-->

Sistem Pendingin Menggunakan Cairan Radiator Disebut Juga Dengan Istilah ?

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai sistem pendingin.

 

Ada beberapa jenis sistem pendingin pada mesin kendaraan bermotor di antaranya adalah sistem pendingin udara, sistem pendingin oli, hingga sistem pendingin cairan radiator.

 

Untuk sekarang sendiri, banyak motor-motor modern yang sudah pakai sistem pendingin mesin berjenis cairan radiator atau disebut sistem pendingin radiator saja.

 

Pasalnya, sistem pendingin dengan cairan radiator dinilai lebih efektif dalam mendinginkan mesin ketimbang teknologi sebelumnya yakni oli cooling atau pun air cooling.

 

Nah, kira-kira istilah lain dari sistem pendingin cairan radiator apa ya?

 

Nama Lain Sistem Pendingin Cairan Radiator

Sistem pendingin yang menggunakan cairan radiator disebut juga dengan istilah liquid cooling, tapi pada brosur spesifikasi motor, terkadang ditulis juga dengan nama liquid cooled.

 

Liquid cooling sendiri artinya adalah pendinginan cair sedangkan liquid cooled (cooled liquid) artinya adalah cairan didinginkan.

 

Liquid sendiri artinya adalah cairan yakni merujuk pada cairan pendingin yang bertugas mendinginkan mesin kendaraan.

 

Lalu mungkin kita bertanya, kenapa liquid cooling system sering disebut juga sebagai sistem pendingin radiator? Jawabannya cukup sederhana yakni pada sistem pendingin ini, komponen yang cukup menonjol adalah radiator.

 

Sistem Pendingin Menggunakan Cairan Radiator Disebut Juga Dengan Istilah ?
Radiator motor. sumber: bukalapak

Dilansir dari id.wikipedia.org, radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu medium ke medium lainnya yang tujuannya untuk mendinginkan maupun memanaskan.

 

Komponen-Komponen Pada Sistem Pendingin Liquid Cooling

Beberapa komponen pada sistem liquid cooling adalah sebagai berikut:

  • Radiator, berfungsi untuk melepaskan panas. Komponen ini adalah komponen yang terletak di depan kendaraan dan bentukny familiar.
  • Saluran berupa pipa (tube) atau selang karet (hose). Pada beberapa kasus karena faktor usia, selang ini mengalami kerusakan berupa retak atau bocor.
  • Pompa, berfungsi untuk sirkulasi air dalam sistem. Pompa radiator dapat rusak misal tidak dapat lagi memompa karena mengalami kerusakan.
  • Thermostat, berfungsi untuk menutup atau membuka jalur sirkulasi. Thermostat akan bekerja sesuai dengan suhu kerja mesin yakni sekitar 85 derajat celcius.
  • Kipas, berfungsi untuk membantu pelepasan panas pada radiator. Letaknya biasanya di belakang radiator.
  • Tangki, berfungsi untuk menampung cairan pendingin selain dari yang ada di radiator.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Pesan Sponsor

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x