Kapasitas Oli Mesin Grand Filano

Kapasitas oli mesin Grand Filano itu berapa ml? Ternyata ukuran atau takarannya tidak terlalu banyak dan masih terbilang standar seperti pada umumnya.

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai Grand Filano lagi.

 

Masih seputaran dengan Yamaha Grand Filano, kali ini pembahasannya berfokus pada beberapa detail seperti ukuran atau takaran oli mesinnya.

 

Oli mesin sendiri memang jadi salah satu aspek penting pada sepeda motor, sebab menjamin adanya lubrikasi pada dapur pacu.

 

Tanpa adanya oli mesin, kemungkinan area mesin seperti piston akan mengalami keausan sehingga lambat laun bisa membuat kerusakan parah sehingga mesin motor tidak bisa dipakai.

 

Kapasitas Oli Mesin Grand Filano

Kapasitas Oli Mesin Grand Filano


Untuk oli mesin Grand Filano, takaran totalnya adalah sebesar 0,84 liter atau 840 ml. sedangkan untuk pergantian berkala cukup 0,80 liter atau 800 ml saja.

 

Apa perbedaan dari pergantian berkala dan pergantian total? Sederhananya adalah untuk pergantian berkala, itu adalah pergantian oli mesin yang biasa atau sering dilakukan.

 

Sedangkan untuk pergantian oli secara total, biasanya dilakukan dalam keadaan tertentu, misal mesin motor telah dibongkar sehingga kapasitas oli di dalamnya benar-benar kosong.

 

Maka jika kejadiannya adalah seperti di atas, maka perlu yang namanya mengisi oli mesin lebih banyak dari biasanya (ini yang dinamakan pergantian total).

 

Pada saat pergantian berkala sendiri, biasanya tidak semua oli akan keluar dan ada oli yang masih terjebak di beberapa celah-celah blok mesin.

 

Sehingga takarannya tidak akan benar-benar 0, oleh karenanya ada perbedaan takaran saat ganti oli rutinan dan ganti oli secara total.

 

Ganti Oli Pertama Kali di Berapa Km?

Saat beli motor baru, biasanya kita akan diberi buku pedoman atau panduan penggunaan termasuk untuk service rutin.

 

Service rutin atau perawatan berkala ini penting untuk menjaga performa motor agar tetap ideal.

 

Adapun saat pergantian oli, biasanya akan diberikan pergantian oli gratis selama beberapa bulan (ada juga yang satu bulan saja).

 

Yang jelas, ganti oli pertama ini biasanya akan gratis dan sangat diwajibkan agar nantinya garansi yang lain masih bisa berlaku.

 

Biasanya service pertama kali termasuk ganti oli pertama akan dilakukan di sebelum angka maksimal 1.000 Km atau maksimal 1 bulan (tergantung mana dulu yang tercapai).

 

Misal jarak tempuh baru 200 Km tetapi sudah mau satu bulan, maka harus segera service rutin agar motor diganti oli dan service untuk pertama kali.

 

Pun sebaliknya, waktu pemakian motor baru 2 Minggu, tetapi jarak tempuh sudah mau 1000 Km, maka harus segera service juga.

 

Intinya adalah jangan sampai terlewat karena bisa membuat gratis service dan masa garansi menjadi hangus.

 

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Periode 1 Bulan atau 1.000 Km

Biasanya akan ada aturan tertulis yang tidak boleh dilakukan selama periode 1 bulan atau 1000 Km pemakaian (pertama).

 

Hal tersebut adalah tidak boleh menggeber motor sampai limit RPM (mungkin sesekali boleh, tetapi tidak boleh sering).

 

Banyak testimoni yang menyatakan jika 1.000 Km pertama atau 1 buian pertama itu sangat krusial.

 

Sebab bisa menentukan awet tidaknya suatu motor di kemudian hari.

 

Jika di 1.000 Km pertama atau 1 bulan pertama motor sudah dipakai secara ekstrim, maka ke depannya dikhawatirkan akan mudah rusak.

 

Termasuk jika motor baru sudah langsung digeber-geber sampai limit RPM dan dilakukan secara berulang.

 

Boleh saja kita melakukan hal tersebut, tetapi jangan klaim garansi jika nantinya motor kenapa-kenapa.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



x