-->

★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Stater Beat Cetek – Cetek, Ini Penyebabnya !!!

 

Stater Beat Cetek – Cetek, Ini Penyebabnya !!!
Sumber: astra-honda.com


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai stater Beat yang cetek – cetek.

 

Emm, stater ini sebenarnya lebih cocok jika kita namakan sebagai starter elektrik. Tetapi tak apa, kita sebut saja sebagai stater agar lebih mudah diucapkan.

 

Nah pada motor metik, stater elektrik ini cukup penting fungsinya. Sebab, stater elektrik ini mampu menghidupkan mesin motor metik hanya dengan sekali tekan tombol.

 

Berbeda dengan kick starter, dimana pada motor metik, biasanya untuk menggunakan kick stater, maka kita harus standar dua kan terlebih dahulu motornya.

 

Hal tersebut tentunya cukup merepotkan, terlebih jika mesin motor mati saat di tengah jalan.

 

Stater elektrik memang praktis, tetapi bukan berarti tanpa kekurangan. Stater elektrik ini memiliki kelamahan yakni membutuhkan daya aki yang cukup besar, selain itu, kadang stater elektrik ini sering bermasalah.

 

Misalnya saja tidak berfungsi dan hanya berbunyi cetek cetek seperti apa yang hendak kita bahas dalam artikel ini.

 

Lalu apa penyebab dari stater Beat yang cetek – cetek ?? berikut kami bahas di bawah ini:

1. Bendik Stater Rusak

Yang jadi terduga pertama adalah bendik stater yang rusak. Bendik atau relay stater ini fungsinya adalah untuk memantik dinamo stater setelah tombol stater ditekan.

 

Jadi saat tombol stater ditekan, maka bendik akan diberi daya oleh aki, dan jika bendik sudah lemah atau rusak, maka biasanya bendik hanya akan berbunyi cetek – cetek.

 

Suara cetek – cetek ini biasanya pendek dan kita dapat mengecek kondisi bendik dengan beberapa cara.

 

Misal cara pertama adalah dengan menggunakan multi tester, dimana kita gunakan multi tester dalam mode hambatan atau mode ohm lalu cek tiap kutub dari bendik.

 

Jika hambatan dari bendik sudah tidak ada atau 0 ohm, maka bendik harus segera diganti karena sudah tidak berfungsi.

 

Selain itu, jika kita tidak memiliki alat yang bernama multi tester, maka kita dapat gunakan cara lain yakni dengan cara mengkorsletkan kutub pada bendik.

 

Jadi pastikan kunci kontak dalam posisi off dan jauhkan area sekitar bendik dari benda-benda yang mudah terbakar seperti bensin dan sejenisnya.

 

Setelah dirasa cukup aman, maka selanjutnya kita satukan atau hubungkan kutub positif dan negatif dari bendik stater.

 

Kita dapat satukan kedua kutub tersebut dengan batang obeng, atau kabel, intinya adalah jika saat dikorsletkan ternyata stater menyala dan mesin jadi hidup, maka bendik stater ini harus diganti karena sudah lemah atau rusak.

 

2. Aki Lemah

Aki atau accu ini jadi sumber daya dari bendik dan sistem stater secara umum. Jadi jika aki lemah, maka biasanya beberapa lampu akan tetap menyala, namun saat harus menghidupkan stater elektrik, maka biasanya kadang aki ini menjadi drop dan hanya berbunyi cetek – cetek.

 

Nah berbeda dengan suara cetek cetek dari bendik yang pendek, suara cetek cetek dari aki yang lemah ini cenderung panjang suaranya atau lebih tepatnya berulah seperti cetekcetekcetekcetekcetekcetek.

 

Adapun untuk mengecek daya dari aki, kita dapat gunakan beberapa alat seperti voltmeter, avo meter, dan multi tester.

 

Intinya, tegangan dari aki harus sekitar 12 volt dalam keadaan mesin motor mati, dan voltasenya harus sebesar 14 volt saat mesin motor dalam keadaan hidup.

 

Jika voltase aki kurang, maka kita dapat charge aki atau cas aki, atau lebih baik ganti baru saja agar aki jadi lebih prima.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel