Wadah Yang Menampung Elektrolit dan Elemen Baterai Disebut Ini

Table of Contents

Wadah yang menampung elektrolit dan elemen baterai disebut dengan apa? Ada beberapa komponen pada baterai atau lebih tepatnya kita sebut sebagai accu (accumulator).

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas mengenai accumulator.

 

Accumulator atau biasa disebut sebagai aki merupakan salah satu komponen penting bahkan hingga era sekarang.

 

Di era sekarang, bahkan ketergantungan terhadap accu semakin meningkat.

 

Sebab banyak komponen di kendaraan yang butuh energi listrik DC yang harus disuplai dari aki. Semisal saja elektrik starter, lampu-lampu, audio, dan lain sebagainya.

 

Wadah Yang Menampung Elektrolit dan Elemen Baterai Disebut Ini

Wadah Yang Menampung Elektrolit dan Elemen Baterai Disebut Ini

Wadah yang difungsikan untuk menampung cairan elektrolit serta elemen baterai secara keseluruhan disebut sebagai kotak baterai atau disebut juga sebagai box.

 

Kotak aki ini biasanya punya kegunaan lain yakni memberikan informasi-informasi penting seperti larangan dan anjuran dalam penggunaan aki tersebut.

 

Pada beberapa jenis aki juga akan tertulis spesifikasi aki hingga rekomendasi pengecasan mulai dari ampere hingga rentang waktu pengecasan.

 

Wadah Aki Tidak Boleh Bocor

Kotak aki biasanya memiliki tutup dan lubang di bagian atas, tetapi itu sudah didesain oleh pabrikan aki.

 

Saat dipakai, aki tidak boleh ada kebocoran, misal karena aki sempat terjatuh dan ada retakan atau rembesan di area kotak bodi.

 

Kebocoran tersebut bisa membuat cairan elektrolit keluar dan membuat aki jadi kehilangan energi listriknya.

 

Bahkan pada aki kering sekali pun, kebocoran pada kotak aki karena adanya lubang atau retakan sangat tidak dianjurkan.

 

Oleh karenanya meski kotak aki terlihat kuat, namun jangan sekali-kali mencoba membantingnya, terlebih hingga rusak (karena tidak ada gunanya juga).

 

Apakah Aki Bisa Dicas?

Ini adalah salah satu pertanyaan yang banyak ditanyakan mengenai aki, di mana apakah aki ini bisa dicas atau tidak?

 

Banyak yang bilang aki itu bisa dicas, namun saat dicas kok malah tetap tidak menyala? Jangan-jangan ada kebohongan di sini?

 

Pada dasarnya, aki adalah elemen sekunder yang artinya bisa dicas atau diisi ulang kembali energi listrik jika sudah mulai berkurang energi listriknya.

 

Namun harus diperhatikan jika pengecasan ini hanya bisa dilakukan pada aki yang masih berfungsi dan tidak rusak.

 

Yang sering keliru adalah di sini, di mana akinya sudah rusak dan coba dicas, maka tentu energi listrik tidak akan sempurna masuk.

 

Jika pun energi listrik bisa masuk dan aki tercas, maka energi listriknya tidak akan tersimpan dengan lama.

 

Dan hal tersebut membuat aki kembali tekor sehingga opsi terbaiknya adalah dengan cara ganti aki dengan unit baru.

 

Jadi sebelum mengecas aki, maka pastikan aki dalam kondisi baik, minimal tidak ada kerusakan di sektor sel baik karena sel terbakar atau ada jamur.

 

Jangan Biarkan Aki Tekor Dalam Jangka Waktu Lama

Aki sebaiknya terus terisi minimal dengan tegangan sebesar 12 volt jika aki bertegangan 12 volt.

 

Meski idealnya tegangan aki 12 volt itu adalah sebesar 12.4 volt dalam kondisi tanpa beban.

 

Membiarkan aki tekor terlebih kosong dalam jangka waktu lama bisa membuat aki tersebut rusak secara total.

 

Jadi jika aki 12 volt pada kendaraan sudah mulai tekor misal jadi 11 volt dalam keadaan tanpa beban, maka sebaiknya segera cas aki.

 

Banyak kasus aki yang dibiarkan tekor di 10 volt ke bawah dalam jangka waktu lama malah akan membuat aki tersebut tidak bisa lagi dicas.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Irvan, S.E.
Irvan, S.E. Hallo, Saya Irvan, Saya adalah blogger yang sudah aktif menulis mengenai seluk-beluk permotoran sejak tahun 2019 dan sekarang merambah ke permobilan. Saya adalah lulusan SMK Otomotif di tahun 2015 dan lulus sebagai Sarjana Ekonomi di tahun 2019.

 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)