-->






★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Arti Tune Up Motor, Yuk Kita Bahas Bersama Dalam Artikel Ini

Arti Tune Up Motor, Yuk Kita Bahas Bersama Dalam Artikel Ini

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai arti tune up motor.

 

Tune up merupakan salah satu cara yang ditempuh dalam merawat kendaraan bermotor termasuk sepeda motor.

 

Tune up ini termasuk dalam kategori service pada bengkel-bengkel dan bagi sebagian orang, tune up ini mudah untuk dipahami.

 

Tetapi, bagi sebagian orang lain, tentu tune up merupakan salah satu hal yang cukup asing. Lalu, apa sih arti tune up motor itu?

 

Pengertian Tune Up Pada Motor

Tune up dapat kita maknai sebagai meningkatkan penyetelan. Dimana tune artinya adalah menyetel atau menyeragamkan sesuai dengan standarnya, sedangkan up dapat kita maknai sebagai meningkatkan.

 

Tune up ini kadang diartikan juga sebagai kalibrasi atau mengembalikan stelan ke stelan awal standar motor.

 

Adapun secara garis besar, tune up pada motor dapat diartikan sebagai melakukan penyetelan atau kalibrasi agar performa motor tetap optimal setelah sering digunakan.

 

Apa Saja Yang Dilakukan Dalam Tune Up ?

Lalu mungkin setelah kita mengetahui tentang pengertian dari tune up, kita jadi bertanya, apa saja sih yang dilakukan dalam melakukan tune up pada motor?

 

Tune up biasanya melakukan kalibrasi motor secara ringan dan tidak melakukan ubahan secara besar-besaran.

 

Misalnya saja melakukan pembersihan karbu atau injektor, membersihkan filter udara, membersihkan filer oli, menyetelkan komstir, menyetelkan rantai, ganti oli, mengatur celah busi, mengetur celah klep, dan sejenisnya.

 

Adapun jika kalian masih memiliki manual book dari motor kesayangan, tentu dalam manual book tersebut biasanya akan tertulis jadwal periodik dalam melakukan tune up.

 

Tune up sendiri idealnya dilakukan secara rutin misal tiap 3000 Km sekali, tetapi acuan tersebut akan berbeda-beda pada tiap komponen.

 

Misal saja, ada busi yang tahan hingga masa pakai 7000 Km, sedangkan ada juga busi yang tahan hingga masa pakai 10.000 Km.

 

Pada kasus di atas, tentu pedoman yang harus dipegang adalah manual book dari motor kita, sebab tiap komponen pada motor itu kadang sangat unik, yakni berbeda tiap komponen dengan motor lain.

 

Lebih sering melakukan tune up memang lebih bagus, tetapi jika terlalu keseringan padahal komponen masih bagus, tentu bukanlah hal yang bijak, sebab melakukan tune up setidaknya membutuhkan biaya atau minimal tenaga dan juga waktu.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel