Penggunaan Jalan Tol Dikenakan Biaya Berdasarkan ? Ternyata Berdasarkan Ini !!!

Penggunaan Jalan Tol Dikenakan Biaya Berdasarkan ? Ternyata Berdasarkan Ini !!!


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai jalan tol dari aspek penentuan biaya atau tarifnya.

 

Jalan tol atau toll road/ toll way merupakan salah satu jenis jaringan jalan nasional yang mana dalam penggunaannya, pengguna wajib membayar sejumlah biaya yang telah ditentukan.

 

Jalan tol sendiri sering disebut juga sebagai jalan bebas hambatan, pasalnya di jalan tol memang minim hambatan seperti lampu merah, perempatan, dan lain sebagainya,

 

Karena alasan bebas hambatan ini, maka jangan heran jika jalan tol lebih efektif dalam hal waktu tempuh, atau dalam bahasa lain adalah menggunakan jalan tol dapat membuat waktu tempuh jadi lebih singkat.

 

Di jalan tol, tidak semua kendaraan dapat masuk. Hal tersebut karena jalan tol memang hanya diperuntukan untuk kendaraan-kendaraan tertentu seperti kendaraan beroda empat atau lebih.

 

Nah bicara mengenai biaya atau tarif jalan tol, kira-kira penggunaan jalan tol dikenakan berdasarkan apa?

 

Penentuan Tarif Jalan Tol

Secara garis besar dan yang utama, penggunaan jalan tol dikenakan biaya berdasarkan jenis kendaraan atau golongan kendaraan.

 

Analoginya adalah dengan jarak tempuh yang sama, golongan kendaraan jenis 1 dan golongan kendaraan berjenis 5 dapat dikenakan biaya yang berbeda.

 

Adapun golongan kendaraan yang lebih kecil (golongan 1) biasanya akan dikenakan tarif tol yang paling murah.

 

Nah alasan di atas merupakan alasan penentuan tarif tol yang fundamental atau mendasar. Sedangkan untuk alasan lain, penentuan tarif tol juga didasarkan atas panjang jalan yang ditempuh.

 

Misal, jarak tol yang pendek tentu akan lebih murah bila dibandingkan dengan jarak tol yang panjang (tidak selalu demikian).

 

Penggolongan Jenis Kendaraan Pada Jalan Tol

Setidaknya ada 6 jenis golongan kendaraan pada jalan tol dikutip dari bpjt.pu.go.id dalam Kompas:

Golongan I

Golongan I adalah jenis kendaraan yang memiliki tarif paling rendah. Beberapa jenis kendaraan yang terkategori ada di golongan I diantaranya adalah sedan, jip, pick up, truk kecil, dan juga bus.

 

Golongan II

Golongan II memiliki tarif lebih mahal dari kendaraan dari golongan I. adapun kendaraan golongan II adalah truk dengan dua gandar atau dua sumbu roda.

 

Golongan III

Golongan ketiga adalah truk yang lebih besar yakni truk dengan 3 sumbu roda atau 3 sumbu gandar.

 

Golongan IV

Golongan IV adalah kendaraan truk dengan sumbu roda atau gandaer berjumlah 4.

 

Golongan V

Kendaraan yang masuk pada golongan V adalah truk dengan 5 sumbu roda atau 5 gandar.

 

Golongan VI

Kendaraan dengan golongan VI adalah kendaraan sepeda motor beroda dua. Perlu diingat, di Indonesia tidak semua jalan tol “menerima” pengendara sepeda motor.

 

Hanya pada beberapa kondisi dan beberapa jalan tol khusus yang menerima kendaraan dengan golongan VI.

 

Selain itu, tidak semua truk besar diterima juga di jalan tol, misal truk besar dengan sumbu roda lebih dari dua yang kadang tidak diperbolehkan melintas pada ruas tol yang ada fly over atau jembatannya.

 

Alasan pelarangan truk besar tersebut salah satunya adalah demi aspek keselamatan.

 

Tips Meminimalisir Terjadinya Kecelakaan Di Jalan Tol

Ada beberapa tips agar terhindar dari kecelakaan di jalan tol, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Pastikan kendaraan dalam keadaan prima
  • Pastikan kondisi pengemudi dalam keadaan fit
  • Hindari menyalip dari lajur kiri atau bahu jalan
  • Jalur kanan hanya untuk mendahului, jangan terus-terusan berdiam di jalur kanan
  • Patuhi kecepataan maksimal di jalan tol, yakni sekitar 100 Km/ jam
  • Dilarang berkendara terlalu lambat, terlebih saat ada di jalur kanan dan dalam kondisi lancar
  • Jangan berkendara sambil memainkan smartphone
  • Beristirahat di rest area jika mengantuk atau letih
  • Patuhi tiap rambu di jalan tol
  • Gunakan sabuk pengaman
  • Hindari membawa penumpang atau muatan yang berlebihan

 

Sekilas Tentang Jalan Tol

Dilansir dari id.wikipedia.org, jalan tol dideskripsikan sebagai berikut:

Jalan tol adalah jalan umum atau tertutup di mana para penggunanya dikenakan biaya (atau tol) untuk melintasinya sesuai tarif yang berlaku. Jalan ini merupakan suatu bentuk pemberian tarif pada jalan yang umumnya diterapkan untuk menutupi biaya pembangunan dan perawatan jalan.

 

Penetapan tarif didasarkan pada golongan kendaraan. Bangunan atau tempat fasilitas tol dikumpulkan disebut sebagai gerbang tol. Bangunan ini biasanya ditemukan di dekat pintu keluar, di awal atau akhir jembatan (misal: Jembatan Suramadu), dan ketika di awal memasuki suatu jalan layang (fly-over).

 

Di Indonesia, jalan tol sering dianggap sinonim untuk jalan bebas hambatan, meskipun hal ini sebenarnya salah. Di dunia secara keseluruhan, tidak semua jalan bebas hambatan memerlukan bayaran. Dalam bahasa Inggris, jalan bebas hambatan tanpa berbayar dinamakan freeway atau expressway sedangkan jalan bebas hambatan berbayar dinamakan dengan tollway atau toll road.


Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



 Info Loker Bandung Raya:


Lihat lebih banyak info loker....