bahwa motor terlalu boros dalam hal pembakaran bahan bakar (bisa karena busi sudah jelek, sistem pengapian kurang maksimal, atau memang karena bensin terlalu banyak dialirkan ke ruang bakar)

 

5 Penyebab Sonic 150 Mengeluarkan Asap Putih Dari Knalpot Secara Terus-Menerus

Lalu, apa penyebab dari Sonic 150 yang mengeluarkan asap putih dari knalpot secara terus-menerus?

1. Ring Seher Aus

Salah satu penyebab dari bocornya oli ke ruang bakar adalah karena ring seher yang sudah aus. Jika hanya ring seher yang aus, kami rasa opsi perbaikan masih bisa ditekan ke harga yang relatif murah, sebab part pergantian tidak akan terlalu banyak.

 

2. Piston Aus

Selain ring piston, pistonya juga dapat aus atau mungkin lebih tepatnya rusak. Biasanya piston memang jarang rusak, namun sekalinya rusak, biasanya kerusakannya akan fatal. Misalnya saja piston yang terbelah, piston yang remuk, hingga piston yang retak.

 

3. Ring Piston Salah Terpasang

Biasanya pada piston ada 3 buah ring yang dipasang harus sesuai aturan. Selain komposisi ring piston mulai dari ring kompresi hingga ring oli yang harus dipasang sesuai urutan, pemasangan celah ring piston juga harus tepat yakni tiap celahnya tidak boleh dipasangkan sejajar antara tiap celah ring piston lain.

 

Jika kerusakannya hanya ini, tentu biaya perbaikan akan relatif murah karena tidak akan banyak part yang diganti.

 

4. Seal Klep Bocor

Penyebab lain dari knalpot yang mengeluarkan asap putih secara terus-menerus adalah karena seal klep bocor.

 

5. Boring atau Dinding Silinder Baret

Ini termasuk salah satu kerusakan yang mengerikan selain dari piston yang hancur. Ini juga biasanya sering terjadi di mana boring atau dinding silinder sudah aus atau baret. Opsi dari perbaikannya adalah bisa dilakukan oversize, ganti ke ukuran baru, atau melakukan bore up (biasanya Oversize dan bore up akan membubut dinding silinder. Kekurangan dari oversize dan bore up adalah dinding silinder jadi lebih tipis).

 

Selain 5 penyebab di atas, ada beberapa penyebab lain dari keluarnya asap putih secara terus-menerus pada motor injeksi seperti Sonic 150, di antaranya adalah karena packing mesin yang bocor dan lain sebagainya.

 

Lebih lengkapnya, simak video di bawah ini:

 


 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x