-->



★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Penyebab Starter Motor Lemah, Ini Yang Sering Terjadi


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai penyebab dari starter motor yang lemah.

 

Starter terlebih starter elektrik atau starter otomatis merupakan komponen yang untuk zaman sekarang nampaknya menjadi jenis starter yang wajib disematkan pada sepeda motor.

 

Praktis dan lebih gaya membuat starter elektrik kini makin dikembangkan oleh pabrikan-pabrikan motor.

 

Memang, starter dengan jenis otomatis atau elektrik ini sangat membantu dan jauh lebih praktis.

 

Tetapi yang namanya komponen kelistrikan, pasti akan ada masa pakai atau dalam kata lain terkadang akan mengalami kendala.

 

Salah satu kendala yang terjadi adalah starter yang lemah, dimana starternya masih bekerja dan bersuara, tetapi tidak sanggup untuk menyalakan mesin.

 

Penyebab Starter Motor Lemah, Ini Yang Sering Terjadi


Dari pengalaman kami, penyebab starter motor lemah yang paling banyak terjadi adalah karena aki sudah mulai drop atau lemah.

 

Perlu diketahui bahwa aki atau accu ini bekerja ekstra keras ketika harus menyalakan sistem starter, sebab sistem starter ini memiliki daya yang cukup besar untuk dinyalakan.

 

Salah satu ciri aki yang sudah lemah adalah ketika tombol starter ditekan, maka sekita lampu depan atau lampu speedometer akan sangat meredup.

 

Selain itu, jika kita cek menggunakan voltmeter, maka tegangan dari aki akan berada kurang dari 12 volt saat mesin mati dan akan kurang dari 14 volt saat mesin motor hidup.

 

Nah aki sendiri merupakan salah satu penyebab dari sistem starter yang lemah, tetapi jika ternyata aki motor kita masih oke dan prima, boleh jadi ada dari beberapa penyebab berikut yang membuat starter jadi lemah atau bahkan tidak berfungsi sama sekali.

 

Penyebab-penyebab tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

Tombol Starter Kotor Atau Rusak

Jika motor sudah tua atau kita sering bongkar pasang saklar bagian kanan (tempat starter pada stang), maka tombol starter ini harus dicek yakni apakah berkarat, atau kotor, atau memang harus ganti baru.

 

Kita dapat bongkar area saklar kanan dan periksa bagian tombol starter, jika kotor, maka ada baiknya kita bersihkan terlebih dahulu. Jika ternyata sudah bersih dan masih tidak mau menyala, maka periksa komponen lain di bawah ini.

 

Bendik Starter Rusak

Bendik ini tugasnya adalah untuk menghidupkan dinamo starter. Jika bendik rusak, maka biasanya akan ada suara cetek-cetek beberapa saat.

 

Nah dalam kasus ini, kita dapat cek bendik dengan multi tester, yakni multi tester kita gunakan dalam mode ohm atau hambatan.

 

Lalu kita periksa bendik starter atau relay starternya. Jika ternyata sudah tidak memliki hambatan (0 ohm), maka bendik harus diganti.

 

Jika kita tidak memiliki multi tester, maka kita dapat shortkan atau korsletkan bagian kutub positif dan negatif pada bendik dengan menggunakan batang besi atau kabel.

 

Jika saat dikorsletkan ternyata starter motor berfungsi dan mesin motor menyala, maka dapat dipastikan bendik mengalami kerusakan dan harus diganti.

 

Perkabelan Bermasalah

Meski jarang terjadi, tetapi jika motor kita pernah terjatuh, atau motor kita dirasuki tikus, maka tidak ada salahnya untuk mengecek perkabelan.

 

Dimulai dari kabel-kabel pada tombol starter, lalu lanjut pada kabel pada aki dan bendik, dan terakhir perkabelan pada dinamo starter.

 

Periksa apakah kabel sudah terpasang dengan benar, tidak ada yang putus, dan tidak ada yang tertekuk atau terjepit.

 

Dinamo Starter Rusak

Dinamo starter ini biasanya mengalami kerusakan yakni areng atau kul starternya sudah habis. Ciri dari dinamo starter yang rusak salah satunya adalah ada bunyi “kreekkkk” di area dinamo starter.

 

Tapi kadang juga dinamo starter tidak merespon, bahkan saat bendik starter kita korsletkan. Nah jika dinamo starter rusak atau lemah, kita dapat pukul-pukul dinamo starternya dengan penuh perasaan menggunaan gagang obeng dan yang lainnya.

 

Terkadang dengan dipukul-pukul, dinamo starter akan berfungsi kembali, tetapi itu menandakan bahwa areng atau kul starter pada dinamo starter mulai habis.

 

Ketika sudah habis, maka kita dapat ganti arangnya saja, atau ganti secara satu set dinamo starternya.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel