Mengalirkan Arus Yang Besar Ke Motor Starter Merupakan Fungsi Dari ??

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai komponen yang mengalirkan arus yang besar ke motor starter.

 

Sistem starter elektirk pada sepeda motor atau pun mobil menjadi salah satu sistem penting dalam proses menghidupkan mesin kendaraan.

 

Bahkan, kini sistem starter elektrik banyak dijadikan sebagai sistem starter utama di banyak sepeda motor yang mana artinya era kick starter sudah mulai ditanggalkan.

 

Pada sistem starter terlebih sistem starter elektrik, secara garis besar terdiri dari beberapa komponen seperti dinamo starter, aki, perkabelan, bendik, hingga tombol starter.

 

Nah bicara mengenai topik utama di artikel ini, kira-kira bagian atau komponen apa ya yang berfungsi untuk mengalirkan arus yang besar ke motor starter?

 

Bagian Yang Berfungsi Mengalirkan Arus ke Motor Starter

Mengalirkan arus yang besar ke motor starter merupakan fungsi dari relay starter. Relay starter ini disebut juga sebagai bendik starter.

 

Pada sepeda motor, bendik starter atau relay starter ini terkadang mengalami kerusakan yakni membuat sistem elektrik starter tidak dapat berfungsi.

 

Dan selain aki atau accumulator, relay starter juga menjadi salah satu komponen yang sering jadi kambing hitam atas tidak berfungsinya sistem elektrik starter.

 

Soal model atau bentuk, bendik atau relay starter ini punya beberapa bentuk tergantung tipe dan untuk motor apa.

Misalnya saja, di beberapa motor sport Yamaha, Suzuki, hingga Kawasaki, relay starter ini kerap juga “merangkap jabatan” sebagai rumah fuse atau rumah sikring.

 

Sedangkan di kebanyakan motor Honda, biasanya relay starter memiliki unit yang terpisah dengan bagian sekring.

 

Ciri-Ciri Relay Starter Rusak Pada Motor

Mengalirkan Arus Yang Besar Ke Motor Starter Merupakan Fungsi Dari ??
Relay starter yang bersatu dengan rumah sikring milik Yamaha Byson


Ada beberapa ciri dari relay starter yang rusak pada motor, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Starter hanya bunyi cetek-cetek atau cetak-cetek
  • Aki masih normal namun tidak kuat menggerakan motor starter atau dinamo starter
  • Starter akan berfungsi jika kedua kutub di relay starter dikorletkan atau dibuat short

 

Biasanya, jika tanda-tanda di atas sudah nampak di motor kita, maka opsi terbaik adalah dengan mengganti relay starternya.

 

Untuk relay starter yang bersatu dengan rumah sekring, kabar buruknya adalah harga 1 unit relay starternya cenderung mahal bahkan hingga ratusan ribu.

 

Sedangkan untuk relay starter dari motor-motor Honda yang relatif sering terpisah dengan rumah sekring, harga 1 unit relay starternya cenderung murah bahkan banyak persamaannya (misal relay starter dari Honda Sonic 150 yang sama dengan relay starter milik Grand hingga Supra series).

 

Kesalahan Mendeteksi Kerusakan Sistem Starter

Meski kami tidak ahli di bidang ini, namun dari apa yang kami alami, terdapat beberapa kesalahan dari kami yang mungkin juga dialami oleh kalian dalam mendeteksi kerusakan sistem starter elektrik.

 

Pada dasarnya, meski listrik jadi peran utama di sistem elektrik starter, namun perlu diingat bahwa aki bukan satu-satunya alasan dari rusaknya sistem elektrik starter.

 

Pastikan kita menggunakan volt meter hingga multitester untuk mengecek kesehatan dari tiap komponen pada sepeda motor yang berhubungan dengan sistem starter meliputi perkabelan, tombol starter, aki, bendik starter hingga dinamo starter.

 

Di banyak kasus, banyak yang kecewa karena ternyata setelah mengganti suatu komponen (Misal aki), namun ternyata sistem elektrik starter  masih tidak berfungsi dengan semestinya.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



 Info Loker Bandung Raya:


Lihat lebih banyak info loker....