-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★


Singkatan Tol Adalah? Ternyata Dari Bahasa Inggris !!!

Singkatan Tol Adalah? Ternyata Dari Bahasa Inggris !!!


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai jalan tol.

 

Jalan tol, salah satu jenis jalan yang ada di Indonesia. Jalan dengan jenis ini sendiri cukup bermanfaat, terutama bagi pelaku bisnis distribusi.

 

Di Indonesia sendiri, jalan tol ini masih masif “berkembang” biak di sekitaran Pulau Jawa. Tetapi sebenarnnya, kini jalan tol ini juga sudah mulai dibangun di beberapa daerah di luar pulau Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, hingga Papua.

 

Bicara soal jalan tol, mari kita bahas lebih lanjut dalam artikel ini.

 

Singkatan Tol

Singkatan dari tol sendiri rupanya bersal dari Bahasa Inggris yakni tax on location. Bila kita terjemahkan, tax on location ini artinya adalah pajak di lokasi.

 

Secara lebih spesifik, kita bisa terjemahkan tax on location ini adalah membayar langsung sebelum menggunakan.

 

Tol sendiri tak terlepas dari peradaban di abad pertengahan, dimana segala sesuatunya cukup kental dengan pajak.

 

Singkatnya, dulu ada jalan khusus yang bisa digunakan apabila kita membayar terlebih dahulu. Untuk sekarang, mungkin praktik “tol zaman dulu” teraplikasi pada jalan berportal yang akan dibuka apabila kita bayar terlebih dahulu.

 

Pengertian Jalan Tol

Jalan tol adalah salah satu jalan yang dikhususkan untuk kendaraan beroda empat atau lebih atau kendaraan bersumbu dua atau lebih seperti mobil, bus, truk, dan lain sebagainya.

 

Jalan tol sendiri merupakan salah satu jaringan jalan nasional yang mana membebankan tarif jasa bagi penggunanya.

 

Pembayaran jasa jalan tol sendiri dilakukan di gerbang tol, dimana gerbang tol sendiri berupa bangunan yang biasanya terdapat di bagian awal atau akhir dari jalan tol.

 

Di Indonesia, jalan tol ini sering disebut juga sebagai jalan bebas hambatan, cukup masuk akal, tetapi tidak sepenuhnya benar.

 

Pada id.wikipedia.org, dijelaskan bahwa:

Di dunia secara keseluruhan, tidak semua jalan bebas hambatan memerlukan bayaran. Jalan bebas hambatan tanpa berbayar dinamakan freeway atau expressway sedangkan jalan bebas hambatan berbayar dinamakan dengan tollway atau toll road.

 

Jadi intinya adalah tidak semua jalan bebas hambatan menerapkan tarif, sedangkan jalan tol pasti menerapkan tarif.

 

Penentuan Tarif Jalan Tol

Secara garis besar dan yang utama, penggunaan jalan tol dikenakan biaya berdasarkan jenis kendaraan atau golongan kendaraan.

 

Analoginya adalah dengan jarak tempuh yang sama, golongan kendaraan jenis 1 dan golongan kendaraan berjenis 5 dapat dikenakan biaya yang berbeda.

 

Adapun golongan kendaraan yang lebih kecil (golongan 1) biasanya akan dikenakan tarif tol yang paling murah.

 

Nah alasan di atas merupakan alasan penentuan tarif tol yang fundamental atau mendasar. Sedangkan untuk alasan lain, penentuan tarif tol juga didasarkan atas panjang jalan yang ditempuh.

 

Misal, jarak tol yang pendek tentu akan lebih murah bila dibandingkan dengan jarak tol yang panjang (tidak selalu demikian).

 

Penggolongan Jenis Kendaraan Pada Jalan Tol

Setidaknya ada 6 jenis golongan kendaraan pada jalan tol dikutip dari bpjt.pu.go.id dalam Kompas:

  • Golongan I

Golongan I adalah jenis kendaraan yang memiliki tarif paling rendah. Beberapa jenis kendaraan yang terkategori ada di golongan I diantaranya adalah sedan, jip, pick up, truk kecil, dan juga bus.

 

  • Golongan II

Golongan II memiliki tarif lebih mahal dari kendaraan dari golongan I. adapun kendaraan golongan II adalah truk dengan dua gandar atau dua sumbu roda.

 

  • Golongan III

Golongan ketiga adalah truk yang lebih besar yakni truk dengan 3 sumbu roda atau 3 sumbu gandar.

 

  • Golongan IV

Golongan IV adalah kendaraan truk dengan sumbu roda atau gandaer berjumlah 4.

 

  • Golongan V

Kendaraan yang masuk pada golongan V adalah truk dengan 5 sumbu roda atau 5 gandar.

 

  • Golongan VI

Kendaraan dengan golongan VI adalah kendaraan sepeda motor beroda dua. Perlu diingat, di Indonesia tidak semua jalan tol “menerima” pengendara sepeda motor.

 

Hanya pada beberapa kondisi dan beberapa jalan tol khusus yang menerima kendaraan dengan golongan VI.

 

Selain itu, tidak semua truk besar diterima juga di jalan tol, misal truk besar dengan sumbu roda lebih dari dua yang kadang tidak diperbolehkan melintas pada ruas tol yang ada fly over atau jembatannya.

 

Alasan pelarangan truk besar tersebut salah satunya adalah demi aspek keselamatan.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

 

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel