-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Arti Ban Ngedonat Pada Motor



Arti Ban Ngedonat Pada Motor

Assalamu’alaikum.
Kembali lagi pada artikel kami, kali iini kita akan membahas mengenai arti ban ngedonat pada motor.


Sob pernah tidak kita mendengar istilah ban ngedonat pada motor? Apa sih itu ban ngedonat pada motor?

Jika kalian belum tahu, mari kita bahas dalam artikel ini sob tentang apa itu ban ngedonat pada motor.

Berbeda istilah dengan mobil, pada motor ban ngedonat adalah ban yang ukurannya terlalu besar sehingga tapaknya “luber” ke samping,

Pada mobil, istilah ban donat dimaknai sebagai ban serep kecil yang disiapkan pada keadaaan darurat dan simpan pada bagasi mobil.

Dengan demikian sudah jelas bukan perbedaan dari kedua istilah antara ban donat pada motor dan ban donat pada mobil.

Selanjutnya kita bahas kembali bahwa ban ngedonat pada motor itu berbahaya dan cenderung tidak dianjurkan.

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai maksimal ukuran ban untuk velg 3,5 inchi dan 4 inchi,

Pada artikel tersebut kita sudah jelaskan berapa ukuran maksimal untuk kedua ukuran lebar velg tersebut.

Nah pada umumnya manusia tidak pernah puas dan cenderung ingin lebih. Sehingga kadang untuk batas limit velg pun ditrabas.

Alhasil banyak yang menggunakan ban ngedonat pada velgnya demi tujuan ban gembot dan sexy.

Namun secara kacamata ahli, ban ngedonat  ini cenderung mubazir dan membahayakan. Karena cenderung tidak stabil dan juga tapak yang menyentuh aspal cenderung sangat sedikit.

Hal tersebut karena tapak ban mendonat dan luber pada sisi-sisi velg.

Saran kami ketimbang memakai ban ngedonat, mending upgrade sekalian ukuran velg dan swing armnya.

Hal tersebut untuk tidak membuat mubazir ban yang kita pasangkan. Bila tapak diposisikan dengan benar dalam artian tidak luber ke samping, maka akselerasi akan stabil dan grip pada aspal pun sesuai dengan ukuran ban.

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.


Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2



Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript