-->

Takaran Oli Shock Depan Nmax, Beda-Beda Ukurannya !!!


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai takaran oli shock depan dari Nmax.

 

Nmax merupakan motor metik dengan dimensi bodi yang serba besar yang diproduksi dan dipasarkan oleh pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

 

Takaran Oli Shock Depan Nmax, Beda-Beda Ukurannya !!!

Nmax sendiri sejauh ini hingga artikel ini diturunkan, sudah memasuki 2 generasi yakni generasi pertama dan generasi kedua.

 

Soal spesifikasi, Nmax 155 generasi kedua ini memiliki kubikasi mesin sebesar 155.1 cc yang mana sanggup mengeluarkan daya terbaiknya di angka 11.3 kW, sedangkan torsi terbaiknya adalah sebesar 13.9 Nm.

 

Bicara soal takaran oli shock, sudah jadi rahasia umum bahwa takaran atau ukuran oli shock depan pada motor dapat berpengaruh pada kelembutan atau kekerasan pada shock itu sendiri.

 

Lalu untuk Yamaha Nmax 155, berapa sih takaran oli shock depannya?

 

Takaran Oli Shock Depan Nmax 155

Nmax 155 memiliki ukuran yang berbeda untuk takaran oli shock depannya. Hal tersebut ditentukan oleh varian dari Nmax 155 itu sendiri.

 

Intinya, Nmax 155 generasi pertama membutuhkan takaran oli shock sebanyak 75 ml, sedangkan Nmax 155 generasi kedua membutuhkan takaran oli shock sebanyak 88 ml.

 

Takaran oli shock di atas merupakan ukuran untuk satu shock, jadi untuk satu set shock kiri dan kanan tinggal jumlahkan saja.

 

Misal Nmax 155 old butuh 75 ml + 75 ml = 150 ml. Sedangkan new Nmax 155 butuh 88 ml + 88 ml = 176 ml.

 

Penyebab Shock Depan Keras Setelah Ganti Oli

Salah satu dampak yang sering terjadi pada pergantian oli shock adalah shock depan pada motor yang menjadi lebih keras.

 

Hal tersebut sendiri pernah kami alami dan membuat kami jadi kesal sendiri karena handling pada motor jadi kurang nyaman.

 

Selain itu, jika shock depan terlalu keras, maka akan menyebabkan bagian laher roda serta komstir jadi lebih mudah oblak atau rusak.

 

Adapun penyebab shock depan jadi keras setelah isi ulang oli shock diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Takaran oli shock yang terlalu banyak.

2. Oli shock yang digunakan terlalu kental.

 

Jika shock depan menjadi keras setelah diisi ulang oli shock, maka salah satu opsinya adalah dengan mengurangi takaran oli shock melalui baut pembuangan di bawah tabung shock.

 

Jangan lupa untuk ukur ulang oli yang telah dibuang agar takaran oli shock bagian kiri dan kanan tetap balance.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Pesan Sponsor

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x