Kapasitas Oli Mesin GL 100 Berapa Liter?

Table of Contents

Kapasitas oli mesin GL 100 itu berapa liter sih? Ada yang sama penasaran dengan kita? Yuk, mari kita bahas bersama di artikel ini agar sama-sama tahu.

 

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. kali ini kita akan membahas mengenai oli mesin GL 100.

 

GL 100 adalah salah satu motor dari Honda, di mana motor ini merupakan generasi penerus dari CB 100.

 

Motor yang satu ini secara garis besar dihadirkan dalam tiga generasi. Di mana generasi pertama masih sangat identik dengan CB 100 dan mengusung headlamp bulat. Selain itu sistem pengapiannya juga masih mengusung jenis platina.

 

Sedangkan untuk generasi kedua, meski sistem pengapiannya masih platina, namun sudah ada beberapa perbedaan seperti headlamp yang jadi kotak, kubikasi mesin naik dari yang awalnya 99 cc jadi 105 cc, hingga rem depan yang awalnya tromol menjadi cakram.

 

Lalu ada juga generasi ketiga yang sudah mengusung sistem pengapian CDI AC dan secara spek hampir mirip dengan generasi sebelumnya yakni bermesin 105 cc dengan rem depan yang sudah cakram.

 

Kapasitas Oli Mesin GL 100 Berapa Liter?

Kapasitas Oli Mesin GL 100 Berapa Liter?

Ukuran oli mesin dari GL 100 sebanyak 1 liter atau 1000 ml saja, di mana jika dilihat dari tabel, oli yang digunakan punya spek single grade SAE 30.

 

Maksud dari oli singlegrade atau single grade adalah oli yang hanya memiliki satu tingkat kekentalan. Misal hanya SAE: 30 saja.

 

Sedangkan lawan dari oli single grade adalah oli multi grade yakni oli yang memiliki kekentalan lebih dari satu tingkatan.

 

Misalnya saja oli yang sering dijual di era sekarang seperti oli SAE: 5W-30. Maksud oli SAE: 5W-30 artinya adalah saat dingin, kekentalannya akan jadi SAE: 5, sedangkan saat mesin bekerja, kekentalan oli meningkat jadi 30.

 

Semakin besar angka kekentalan oli, maka oli tersebut menjadi semakin kental.

 

Bagus Oli Single Grade atau Multi Grade?

Ini tergantung dari kebutuhan, namun sekedar informasi saja, ada alasan kenapa oli dibuat jadi multigrade.

 

Salah satu alasannya adalah agar oli bisa mudah bekerja saat kondisi mesin dingin dan tidak membuat mesin susah untuk dinyalakan.

 

Oli yang single grade biasanya punya kekurangan yakni saat mesin dingin, oli cenderung kurang optimal terlebih saat posisi hendak menghidupkan mesin.

 

Pada negara dengan iklim yang memiliki lebih dari dua cuaca, biasanya oli yang dipakai sudah multigrade.

 

Ini karena di negara lain, saat cuaca dingin, maka suhu akan benar-benar dingin dan tak jarang oli membeku.

 

Perhatikan Takaran Oli Mesin

Sebaiknya isi oli mesin dengan takaran yang sesuai, terlebih jangan sampai takarannya kurang.

 

Sebab oli mesin yang terlalu sedikit sangat berpotensi membuat bagian mesin menjadi cepat rusak.

 

Beberapa kemungkinan adanya kerusakan pada mesin jika takaran oli mesin terlalu sedikit adalah sebagai berikut:

  • Mesin jadi lebih mudah panas dan membuat overheat
  • Keausan pada ruang bakar seperti pada piston dan lain sebagainya
  • Kopling jadi mudah selip
  • Suara mesin jadi lebih berisik
  • Knalpot bisa ngebul karena adanya kebocoran di ruang bakar akibat aus

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Irvan, S.E.
Irvan, S.E. Hallo, Saya Irvan, Saya adalah blogger yang sudah aktif menulis mengenai seluk-beluk permotoran sejak tahun 2019 dan sekarang merambah ke permobilan. Saya adalah lulusan SMK Otomotif di tahun 2015 dan lulus sebagai Sarjana Ekonomi di tahun 2019.

 ⚠  Iklan  ⚠ 

 ⚠  Iklan  ⚠ 

Suka dengan artikel Satupiston.com? Jangan lupa subscribe kami di Youtube :)