Efek Aki Terkena Air, Bisa Bikin Rusak Tidak ???

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai efek aki terkena air, kira-kira bisa bikin rusak tidak?

 

Aki atau accumulator merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor termasuk pada sepeda motor.

 

Aki bertugas untuk menampung daya listrik serta menyalurkannya pada komponen-komponen yang membutuhkan.

 

Biasanya aki ini bisa tahan minimal hingga jangka waktu 2 tahun sesuai dengan kondisi dan perawatan. Namun untuk kasus aki yang original pabrik dan sering digunakan, aki ini bisa tahan hingga 5 tahun pemakaian.

 

Tetapi tak jarang juga umur aki menjadi pendek karena kesalahan pemakaian hingga karena terjadi bencana, seperti banjir misalnya.

 

Lalu, apa efek dari aki yang terkena air? Apakah betul bisa membuat aki menjadi rusak?

 

Efek Aki Terkena Air

Efek aki terkena air hingga menjadi rusak sebenarnya masih 50:50, artinya adalah aki bisa rusak jika terkena air dan juga bisa tidak rusak ketika terkena air.

 

Misalnya saja, ketika aki yang digunakan adalah aki kering dan yang terkena air hanya bagian cangkangnya saja.

 

Jika kasusnya seperti di atas, maka jelas aki akan baik-baik saja, sebab air pada aki tidak “menyerang” secara serius.

 

Namun lain halnya jika aki terendam seluruhnya atau aki basah yang tutup akinya tidak begitu rapat sehingga bisa kemasukan air.

 

Di kasus seperti di atas, ada kemungkinan aki bisa rusak, terlebih jika aki dalam kondisi digunakan.

 

Pada beberapa kasus, aki yang terkena air bukan merupakan faktor tunggal dari kerusakan dari aki.

 

Justrul ada faktor lain, misalnya saja ketika kita menerjang banjir, lalu ada komponen kelistrikan yang mengalami short karena terkena air.

 

Dalam kondisi seperti ini, harusnya fuse atau sikring bisa langsung mematikan arus listrik sehingga komponen lain termasuk aki bisa aman.

 

Namun karena kondisinya tergenang air, maka fuse atau sikring bisa mengalami kegagalan fungsi dan menyebabkan kerusakan lain pada sistem kelistrikan termasuk pada aki.

 

Oleh karenanya, kebanyakan pabrikan melarang motor buatannya untuk digunakan dalam menerjang banjir.

 

Bukan tanpa alasan, sebab garansi pabrik atau asuransi biasanya enggan meng-cover kendaraan bermotor yang rusak karena sengaja menerjang banjir (jika kasusnya adalah tergenang banjir karena bencana alam, biasanya ada kebijakan yang sedikit lebih ringan, tapi tidak selalu demikian).

 

Penyebab Aki Sepeda Motor Rusak

Efek Aki Terkena Air, Bisa Bikin Rusak Tidak ???

Nah dalam sub judul ini, kami akan paparkan beberapa penyebab dari aki sepeda motor yang rusak, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Faktor Usia

Yang pertama adalah faktor usia. Seperti yang disebutkan sebelumnya, biasanya aki hanya bertahan minimal 2 tahun saja.

 

2. Air Aki Habis

Untuk aki basah, air akinya harus selalu dipantau. Jika sampai kosong dalam jangka waktu lama, maka aki bisa rusak karena selnya perhalan mulai rusak.

 

3. Kerusakan Sel atau Cell Aki

Ini adalah kerusakan yang bisa terjadi pada aki kering atau pun aki basah. Cell atau sel aki yang rusak biasanya terjadi karena adanya jamur.

 

4. Jarang Digunakan

Pada kendaraan bermotor yang jarang digunakan, aki bisa rusak karena jarang diisi dayanya oleh sistem pengisian pada kendaraan bermotor.

 

Oleh karenanya, jika dibiarkan seperti itu dalam jangka waktu lama, maka aki bisa rusak karena mulai tekor hingga akhirnya soak.

 

5. Aki Kembung

Aki kembung biasanya diakibatkan oleh kiprok atau regulator pengisian aki yang sudah rusak (overcharge).

 

Aki yang sudah kembung biasanya tidak bisa diklaim garansi, sebab penyebab kerusakannya adalah karena kiprok yang rusak.

 

Selain karena kiprok yang rusak, aki kembung juga bisa terjadi karena kita memakai aki yang kapasitas amperenya terlampau lebih kecil.

 

6. Memakai Aksesoris Kelistrikan Secara Berlebihan

Penyebab lain adalah karena kita memakai aksesoris kelistrikan secara berlebihan, misal menambah lampu-lampu, klakson keong, dan lain sebagainya.

 

7. Fuse Rusak

Penyebab lain adalah karena adanya short yang disebabkan oleh fuse atau sikring yang rusak.

 

Jika sekring sudah terputus atau rusak, sebaiknya ganti dengan fuse baru yang speknya sesuai.

 

Jangan mengakali dengan menggunakan sehelai kabel, sebab pada kondisi yang kurang beruntung, maka dapat menyebabkan short yang bisa berdampak pada kerusakan aki.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



 Info Loker Bandung Raya:


Lihat lebih banyak info loker....