Kopling Dibedakan Menjadi 2 Yaitu Apa?

Table of Contents

Kopling dibedakan menjadi 2 yaitu apa saja? Sedikit ambigu jika pertanyaannya hanya seperti ini saja. Sebab, kopling itu jenisnya ada banyak. Tetapi, mari kita ulas bersama di artikel ini.

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas mengenai kopling.

 

Sistem kopling pada kopling bisa dikatakan sangat krusial, pasalnya ini menjadi hal bisa menentukan lancar tidaknya putaran mesin terhubung ke komponen lain hingga berakhir ke roda.

 

Untuk itu, pada banyak ilmu otomotif, sistem kopling ini kerap dipelajari secara terpisah dan terfokus.

 

Kopling Dibedakan Menjadi 2 Yaitu Apa?

Kopling Dibedakan Menjadi 2 Yaitu Apa?

Seperti yang disinggung sebelumnya, jenis kopling ini cukup beragam. Namun bila ditinjau dari jumlah piringan atau platnya, kopling bisa dibedakan menjadi kopling plat tunggal (single plate) serta plat banyak (multiple plate).

 

Sesuai dengan namanya, kopling plat banyak memiliki plat yang banyak yang biasa digunakan di sepeda motor. Sedangkang yang plat tunggal punya 1 plat dan biasanya dipakai di mobil.

 

Sedangkan jika ditinjau dari media kerjanya, maka kopling ini bisa dibedakan menjadi dua juga yakni atas kopling basah dan juga kopling kering.

 

Dan kembali sesuai dengan namanya, kopling basah adalah kopling yang terendah minyak atau oli yang biasanya dipakai di sepeda motor berkopling manual.

 

Sedangkan kopling kering adalah kopling yang “haram” terkena oli sehingga harus kering dan biasanya dipakai di mobil, motor sport dengan kubikasi besar hingga motor matic.

 

Dan berdasarkan cara kerjanya, kopling ini bisa dibedakan atas kopling manual serta kopling sentrifugal (kopling otomatis).

 

Fungsi Kopling di Kendaraan

Kopling punya peran untuk memindahkan putaran secara halus dari mesin ke transmisi melalui adanya gesekan antara plat kopling dengan fly wheel (roda gila) dan plat penekan.

 

Kekuatan gesekan diatur oleh pegas penekan yang dikontrol oleh pengemudi melalui mekanisme penggerak kopling.

 

Kopling yang normal adalah kopling yang bisa bekerja sesuai dengan tujuannya yakni agar perpindahan putaran atau tenaga menjadi halus namun tetap bisa bertenaga jika dibutuhkan.

 

Sedangkan jika sudah mengalami gangguan atau kerusakan, kopling bisa gagal mentransferkan putaran dengan baik sehingga bisa menyebabkan slip hingga hentakan yang tidak semestinya (terlalu besar).

 

Ciri-ciri Kampas Kopling Sudah Habis

Berikut beberapa ciri dari kampas kopling motor yang sudah habis:

  • Tenaga Motor Tertahan Di Putaran Bawah Saat Mengoper Gigi
  • Motor Tertahan Di RPM Menengah
  • Sulit Mengoper Gigi
  • Setelah Mengoper Gigi, Motor Menghentak Secara Tidak Wajar
  • Top Speed Berkurang

 

Penyebab Lain Kopling Slip

Selain kampas kopling, tercatat ada beberapa penyebab lain dari kopling yang slip pada motor:

  • Lawan kaki dan kaki empat sudah aus
  • Pelat gesek kopling sudah aus
  • Per kopling sudah lemah
  • Takaran oli kurang
  • Oli kurang kental atau sudah encer
  • Banyak kotoran di area kopling (serpihan besi)
  • Kabel kopling macet

 

Sekali lagi, sebaiknya segera ganti kampas kopling jika sudah habis dengan yang baru. Sebab jika sampai salah ditangani atau dibiarkan, maka efek kerusakan bisa menjalar seperti ke pelat gesek hingga lawan kaki dan kaki empat yang ikut aus.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.,

Wassalamu’alaikum.

Irvan, S.E.
Irvan, S.E. Hallo, Saya Irvan, Saya adalah blogger yang sudah aktif menulis mengenai seluk-beluk permotoran sejak tahun 2019 dan sekarang merambah ke permobilan. Saya adalah lulusan SMK Otomotif di tahun 2015 dan lulus sebagai Sarjana Ekonomi di tahun 2019.

 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)