-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai fungsi dari kunci shock.

 

Kunci yang satu ini terbilang merupakan kunci wajib yang ada di beberapa tempat seperti bengkel las, bengkel mobil, bengkel motor, hingga bengkel perbaikan alat elektronik.

 

Pasalnya, kunci shock biasanya dijual secara satu paket dan tentunya memiliki mata kunci yang ukurannya bervariasi sehingga cukup membantu dalam membuka baut dan mur yang ukurannya cukup variatif juga.

 

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: tokopedia.com


Nah untuk kalian yang penasaran dengan fungsi dari kunci shock, mari kita bahas bersama dalam artikel ini.

 

Pengertian Kunci Shock

Kunci shock memiliki nama secara baku yakni socket wrench yang mana bila kita terjemahkan artinya adalah kunci soket.

 

Jadi sebenarnya kunci ini lebih tepat bila dinamakan sebagai kunci sock (socket) atau kunci sok (soket).

 

Adapun penamaan socket atau soket pada kunci yang satu ini dirujuk pada model kunci ini yang mana bentuknya yang dapat dilepas dan dipasang layaknya sebuah soket.

 

Jadi kunci sok ini mudah dikenali karena antara handel dan mata kuncinya dapat dilepas dan dipasang.

 

Fungsi Kunci Shock

Ada beberapa fungsi dari kunci shock yang mana menurut kami fungsi dari kunci shock adalah sebagai berikut:

1. Membuka Baut dan Mur

Kunci shock pada dasarnya digunakan atau difungsikan untuk membuka baut dan mur dengan model hexagonal atau baut dan mur dengan bentuk segi enam yang biasa kita temui.

 

Oleh sebab itu, kunci shock ini biasanya memiliki mata kunci dengan bentuk sudut hexagonal (direkomendasikan) hingga mata sudut yang lebih dari enam sisi (8 sisi atau double square hingga 12 sisi atau double hexagon) layaknya yang terdapat pada kunci ring.

 

2. Memasang Baut dan Mur

Selain bertugas untuk membuka baut dan mur, tentunya kunci shock juga memiliki fungsi untuk memasang baut dan mur.

 

Kunci shock juga memiliki ukuran pada bagian handle-nya yang mana bertujuan untuk memberikan torsi yang cukup dalam memasangkan baut atau mur.

 

3. Fungsi Fleksibelitas

Maksud fleskibelitas di sini bukan berarti kunci shock ini memiliki kontruksi yang lentur ya hehe. Maksudnya adalah kunci shock ini memiliki keunggulan pada fungsinya yakni dapat divariasikan baik itu pada mata kunci atau bagian handle-nya.

 

Mata kunci shock sendiri bisa tersedia dalam ukuran 8 mm hingga ukuran 24 mm (ukuran lain dan lebih besar biasanya dijual secara khusus).

 

Bagian handle-nya pun dapat terdiri dari beberapa desain mulai dari desain L biasa, ratchet (handle yang efektif dalam hal kecepatan pemasangan dan pelepasan baut atau mur), T-sliding bar, extension bar, hingga momen (*handles ini biasanya dijual secara terpisah).

 

Dengan demikian kunci shock ini dapat dimodifikasi atau divariasikan dalam hal penggunaan dan tentu berbeda dengan jenis kunci lain semisal kunci T, kunci Y, kunci ring, hingga kunci pas.

 

4. Fungsi Kekuatan

Kunci shock dipandang memiliki kelebihan dalam hal mengencangkan hingga membuka baut dan mur karena handle dan mata kuncinya yang dapat diubah-ubah sesuai dengan torsi pada baut atau mur.

 

Berbeda dengan kunci ring atau kunci pas, dimana jika baut atau murnya susah dibuka karena terlalu kencang, maka biasanya kunci shock ini akan tampil sebagai “penyelamat” karena memiliki “keahlian” dalam urusan membuka baut atau mur.

 

Hal yang perlu diperhatikan sekarang adalah pastikan ukuran dari handle-nya tepat. Jangan sampai menggunakan yang terlalu pendek atau kecil.

 

5. Membuat Awet Mur dan Baut

Kunci shock terlebih dengan model mata kunci hexagonal memiliki kelebihan yakni dapat “memeluk” baut atau mur dengan lebih sempurna bila dibandingkan dengan kunci pas atau kunci ring.

 

Oleh sebab itu, potensi akan slek pada baut atau mur akan jadi lebih diminimalisir. Hal yang perlu diingat sekarang adalah pastikan kunci shock yang kita gunakan memiliki kualitas yang baik yakni minimal menggunakan bahan baku chrome vanadium dengan komposisi vanadium lebih dominan.

 

Selain itu, pastikan kunci shock yang kita miliki sudah berlisensi minimal standar lisensi Jepang atau lebih baik lagi menggunakan kunci shock dengan standar lisensi Eropa (harganya lebih mahal).

 

Kualitas kunci yang baik akan membuat baut dan mur serta kunci itu sendiri menjadi lebih awet, dan tentunya membeli kunci yang sedikit lebih mahal (atau lebih mahal) merupakan suatu investasi karena dapat lebih lama digunakan.

 

Kekurangan Kunci Shock

Sub bab di atas membahas mengenai fungsi dari kunci shock yang berfokus pada kelebihannya. Namun kunci shock sendiri memiliki beberapa kelemahan yang kurang lebih adalah sebagai berikut:

 

1. Biasanya Dijual Secara Satu Paket

Yang pertama, kunci shock ini biasanya dijual secara satu paket. Bagi kita yang hanya butuh satu atau dua ukuran kunci, tentu membeli satu paket kunci shock merupakan suatu kemubaziran meski mungkin suatu saat kita butuh ukuran yang lain.

 

Nah adapun sekarang sendiri sudah ada beberapa penjual yang mau menjual kunci shock ini secara satuan mulai dari mata kuncinya saja hingga hanya handle-nya saja.

 

2. Harga Relatif Mahal

Kita bicara mengenai kunci shock yang memiliki standarisasi minimal standar lisensi Jepang. Bila kita bandingkan dengan kunci T atau kunci pas atau kunci ring dengan standar yang sama, maka kunci shock ini meski dibeli secara satuan (handle dan mata kuncinya saja), tetap memiliki harga pembelian awal yang relatif lebih mahal.

 

Tetapi kabar baiknya adalah jika kita sudah punya handle-nya, maka kita tinggal beli saja mata kuncinya dan bila dihitung, maka pembelian mata kunci yang selanjutnya akan relatif lebih murah.

 

3. Membingungkan

Kunci shock dapat dikatakan sebagai salah satu tools yang membingungkan. Hal tersebut karena banyak ukuran pada mata kunci dan handle-nya.

 

Selain itu, jenis dan model dari kunci shock ditujukan untuk orang yang sudah paham dalam jenis-jenis baut sehingga untuk kita yang awam, mungkin akan bigung bagaimana cara membuka baut A? apakah menggunakan handle jenis T? atau bagaimana?

 

Oleh sebab itu diusahakan pelajari terlebih dahulu mengenai jenis-jenis atau model dari kunci shock agar tidak salah beli dan tidak salah beli.

 

Jenis-Jenis Kunci Shock

Kita coba uraikan jenis-jenis hingga model-model dari kunci shock agar semakin menambah ilmu kita dalam kunci yang satu ini (biar nanti kita tidak salah dalam penggunaan dan dalam pembelian).

1. Jenis Ukuran Drive Hole

Mata kunci shock biasanya terdiri dari dua lubang (ada juga yang hanya satu lubang), Lubang pertama bertujuan untuk membuka baut atau mur, sedangkan lubang yang satunya lagi bertugas menjadi “dudukan” handle.

 

Lubang yang jadi dudukan handle ini lah yang dinamakan dengan drive hole yang mana drive hole sendiri memiliki ukuran yang tidak dapat saling tukar dengan ukuran lain.

 

Jadi jika ukuran drive hole adalah 1/4 inchi, maka handle pun harus menggunakan handle dengan ukuran 1/4 inchi agar dapat dengan pas digunakan.

 

Adapun biasanya drive hole ini terdiri dari beberapa jenis ukuran yakni ukuran 1/4 inchi (0.6 cm), 3/8 inchi (0.9 cm), 1/2 inchi (1.3 cm), serta 3/4 inchi (1.9 cm).


5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Mata kunci shock ukuran 32 mm 3/4 inchi. Sumber: tokopedia.com


Jadi untuk kalian yang hendak membeli kunci shock secara satuan, maka pastikan handle dan mata kuncinya menggunakan ukuran drive hole yang sama.


2. Jenis Handle

Sebelumnya jenis handle ini sudah kita sebutkan sebelumnya adapun beberapa jenis handle tersebut adalah sebagai berikut:

  • Handel berbentuk L

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Handle L dengan penggunaan satu sisi yang disertai ball lock. Sumber: tokopedia.com


Yang pertama adalah handel berbentuk L yang mana handel dengan jenis ini paling umum digunakan. Biasanya handle dengan jenis ini ada yang dapat digunakan pada dua ujungnya, tetapi ada juga yang hanya dapat digunakan pada satu sisi saja. Perlu diperhatikan bahwa handle ini ada yang menggunakan ball lock serta tidak. Jadi jika handle-nya menggunakan ball lock, maka usahakan mata kunci shock harus memiliki lubang pada bagian drive hole-nya sebagai tumpuan dari ball lock handle.

  • Handle T Sliding Bar

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: shopee.co.id

Handle yang satu ini biasanya digunakan untuk mur atau baut dengan torsi besar. Handle T sliding bar sendiri merupakan soket yang disambung dengan batang besi panjang yang jika digabung dengan mata kunci shock maka akan berbentuk seperti huruf T. Handle dengan jenis ini biasanya digunakan untuk membuka baut atau mur pada roda.

  • Handle Ratchet

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: monotaro.id

Handle yang satu ini juga umum digunakan pada kunci shock. Hanya saja, handle yang satu ini berfokus pada kecepatan dalam membuka dan memasangkan baut. Dengan menggunakan handle ini, maka kita bebas menentukan sudut handle dalam pemasangan atau pelepasan baut dan mur tanpa perlu melepas kunci pada baut secara manual. Handle dengan jenis ini dapat diatur untuk putaran ke kanan atau ke kiri, dan ciri khas lain dari handle ini adalah memiliki suara saat handle diputar ke arah berlawan dari settingan yang kita gunakan.

  • Handle Extension Bar

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: amazon.in

Handle yang satu ini jika kita sederhanakan maksudnya adalah sambungan dan biasanya digunakan untuk menjadi sambungan bagi handle T sliding bar agar bagian pada handle T silidng bar menjadi jauh lebih panjang.

  • Handle Momen

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: bukalapak.com

Handle yang satu ini merupakan handle yang cukup kami sukai meski harganya mahal. Jika kita mencari akurasi dalam membuka dan memasang mur dan baut, maka handle ini cocok untuk tugas tersebut. Handle moment harus diatur terlebih dahulu mengenai torsi yang hendak digunakan (misal 5 Nm). Jadi jika kita setting handle pada ukuran 5 Nm untuk memasang mur atau baut, maka handle akan bekerja seperti handle kunci shock lain. Hanya saja, saat mur atau baut telah mengikat dengan torsi 5 Nm, maka handle momen ini akan bersuara (krek), pertanda baut atau mur yang dikencangkan telah sampai di torsi 5 Nm.


3. Jenis Mata Kunci

Mata kunci pada kunci shock pun ada beberapa tipe, seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya bahwa mata kunci shock setidaknya memiliki 3 tipe yakni:

  • Enam Sisi

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: kuncisok.com

Yang pertama adalah hexagonal atau segi enam. Mata kunci ini paling sering digunakan dan tentunya memiliki fokus untuk meminimalisir terjadinya slek, hanya saja kekurangan dari mata kunci ini adalah sudutnya lebih sedikit, tetapi dengan menggunakan handle ratchet, mata kunci ini tetap bisa digunakan untuk fokus kecepatan dalam membuka dan memasang baut atau mur.

  • Delapan Sisi

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: tokopedia.com

Selanjutnya ada mata kunci dengan sudut 8 sisi atau segi delapan atau double square. Mata kunci tipe ini cukup jarang ditemui dan salah satu kelebihan dari mata kunci ini adalah memberikan sudut yang lebih banyak sehingga dapat digunakan untuk mempercepat memasang dan melepas baut dan mur.

  • Dua Belas Sisi

5 Fungsi Kunci Shock, Baca Di Sini Sob Biar Tahu !!!
Sumber: tokopedia.com


Mata kunci dua belas sisi atau double hexagon merupakan mata kunci yang sudut-sudutnya seperti yang terdapat pada kunci ring. Fokus mata kunci ini adalah mencari banyak sudut sehingga mempercepat (banyak sudut maka akan lebih banyak tawaran sudut kuncinya) kita dalam melepas baut dan mur, hanya saja kelemahan dari mata kunci ini adalah mudah slek atau dol baik pada mata kuncinya atau pada bautnya (terlebih jika bahan baku dari kunci shocknya buruk).

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript