Bus AKAP dan AKDP Pindah dari Terminal Cicaheum ke Leuwipanjang Mulai 26 Juni 2026, Penumpang Diminta Sesuaikan Rute

Table of Contents

 

Bus AKAP dan AKDP Pindah dari Terminal Cicaheum ke Leuwipanjang Mulai 26 Juni 2026, Penumpang Diminta Sesuaikan Rute
Mulai 26 Juni 2026, seluruh layanan bus AKAP dan AKDP berpindah dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang. Sumber: Dishub Kota Bandung.

Satupiston.com - Dinas Perhubungan Kota Bandung resmi memindahkan seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang mulai Jumat, 26 Juni 2026.

Kebijakan ini menjadi bagian dari penataan layanan transportasi antarkota di Kota Bandung.

Perubahan tersebut berdampak langsung pada penumpang yang biasa menggunakan Terminal Cicaheum sebagai titik keberangkatan maupun kedatangan.

Masyarakat diimbau menyesuaikan rencana perjalanan agar tidak mengalami keterlambatan atau salah tujuan.

Terminal Cicaheum Tak Lagi Layani AKAP dan AKDP

Berdasarkan informasi resmi Dinas Perhubungan Kota Bandung, seluruh layanan bus AKAP dan AKDP yang sebelumnya beroperasi di Terminal Cicaheum kini dipusatkan di Terminal Leuwipanjang.

Artinya, penumpang yang hendak bepergian ke luar kota maupun antarwilayah di Jawa Barat perlu menuju Terminal Leuwipanjang untuk melakukan perjalanan.

Perpindahan ini mencakup berbagai trayek antarkota yang selama ini dilayani dari Terminal Cicaheum.

Dengan berlakunya kebijakan baru tersebut, Terminal Cicaheum tidak lagi menjadi lokasi keberangkatan bus AKAP dan AKDP.

Dishub Bandung menekankan bahwa masyarakat perlu memperhatikan perubahan titik keberangkatan dan tujuan perjalanan agar aktivitas bepergian tetap berjalan lancar.

Penumpang Diminta Datang Lebih Awal

Selain menyesuaikan lokasi terminal, calon penumpang juga dianjurkan datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan.

Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi penyesuaian arus penumpang pada masa awal perpindahan layanan.

Dishub Bandung juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan bus yang akan digunakan.

Perubahan lokasi operasional berpotensi memengaruhi informasi keberangkatan pada sejumlah trayek tertentu.

Dengan memastikan jadwal terlebih dahulu, penumpang dapat mengurangi risiko tertinggal bus maupun salah informasi.

Dampak bagi Mobilitas Warga Bandung

Perpindahan layanan bus antarkota ini diperkirakan akan mengubah pola mobilitas sebagian warga Bandung.

Warga di kawasan timur kota yang sebelumnya lebih dekat ke Terminal Cicaheum kini harus menempuh perjalanan lebih jauh menuju Terminal Leuwipanjang.

Di sisi lain, pemusatan layanan di satu terminal dinilai dapat mempermudah koordinasi operasional dan pengawasan transportasi.

Terminal Leuwipanjang selama ini memang dikenal sebagai salah satu simpul transportasi utama di Kota Bandung.

Dengan bertambahnya layanan AKAP dan AKDP, terminal tersebut diperkirakan akan menjadi pusat pergerakan penumpang antarkota yang lebih terintegrasi.

Pentingnya Memantau Informasi Resmi

Dishub Bandung meminta masyarakat terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi pemerintah.

Informasi mengenai trayek, jadwal, maupun perkembangan layanan transportasi akan disampaikan melalui media sosial resmi Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Langkah ini penting agar penumpang memperoleh informasi yang akurat dan terhindar dari kabar yang belum terverifikasi.

Dalam masa transisi perpindahan terminal, pembaruan informasi dapat terjadi sesuai kebutuhan operasional di lapangan.

Tips bagi Penumpang Bus Antarkota

Bagi masyarakat yang akan bepergian mulai 26 Juni 2026, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Pastikan titik keberangkatan sudah berubah ke Terminal Leuwipanjang.

  • Periksa kembali jadwal bus sebelum berangkat.

  • Datang lebih awal untuk menghindari antrean.

  • Siapkan waktu tempuh tambahan menuju terminal.

  • Pantau informasi resmi dari Dishub Kota Bandung.

***

 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)