Kecelakaan di Soekarno-Hatta Gedebage, Korban Dievakuasi ke RS Al Islam

Table of Contents

 

Kecelakaan di Soekarno-Hatta Gedebage, Korban Dievakuasi ke RS Al Islam

Satupiston.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, pada Kamis malam, 25 Juni 2026.

Insiden tersebut melibatkan kendaraan roda dua dan mengakibatkan seorang korban mengalami cedera pada bagian tangan sehingga tidak dapat digerakkan meski dalam kondisi sadar.

Peristiwa itu sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi cepat antara layanan panggilan darurat 112 dan tim ambulans dalam memberikan pertolongan awal kepada korban kecelakaan di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Berdasarkan data penanganan yang tercatat dalam laporan darurat bernomor tiket L11782401393, informasi mengenai kecelakaan diterima oleh layanan 112 Kota Bandung pada pukul 22.19 WIB.

Lokasi kejadian berada di Jalan Soekarno-Hatta tepatnya di kawasan Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Titik kecelakaan dilaporkan berada sebelum kawasan Hotel Sakti yang menjadi patokan lokasi bagi petugas saat menuju tempat kejadian.

Sesaat setelah laporan diterima, petugas pusat layanan darurat melakukan proses verifikasi untuk memastikan validitas informasi yang masuk dari pelapor.

Tahapan validasi berlangsung cepat sehingga dalam waktu satu menit setelah laporan diterima, petugas telah memastikan kejadian benar terjadi dan membutuhkan penanganan medis.

Setelah informasi dinyatakan valid, koordinasi langsung dilakukan dengan Bandung Ambulans Transport sebagai pihak yang bertugas memberikan layanan evakuasi medis di lapangan.

Proses komunikasi antara pusat layanan darurat dan tim ambulans berlangsung tanpa hambatan sehingga laporan segera diteruskan untuk ditindaklanjuti.

Data penanganan menunjukkan laporan resmi diterima oleh pihak ambulans pada pukul 22.22 WIB.

Tim ambulans kemudian bergerak menuju lokasi untuk memberikan bantuan kepada korban yang mengalami cedera.

Keberadaan jaringan layanan kedaruratan yang terintegrasi memungkinkan petugas lapangan memperoleh informasi lokasi secara lebih cepat sehingga waktu tempuh menuju titik kejadian dapat ditekan.

Sekitar 13 menit setelah laporan diteruskan kepada tim ambulans, petugas berhasil tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.35 WIB.

Kedatangan petugas medis menjadi langkah krusial untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban sebelum proses evakuasi dilakukan.

Hasil asesmen awal menunjukkan korban masih dalam keadaan sadar saat mendapatkan penanganan dari tim medis.

Meski demikian, korban mengalami gangguan pada bagian tangan yang tidak dapat digerakkan sehingga membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kemungkinan cedera akibat benturan yang memerlukan observasi dan penanganan medis secara menyeluruh.

Petugas kemudian melakukan tindakan sesuai prosedur kegawatdaruratan dengan mempersiapkan korban untuk proses pemindahan ke rumah sakit.

Langkah evakuasi dilakukan secara hati-hati guna menghindari risiko cedera tambahan selama perjalanan.

Setelah kondisi korban dinilai memungkinkan untuk dipindahkan, tim ambulans membawa korban menuju Rumah Sakit Al Islam Bandung untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Proses evakuasi medis tercatat selesai pada pukul 22.53 WIB ketika korban berhasil diboyong ke rumah sakit tujuan.***


 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)