3 Fungsi Per Kopling Racing, Temukan Jawabannya Di Sini
Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai fungsi per kopling racing.
Per kopling adalah
salah satu komponen yang terdapat pada kendaraan bermotor dengan jenis kopling
manual.
Per kopling ini
dinamai sebagai spring clutch dan di Indonesia kadang disebut sebagai pegas
kopling.
Pada dasarnya, bentuk
per kopling ini hampir sama dengan bentuk per pada umumnya. Namun per kopling
ini punya bahan khusus yang bisa tahan panas serta tidak mudah berkerut.
Nah untuk kalian yang
tengah bingung mengenai fungsi per kopling racing. Mari kita bahas bersama
dalam artikel ini.
Fungsi Per Kopling
Pertama mari kita
bahas dulu apa itu per kopling dan fungsinya pada sistek kopling. Pada motor
sendiri, per kopling berfungsi untuk menekan kampas kopling.
Per kopling biasanya
ditempatkan di rumah kopling atau di bagian kaki empat dan lawan kaki empat dan
selanjutnya dibaut.
Saat tuas kopling
ditarik, maka kabel kopling akan menarik atau mendorong (tergantung jenis kopling)
lawan kaki dan kaki empat.
Pada saat itu, pelat
gesek dan kampas kopling akan saling ditekan oleh per kopling sehingga putaran
mesin dengan transmisi terputus.
Biasanya yang jadi
problem dari per kopling adalah per kopling yang sudah lemah, sehingga tidak
bisa menekan kampas kopling dengan maksimal serta tidak bisa kembali
menghubungkan putaran mesin dengan transmisi dengan semestinya.
Gejala yang bisa timbul
dari per kopling yang sudah lemah atau rusak di antaranya adalah kopling jadi
slip.
Meski memang, kopling
slip ini bisa juga disebabkan oleh problem lain seperti kampas kopling yang
aus, hingga plat gesek yang sudah aus juga.
Fungsi Per Kopling Racing

Well, mari kita bahas
mengenai fungsi per kopling racing. Menurut pendapat Satupiston.com, fungsi per
kopling racing adalah sebagai berikut:
1. Menekan Kampas Kopling Dengan Lebih Maksimal
Fungsi per kopling
racing yang pertama adalah menekan kampas kopling dengan lebih maksimal. Ini karena
biasanya per kopling racing punya kekuatan pegas yang lebih besar dari per
kopling tipe standar.
2. Meminimalisir Terjadinya Slip Kopling
Yang kedua dari fungsi
per kopling racing adalah meminimalisir terjadinya slip kopling. Ini sejalan
dengan karakternya yang lebih keras dan lebih maksimal dalam menekan kampas
kopling.
3. Membuat Hentakan Setelah Melepas Kopling Jadi Lebih Besar
Namun perlu diingat
jika per kopling racing ini punya beberapa kelemahan seperti:
- Harga lebih mahal
- Membuat tuas kopling jadi lebih keras
- Membuat komponen kopling seperti kampas kopling hingga pelat gesek jadi lebih mudah aus
- Membuat kabel kopling jadi lebih mudah putus
- Dan membuat tangan kiri jadi lebih pegal
Artikel ini kami
cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.