Dampak Buruk Kampas Kopling Motor Yang Aus Namun Tidak Segera Diganti
Table of Contents
Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami.
Kali ini kita akan membahas mengenai dampak buruk dari kampas kopling motor
yang sudah aus namun tidak segera diganti.
Kampas kopling merupakan salah satu
komponen pada sistem transmisi sepeda motor. Kampas kopling ini berfungsi
sebagai pemutus dan penyambung putaran pada bagian rumah kopling pada sepeda
motor.
Ketika tuas kopling ditekan, maka
kampas kopling akan bergesekan dengan sistem kopling lain yakni plat gesek
serta rumah kopling. Gesekan tersebut bertujuan guna memutus putaran yang
dihasilkan oleh piston menuju putaran transmisi roda gigi.
Jadi tak heran, mengapa ketika tuas
kopling ditekan, maka sepeda motor tidak melaju rodanya padahal sepeda motor
dalam keadaan masuk gigi.
Nah kampas kopling merupakan
komponen pada sepeda motor yang memiliki usia pakai. Idealnya kampas kopling
untuk sistem transmisi manual bisa tahan hingga 25.000 Km sampai 30.000 Km.
Namun angka tersebut dapat berubah
sesuai dengan beberapa faktor. Misalnya saja gaya berkendara yang agresif yang dapat
menyebabkan usia kampas kopling jadi lebih mudah aus.
Tanda kampas kopling aus salah
satunya adalah terjadinya selip pada kopling, yakni kondisi dimana terjadinya
ketidaknormalan saat perpindahan gigi. Biasanya ketidaknormalan tersebut
ditandai dengan hambatan pada saat mengoper gigi atau bisa juga terjadinya limit pada saat posisi gigi tertentu dan
pada RPM tertentu.
Misal ketika kita mengoper gigi ke
gigi empat, lalu ketika gas ditarik dan RPM menunjukan angka 5000 RPM, maka
motor malah enggan melaju secara normal dan malah seperti kita tengah menekan
tuas kopling, padahal tuas kopling tidak sedang ditekan.
Bila tanda-tanda kampas dari kopling
yang sudah aus mulai muncul, maka kita harus dengan segera memeriksakan kondisi
sistem kopling kita.
Bisa jadi kampas kopling sudah aus
atau ada komponen lain yang sudah aus. Bila kita biarkan dan tanpa ada tindakan
lebih lanjut, maka ada beberapa kemungkinan.
Baca Juga: Penyebab-Penyebab Kopling Slip
Salah satunya adalah merembetnya
kerusakan pada sistem kopling. Seperti plat gesek yang
aus hingga rumah kopling yang aus.
Jika plat gesek dan rumah kopling
sudah aus, tentu biaya perbaikannya akan lebih besar lagi karena kita harus
berbesar hati untuk mengganti komponen yang sudah disebutkan tersebut.
Memang rumah kopling dan plat gesek
akan aus juga dengan sendirinya, namun dengan membiarkan kampas kopling aus dan
kita terus memakainya, maka risiko komponen lain pada sistem kopling untuk aus
akan semakin besar.
Nah artikel ini kami cukupkan
sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.
