-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Aki GS vs Yuasa Bagus Mana? Simak Di Sini !!!

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai aki GS vs Yuasa, kira-kira bagus yang mana ya?

 

Well, sebelum melangkah lebih jauh, kita jelaskan terlebih dahulu bahwa maksud aki GS di sini adalah GS Astra ya. Pasalnya, tak jarang ada aki GS tetapi ternyata hanya kloningan dan bukan dari GS Astra. Oleh karenanya, kalian harus jeli dan waspada jika ada aki GS, sebab bisa saja itu merupakan aki GS Astra tiruan.

 

So, kebetulan sekali kami sempat menggunakan aki Yuasa dan aki GS Astra. Jadi kami bisa bercerita lebih lanjut mengenai aki dari GS vs Yuasa.

 

Bagus Mana Antara Aki GS Astra dan Yuasa?

Aki GS vs Yuasa Bagus Mana? Simak Di Sini !!!


Dapat dibilang, aki GS dan Yuasa punya kualitas yang hampir sama atau 11 – 12, jadi kualitasnya sama-sama bagus dan tidak terlalu jomplang perbedaannya.

 

Kami sendiri sempat menggunakan aki Yuasa GTZ4V pada Yamaha Byson dan GS Astra GTZ6V pada Honda Sonic 150 dan juga Suzuki GSX R150.

 

Untuk Suzuki GSX R150, aki hanya bertahan selama 3 tahun karena motor jarang digunakan. Untuk Honda Sonic 150, aki bisa bertahan hingga hampir 6 tahun. Dan untuk Yamaha Byson, aki Yuasa dapat bertahan hingga hampir 7 tahun.

 

Di sini, dari pengalaman kami, Yuasa punya keawetan yang lebih unggul ketimbang GS Astra, tetapi sekali lagi secara overall baik dari segi harga hingga kualitas, keduanya mirip-mirip.

 

Aki Yuasa sendiri terkenal sebagai produsen untuk motor Yamaha di Indonesia. Sedangkan aki GS Astra terkenal sebagai produsen aki untuk motor Honda di Indonesia (serta beberapa motor lain seperti Suzuki).

 

Bukan Hanya Soal Aki, Perawatan dan Pemakaian Juga Penting!

Akan menjadi sangat mubazir jika akinya sudah bagus tetapi perawatan dan pemakaiannya tidak tepat. Sebab yang paling menunjang dari keawetan aki adalah perawatan dan pemakaian dari aki.

 

Ada beberapa tips agar aki jadi lebih awet, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Gunakan aki yang sesuai spesifikasi yakni tidak terlalu kecil Ampere-nya dan tidak terlalu besar Ampere-nya
  • Jangan gunakan aksesoris kelistrikan yang tidak sesuai dengan spek motor. Misal memasang lampu tembak tambahan
  • Gunakan kiprok dan spull yang normal, jika rusak maka segera perbaiki
  • Bersihkan aki dari jamur, terutama untuk aki basah
  • Gunakan aki yang masih baru, dalam artian bukan produksi lama yang menggudang di toko
  • Panaskan motor minimal 3 hari sekali jika motor jarang digunakan
  • Cabut aki dari motor bila dalam jangka waktu lama, motor tidak akan digunakan

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini. Akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x