Tujuh Pembalap Moto3 Terkena Hukuman Penalti “Start Dari Pitlane”

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Ajang
Moto3 yang merupakan kelas adu balap motor turunan dari MotoGp nampaknya tidak
kalah menarik untuk disimak.
Yips, kasta ketiga dan biasanya dibintangi oleh para anak muda
ini memang cenderung lebih seru untuk ditonton sebab biasanya “dramanya” lebih
memikat.
Di ajang Moto3, karena rata-rata spek motor cenderung sama,
maka biasanya aksi overtake sering terjadi bahkan bisa sampai menyalip beberapa
pembalap dalam satu kali overtake.
Selain itu, yang membuat Moto3 seru adalah karena gap antar
pembalap cenderung berdekatan, sehingga perebutan posisi sangat terbuka.
Well, back to the point, Pedro Acosta, Romano Fenati, Dennis
Foggia, Sergio Garcia, Stefano Nepa, Deniz Öncü dan Riccardo Rossi telah
didakwa bersalah dan akan memulai balapan besok dari area pitlane.
Adapun kesalahan dari ketujuh pembalap muda tersebut adalah
karena berkendara dengan tidak bertanggung jawab selama sesi latihan
bebas kedua pada hari Jumat (2/4/2021).
Pedro Acosta (Red Bull KTM Ajo), Romano Fenati (Sterilgarda
Max Racing Team), Dennis Foggia (Leopard Racing), Sergio Garcia (GASGAS Gaviota
Aspar Team), Stefano Nepa (BOE Owlride), Deniz Öncü (Red Bull KTM Tech 3) dan
Riccardo Rossi (BOE Owlride) mendapat penalti setelah dianggap "berkendara
lambat dan menyebabkan gangguan antara Tikungan 15 dan 16".
Rookie Acosta mengambil podium debut di babak
pembukaan 2021 terakhir kali, dengan Garcia juga menantang di grup terdepan
untuk beberapa waktu. Sedangkan Fenati dan Foggia sama-sama menjadi juara Grand
Prix musim lalu.
Ketujuh pembalap muda tersebut sebenarnya belum masuk pada
sesi kualifikasi untuk menentukan urutan start di 10 besar.
Tetapi meski hari ini ketujuh pembalap tersebut mengikuti
sesi kualifikasi, posisi mereka tetap sudah ditentukan yakni memulai balapan
dari area pitlane.
Sekedar informasi, kerugian ketika memulai balapan dari area
pitlane adalah para pembalap harus memulai start dengan kecepatan yang lambat
(kurang dari 100 Km/ Jam), sebelum akhirnya mereka bisa benar-benar bisa keluar
dari area pitlane.
Hal tersebut berbeda dengan balapan dari posisi normal yakni
di grid start. Saat di posisi normal, maka pembalap dapat langsung menggeber
motornya selepas bendera start dilepaskan.
Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga
bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.