Sirkuit Mandalika Memakan Korban, Pembalap Asal Jepang Meninggal Dunia
Sirkuit Mandalika memakan korban, pembalap muda asal Jepang meninggal dunia akibat insiden dalam balapan yang diadalan di Sirkuit Mandalika. Ini jadi kabar menyedihkan di saat Indonesia merayakan hari kemerdekaannya.
Satupiston.com - Assalamu’alaikum. Berita duka datang dari gelaran balap ASIA ARRC kelas Superbike 1000cc.

Pembalap asal Jepang, Haruki Noguchi, akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif pasca kecelakaan di Sirkuit Mandalika.
Insiden itu melibatkan Noguchi, pembalap Malaysia Zaqhwan Zaidi dari tim Honda Asia-Dream Racing with Showa, dan Kasma Daniel Kasmayudin pada tikungan 10 saat lomba kedua kategori ASB1000.
Pada lap ketujuh balapan, Noguchi yang berusia 22 tahun takluk dalam cedera yang dideritanya, dan dia berpulang dalam perawatan di RSUP Provinsi NTB.
Rekannya juga dari Malaysia, Zaqhwan Zaidi dan Kasma Daniel Kasmayudin, juga terlibat dalam insiden tersebut.
Kabar menyebutkan bahwa Haruki Noguchi menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUP NTB. Kecelakaan itu terjadi dalam lomba kedua ARRC ASB1000.
Kabarnya, Noguchi terlibas oleh pembalap lain dan mengalami luka parah yang tidak dapat tertolong lagi meski dirawat dengan upaya maksimal.
Pada tanggal 16 Agustus 2023, pukul 17:35 WIB, Haruki Noguchi menghembuskan nafas terakhirnya.
Pihak MGPA juga merilis pernyataan resmi untuk mengenang kepergian Noguchi.
Pada tanggal 17 Agustus 2023, sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga dan tim Haruki Noguchi yang meminta privasi untuk meratapi kepergian mereka, kami dengan duka yang mendalam melaporkan berita mengenai kepergian Haruki Noguchi setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di Rumah Sakit Umum NTB.
Pada putaran keempat FIM Asia Road Championship 2023 yang diadakan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Haruki mengalami cedera kritis akibat insiden di Tikungan 10, pada lap keempat dalam kategori balapan Asia Superbike 1000cc.
Pembalap berusia 22 tahun tersebut segera mendapatkan perawatan medis di Pusat Medis Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika sebelum kemudian dipindahkan ke rumah sakit setempat.
Meskipun tim medis telah berupaya semaksimal mungkin, sayangnya, Haruki menghembuskan nafas terakhirnya karena luka-lukanya pada tanggal 16 Agustus 2023 pukul 17:40 waktu setempat.
Presiden FIM Asia & Dewan Direksi, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Two Wheels Motor Racing, dan keluarga FIM Asia Road Racing dengan tulus mengucapkan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan orang-orang yang mengenal Haruki Noguchi.
Referensi dan gambar: Iwanbanaran.com
Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.