Apa Itu Onderdil Motor dan Mobil ?? Simak Di Sini Sob!!!

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai apa itu onderdil motor dan mobil.

 

Apakah kalian pernah mendengar kata onderdil? Wah bagi yang masih awam di dunia otomotif, tentu akan sedikit bingung dengan maksud kata yang satu ini.

 

Onderdil sendiri sebenarnya menjadi salah satu kata yang kerap muncul di iklan-iklan kendaraan di eranya.

 

Seingat kami, di tahun 2010-an masih sering brand motor mengiklankan motor dengan unsur-unsur kata onderdil di dalamnya.

 

Namun sekarang iklan motor di TV cenderung lebih elegan dan tanpa banyak basa-basi, jadi lebih cool gituh, hehe.

 

Nah back to the point, mari kita bahas mengenai onderdil secara mendalam di artikel ini.

 

Apa Itu Onderdil ???

Apa Itu Onderdil Motor dan Mobil ?? Simak Di Sini Sob!!!


Onderdil adalah kata serapan dari Bahasa Belanda yakni onderdeel. Arti dari onderdil adalah suku cadang atau komponen.

 

Dalam Bahasa Inggris, onderdil ini disebut dengan spare part (ditulis sparepart). Baik onderdil atau sparepart, keduanya sering dipakai secara bergantian atau bersamaan dalam merujuk komponen pada unit benda lain seperti mesin, motor, mobil, dll.

 

Nah sejatinya onderdil ini merujuk ke suku cadang secara lebih spesifik. Suku cadang sediri adalah komponen yang sengaja dicadangkan untuk kebutuhan pergantian.

 

Maksudnya bagaimana? Maksudnya adalah suku cadang ini sengaja disiapkan oleh pemasok atau pabrikan guna dijadikan pengganti dari onderdil lain yang mengalami kerusakan.

 

Seperti yang kita ketahui, tiap komponen pada kendaraan bermotor seperti motor dan mobil punya masa pakai. Misalnya saja kampas rem, jika sudah habis tentu perlu diganti agar performanya maksimal kembali.

 

Nah untuk berjaga-jaga, maka pabrikan atau pemasok pun akan menyiapkan suku cadang untuk nantinya dibeli oleh pelanggan yang motor atau mobilnya mengalami kampas rem yang sudah aus.

 

Itu adalah contoh sederhana, sebab contoh lainnya tentu masih ada. Nah onderdil ini sendiri diklasifikasikan pada beberapa kategori dan di sub bab di bawah kita akan membahasnya secara lebih mendalam.

 

Kategori Onderdil

Ada beberapa kategori onderdil atau sparepart atau suku cadang yang biasanya diedarkan atau dijual-belikan. Berikut pembahasannya:

1. Onderdil OEM

OEM adalah singkatan dari Original Equipment Manufacturer atau bila kita terjemahkan artinya adalah produsen peralatan asli.

 

OEM ini adalah produk original atau asli, hanya saja berasal dari produsen atau pabrikan lain. Contohnya adalah motor Honda di Indonesia mengusung aki dari GS Astra, ban dari IRC/ FDR, kaliper rem dari Nissin, dan lain sebagainya.

 

Praktik OEM sendiri menjadi salah satu hal yang kadang tidak dimengerti oleh konsumen. Sebagai gambaran saja, karena merakit mobil atau motor ini perlu banyak komponen yang sangat spesifik, maka biasanya suatu pabrikan motor atau mobil akan menggandeng perusahaan lain untuk menjadi pemasok komponen tertentu.

 

Jadi jika motor kita Honda, tentu tidak akan semua partnya berasal dari Honda. Pasti ada brand atau merek lain seperti apa yang sudah kita bahas di atas.

 

Nah biasanya pemasok ini punya perjanjian tertentu dengan pabrikan motor atau mobil terkait. Jadi jangan heran jika dalam satu pabrikan motor atau mobil, akan ada pemasok ban yang berbeda-beda di tiap tipe atau jenis motor dan mobil.

 

Ambil contoh lagi, motor metik Honda beberapa di antaranya menggunakan ban dari FDR. Sedangkan motor sport Honda seperti CBR 150 menggunakan ban dari IRC.

 

Yang jelas adalah OEM ini sudah pasti asli dan standar kualitasnya sesuai dengan standar kualitas yang dipatok oleh suatu pabrikan motor atau mobil.

 

2. Onderdil Original

Original ini adalah makna yang luas di mana OEM juga termasuk onderdil yang original. Berbeda dengan OEM, original maknanya kurang spesifik dan hanya mendefinisikan bahwa suatu produk tersebut asli dan bukan produk palsu.

 

Pabrikan motor dan mobil sendiri biasanya membuat produk yang original yang asli dirancang dan dibuat oleh pabrikan tersebut (tidak melalui OEM).

 

Oleh karenanya meski OEM dan original ini sama-sama asli, tetapi keduanya terdapat perbedaan.

 

3. Onderdil Persamaan

Onderdil persamaan sering disebut juga sebagai onderdil kanibalan. Sebenarnya makna persamaan ini bisa merujuk ke onderdil original, palsu, hingga aftermarket.

 

Biasanya onderdil persamaan didapat atau dicari karena ada kelangkaan dari onderdil yang semula ingin dicari. Atau bisa juga karena produk yang hendak dibeli harganya lebih mahal.

 

Contoh onderdil persamaan di antaranya adalah bendik atau relay starter Yamaha Byson yang sama dengan Yamaha Xeon dan Kawasaki Ninja 250.

 

4. Onderdil Aftermarket

Aftermarket atau setelah pasar, ini adalah jenis onderdil spesial bagi sebagian penggunanya. Aftermarket juga menjadi buruan untuk keperluan modifikasi.

 

Aftermarket sendiri adalah produk yang dibuat setelah ada pasar. Misal jika ada onderdil aftermarket Yamaha Nmax, maka sudah pasti sudah ada Yamaha Nmax-nya terlebih dulu (Sebenarnya ini juga filosofi  suku cadang secara umum).

 

Aftermarket dibuat oleh pabrik bebas yang sudah memiliki Certified Automobile Parts Association (CAPA) dan sudah memiliki izin produksi dari pabrikan kendaraan bermotor yang bersangkutan.

 

Produk aftermarket sendiri biasanya digunakan untuk modifikasi baik dari segi look maupun performa (balapan).

 

Soal kualitas, produk aftermarket ini tidak kalah dengan produk asli, tetapi ini juga tergantung, sebab tak jarang kualitas produk afttermarket lebih rendah dari produk OEM atau dari ori pabrik.

 

5. Onderdil KW atau Palsu

Yang terakhri adalah onderdil KW atau palsu. Ini adalah kasta terendah dari suatu onderdil. Meski begitu, onderdil jenis ini banyak diburu karena harganya murah meski pun kualitasnya tidak terjamin.

 

KW atau palsu merujuk onderdil baik ori, OEM, maupun aftermarket yang dipalsukan secara ilegal dan standaritas kualitasnya meragukan.

 

KW sendiri adalah singkatan dari kualitas (kwalitas). Di pasaran, KW ini diklasifikasikan lagi ke KW 1, KW 2, KW 3, dst. Kadang juga diklasifikasikan dengan KW Grade A, B, C, dst. Dan ada juga KW super yakni produk palsu yang sangat mirip dengan aslinya.

 

Biasanya onderdil yang sering dipalsukan meliputi kampas rem, karburator, dan lain sebagainya.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x