-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Cara Ganti Aki Sonic 150, Perhatikan Ini !!!

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas sesuatu yang sebenarnya cukup mudah yakni cara ganti aki Sonic 150.

 

Tetapi meski terbilang mudah, jika ada beberapa kesalahan, efeknya bisa fatal loh. Lalu, bagaimana sih caranya dalam mengganti aki dari Sonic 150?

 

Langsung saja, berikut cara ganti aki Honda Sonic 150:

1. Buka Cover Body Bagian Kanan

Yang pertama adalah kita harus membuka bagian bodi sebelah kanan yang menutupi aki. Bodi yang kami maksud adalah yang sejajar dengan kick starter atau selahan.

 

Adapun untuk membukanya, kita harus mencopot dua baut. Baut tersebut untuk di motor kami harus dibuka menggunakan kunci L ukuran 5 (L5).

 

2. Buka Cover Aki

Cara Ganti Aki Sonic 150, Perhatikan Ini !!!


Selanjutnya buka cover aki yakni bagian bodi yang menjadi tempat berdiamnya banyak sikring (fuse). Kita buka dengan kunci L5 juga. Di sini baut terletak menjorok di bagian atas (Mungkin tertutup).

 

Selain itu, di sebelah kiri terdapat kabel rem yang disangkutkan pada cover ini, oleh karenanya gunakan obeng minus untuk mencongkel dudukan kabel tersebut agar terlepas dari cover.

 

3. Copot Kabel Negatif Dulu

Selanjutnya jika bagian cover sudah terbuka, kita harus mencopot dulu kabel negatif baru kemudian kabel positif. Langkah ini akan terbalik jika kita hendak memasangkan aki, jadi saat memasang aki, maka kabel yang terlebih dulu ditempel adalah kabel positif, baru kabel negatif.

 

4. Keluarkan Aki dan Pasangkan Aki Baru

Selanjutnya kita copot aki yang hendak dilepas atau diganti, kemudian pasangkan kembali aki baru. Aki dari Sonic 150 sendiri adalah GS Astra GTZ6V. tapi kita juga bisa menggunakan persamaannya misal menggunakan Aspira GTZ6V atau Yuasa YT6V,

 

Ingat untuk tidak terbalik dalam memasangkan aki, sebab bisa fatal jika kabel dan posisi aki terbalik. Selain itu, pastikan kunci kontak dalam kondisi off. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya short atau korslet.

 

Jika kalian kurang paham. Silahkan simak video kami di bawah ini:

 


Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x