-->

Tito Rabat: Balapan Tanpa Membayar dan Tanpa Dibayar !!!

Tito Rabat: Balapan Tanpa Membayar dan Tanpa Dibayar !!!
Sumber gambar: iwanbanaran.com

Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai dunia MotoGp tepatnya pada pembalap Tito Rabat.

 

Salah satu pembalap yang terpandang “tajir” di ajang MotoGp adalah Tito Rabat. Mengapa demikian? hal tersebut karena dia menjadi pembalap dengan status “membayar” untuk dapat balapan bersama tim satelit Ducati.

 

Yups, Tito Rabat yang sebenarnya pernah jadi juara dunia di kelas Moto2 harus membayar guna dapat balapan di kelas tertinggi MotoGp.

 

Ia bermain dengan cukup buruk saat ada di kelas utama MotoGp, dan sayangnya ia juga harus angkat kaki dari ajang MotoGp karena tempatnya digantikan oleh Luca Marini.

 

Pada awalnya saya tidak menerimanya, tetapi waktu saya di MotoGP sudah berakhir, bukan periode yang paling membahagiakan dalam hidup saya. Selama dua tahun terakhir, saya mengalami masa-masa sulit. Saya suka balapan dan saya ingin bersenang-senang mengendarai sepeda motor yang memiliki kecepatan, tenaga kuda besar, dan dapat mencapai 300 (km/jam) dan menuntut untuk bekerja keras –Tito Rabat dikutip dari tmcblog.com

 

Wah sultan ini, balapan di MotoGp hanya untuk bersenang-senang. Di lain sisi, dia juga mengatakan bahwa:

Saya membalap dengan tujuan untuk menikmati. Saya perlu menikmati. Saya tidak akan membayar apa pun untuk membalap, tetapi saya juga tidak akan mendapatkan apa pun (tidak digaji). Yang saya inginkan hanyalah sepeda motor untuk bisa menunjukkan potensi saya dan berjuang untuk naik podium, memenangkan balapan, berada di depan dan memiliki semangat. Saya ingin memiliki ilusi berlatih keras, merawat diri sendiri, merasakan sepeda motor dan balapan. Saya telah berbicara sangat jelas dengan mereka, dan mereka mengatakan kepada saya bahwa pada prinsipnya saya akan memiliki sepeda motor untuk berada di depan. Kita lihat saja nanti. Saya tidak terlalu berharap, karena di Honda mereka mengatakan kepada saya bahwa saya akan memiliki motor Márquez dan di Ducati dari Dovizioso, tetapi kemudian sepeda motor, peralatan dan material akan rusak (tidak sesuai dengan kenyataan),

 

Dari pernyataan di atas, banyak yang berasumsi bahwa Rabat sudah tidak ingin balapan dengan cara membayar. Di sisi lain, ia juga tak keberatan jika harus balapan tanpa digaji.

 

Ia nampak hanya ingin bersenang-senang sembari menunjukan potensi terbaiknya di atas tunggangan kuda besi dengan kubikasi besar.

 

Wah, ini baru namanya semangat tingkat tinggi. Well, kami akhiri artikel ini, semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Pesan Sponsor

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x