Perbedaan Oli CVTF dan HCF 2 Ternyata Ini, Pengguna Mobil Matik Honda Wajib Paham

Table of Contents

 

Perbedaan Oli CVTF dan HCF 2 Ternyata Ini, Pengguna Mobil Matik Honda Wajib Paham


Satupiston.com - Penggunaan oli transmisi pada mobil matik Honda ternyata tidak bisa disamakan begitu saja karena terdapat perbedaan karakter antara oli CVTF dan HCF 2.

Banyak pemilik kendaraan matik masih menganggap seluruh oli transmisi CVT memiliki spesifikasi yang sama meski pada praktiknya setiap generasi transmisi membutuhkan formulasi pelumas berbeda.

Kesalahan dalam memilih oli transmisi bahkan dapat memengaruhi performa CVT, mempercepat keausan komponen, hingga memicu gejala getaran saat mobil digunakan dalam jangka panjang.

Oli CVTF sendiri dikenal sebagai istilah umum untuk cairan transmisi Continuously Variable Transmission yang digunakan berbagai merek kendaraan.

Sementara itu, HCF 2 lebih identik sebagai standar oli khusus yang dikembangkan Honda untuk transmisi CVT generasi terbaru miliknya.

Perbedaan keduanya kembali menjadi perhatian setelah pengguna Facebook bernama Estas An Thony membagikan pandangan terkait penggunaan oli CVT pada mobil Honda Mobilio.

Dalam penjelasannya, CVTF disebut digunakan pada CVT Honda generasi pertama yang memakai kode sertifikasi HMMF.

Sedangkan HCF 2 digunakan untuk transmisi CVT Honda generasi kedua dengan kode sertifikasi HCF2.

Penjelasan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perbedaan oli bukan sekadar nama produk, melainkan berkaitan langsung dengan desain transmisi yang digunakan pada kendaraan.

Perbedaan Sistem Kerja CVT Generasi Pertama dan Kedua

CVT Honda generasi pertama diketahui masih menggunakan sistem start clutch sebagai penghubung tenaga awal dari mesin menuju transmisi.

Komponen start clutch tersebut bekerja layaknya kopling otomatis yang membantu mobil bergerak lebih halus saat awal akselerasi.

Karena menggunakan mekanisme berbeda, oli yang dipakai pada CVT generasi pertama juga membutuhkan karakteristik pelumasan khusus agar kerja start clutch tetap optimal.

Inilah alasan mengapa Honda pada masa itu menggunakan standar HMMF atau CVTF tertentu untuk menjaga kestabilan performa transmisi.

Sementara pada CVT generasi kedua, Honda mulai mengubah konstruksi transmisi dengan sistem torque converter atau TQ yang posisinya berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Perubahan desain tersebut membuat kebutuhan spesifikasi oli ikut berubah agar mampu menyesuaikan tekanan hidrolik dan karakter gesekan pada transmisi terbaru.

Honda kemudian menghadirkan HCF 2 sebagai cairan transmisi yang dirancang khusus untuk CVT generasi baru tersebut.

HCF 2 disebut memiliki formulasi berbeda yang lebih sesuai untuk efisiensi, kenyamanan perpindahan tenaga, serta ketahanan komponen transmisi modern Honda.

Jangan Asal Campur Oli CVT

Penggunaan oli transmisi yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan dapat menimbulkan dampak serius pada sistem CVT.

Beberapa gejala yang umum muncul antara lain hentakan saat akselerasi, getaran ketika mobil mulai berjalan, hingga suara dengung dari area transmisi.

Dalam kondisi tertentu, penggunaan oli yang salah juga dapat mempercepat kerusakan pulley dan steel belt pada CVT.

Karena itu, pemilik mobil matik Honda disarankan memahami jenis transmisi yang digunakan sebelum melakukan penggantian oli.

Mobil-mobil Honda keluaran lama umumnya masih memakai standar CVTF atau HMMF sesuai generasi transmisinya.

Sedangkan beberapa model Honda terbaru lebih direkomendasikan menggunakan HCF 2 sesuai spesifikasi pabrikan.

Langkah paling aman tetap mengacu pada buku manual kendaraan atau rekomendasi resmi bengkel Honda agar tidak terjadi kesalahan pemakaian.

Kenapa HCF 2 Dianggap Lebih Modern?

Perkembangan teknologi transmisi membuat produsen otomotif terus memperbarui formula oli untuk meningkatkan efisiensi kendaraan.

HCF 2 hadir bukan hanya sebagai pengganti oli lama, tetapi juga sebagai bagian dari penyesuaian teknologi CVT modern Honda.

Formulasi baru tersebut dirancang untuk menghasilkan gesekan yang lebih stabil sehingga perpindahan tenaga terasa lebih halus.

Selain itu, HCF 2 juga diklaim membantu menjaga suhu kerja transmisi tetap ideal ketika mobil digunakan dalam kondisi lalu lintas padat.

Karakter oli yang lebih stabil turut mendukung efisiensi bahan bakar karena kerja transmisi menjadi lebih ringan.

Di sisi lain, CVTF generasi sebelumnya tetap memiliki fungsi penting untuk kendaraan dengan sistem transmisi yang memang dirancang menggunakan spesifikasi tersebut.

Artinya, tidak semua mobil Honda lama harus langsung beralih menggunakan HCF 2 hanya karena dianggap lebih baru.

Pemakaian oli tetap harus disesuaikan dengan desain transmisi agar performa kendaraan tetap optimal dalam jangka panjang.***


 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)