Inilah Nama Fans McLaren F1 dan Filosofi di Baliknya yang Jarang Diketahui

Satupiston.com - Assalamu'alaikum. McLaren adalah salah satu tim Formula 1 paling ikonik dengan basis penggemar yang tersebar di seluruh dunia.
Setiap tim Formula 1 memiliki julukan unik bagi para pendukungnya, dan McLaren pun tak terkecuali.
Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa sebutan bagi fans McLaren memiliki makna yang dalam serta mencerminkan identitas tim yang kaya sejarah.
Dalam komunitas Formula 1, sebutan untuk penggemar menjadi identitas penting yang membedakan satu kelompok dengan lainnya.
Asal-usul Sebutan Fans McLaren
Penggemar McLaren dikenal dengan sebutan “Papaya Army”, sebuah nama yang berasal dari warna khas mobil balap McLaren, yaitu oranye papaya.
Warna ini pertama kali digunakan pada era Bruce McLaren, pendiri tim, sebagai simbol semangat dan keberanian.
Istilah “Papaya Army” muncul dari komunitas daring para pendukung McLaren di berbagai platform seperti Twitter, Reddit, hingga forum Formula 1.
Para penggemar dengan bangga menggunakan istilah tersebut untuk menunjukkan loyalitas mereka terhadap tim asal Woking, Inggris itu.
Sebutan ini semakin populer sejak McLaren kembali menggunakan warna oranye pada mobilnya di musim 2018, yang menandai kebangkitan semangat klasik mereka.
Makna di Balik Julukan "Papaya Army"
Julukan “Papaya Army” bukan sekadar nama, melainkan simbol solidaritas di antara para penggemar McLaren.
Warna papaya dianggap sebagai representasi energi, inovasi, dan keberanian untuk tampil berbeda di lintasan balap.
Dalam dunia Formula 1 yang penuh persaingan ketat, identitas warna menjadi bagian penting dari karakter tim.
Bagi fans McLaren, warna oranye papaya bukan hanya elemen estetika, melainkan lambang kebanggaan yang menggambarkan semangat pantang menyerah.
Sebutan “army” atau pasukan melambangkan kekuatan kolektif penggemar yang setia mendukung McLaren di setiap seri balapan, baik dalam kemenangan maupun kekalahan.
Kehadiran Komunitas Fans McLaren di Dunia Maya
Komunitas fans McLaren, atau Papaya Army, aktif di berbagai media sosial dengan ribuan anggota dari berbagai negara.
Mereka sering berbagi konten, analisis, hingga dukungan moral untuk para pembalap McLaren seperti Lando Norris dan Oscar Piastri.
Di platform seperti X (Twitter), tagar #PapayaArmy kerap menjadi tren saat akhir pekan balapan berlangsung.
Komunitas ini juga dikenal dengan kreativitasnya dalam membuat meme, fan art, hingga merchandise buatan sendiri bertema McLaren.
Kegiatan daring tersebut tidak hanya mempererat hubungan antar-penggemar, tetapi juga memperkuat citra McLaren sebagai tim yang dekat dengan komunitasnya.
Hubungan Erat antara McLaren dan Fans
Tim McLaren dikenal memiliki hubungan yang cukup dekat dengan para penggemarnya dibandingkan beberapa tim besar lainnya.
Melalui media sosial resmi dan berbagai acara interaktif, McLaren sering berkomunikasi langsung dengan para pendukungnya.
Mereka juga aktif menampilkan kegiatan di balik layar, memperlihatkan proses kerja tim, hingga momen santai pembalap.
Pendekatan terbuka ini membuat Papaya Army merasa menjadi bagian dari keluarga besar McLaren, bukan sekadar penonton dari kejauhan.
Kedekatan ini menjadi salah satu kunci kesetiaan penggemar McLaren meski tim sempat mengalami masa sulit di lintasan.
Wassalamu'alaikum.