-->
★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Berikut Ciri-Ciri Ban Motor Vulkanisir, Awas Jangan Sampai Tertipu


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai ciri-ciri dari ban motor vulkanisir.

 

Ban pada kendaraan bermotor merupakan salah satu piranti penting yang dapat menunjang performa hingga keselamatan.

 

Tak terkecuali bagi sepeda motor, ban yang baik dan berkualitas tentunya dapat meningkatkan prosentase keselamatan dalam berkendara sehari-hari.

 

Dalam dunia ban, ada salah satu ban yang jarang diketahui oleh masyarakat umum. Nama ban tersebut adalah ban vulkanisir.

 

Nah buat kalian yang penasaran mengenai pembahasan soal ban vulkanisir, mari kita bahas saja bersama dalam artikel ini.

 

Pengertian Ban Vulkanisir

2. Perbedaan Warna Tapak dan Dinding Ban
Sumber: motorplus-online.com

Ban vulkanisir adalah ban yang bagian tapaknya dibuang (karetnya), kemudian disisakan sedikit untuk kemudian “ditambal” atau diberi lagi karet yang menyerupai tapak baru.

 

Jadi singkatnya adalah jika ada ban bekas yang sudah botak, maka bagian tapak atau yang botaknya akan dibuang tetapi tidak semuanya dibuang. Kemudian bagian yang tadinya telah dibuang akan ditambal dengan karet baru untuk menggantikan tapak yang sebelumnya.

 

Hanya tapak yang diperbaiki dalam teknik vulkanisir, sedangkan dinding ban tidak disentuh sama sekali.

 

Ban vulkanisir sendiri biasanya digunakan untuk kendaraan-kendaraan proyek perusahaan, yang mana tidak boleh digunakan untuk perjalanan sehari-hari di jalan raya.

 

Alasannya adalah karena ban vulkanisir ini sebenarnya kurang safety karena hanya mampu memiliki performa sekitar 60-70 persenan.

 

Kami sendiri dulu sempat melakukan PKL atau Praktik Kerja Lapangan di salah satu perusahaan tambang di Bandung Barat, dan biasanya kendaraan-kendaraan berat di perusahaan tersebut menggunakan ban vulkanisir.

 

Berikut Ciri-Ciri Ban Motor Vulkanisir, Awas Jangan Sampai Tertipu


Alasannya adalah tentu untuk menekan biaya perawatan dari kendaraan berat tersebut. Bisa dibayangkan bukan? Jika satu ban truck dihargai sekitar 4 jutaan sedangkan yang perlu diganti adalah 6 hingga 12 ban.

 

Ciri-Ciri Ban Motor Vulkanisir

Ban vulkanisir ini sangat tidak direkomendasikan pada sepeda motor, sebab performanya akan sangat berkurang. Selain itu, motor hanya punya 2 roda dan rentan terjatuh jiak salah satu roda dan ban mengalami kendala.

 

Adapun beberapa ciri-ciri dari ban motor vulkanisiran adalah sebagai berikut:

1. Tapak Ban Yang Berbeda Dengan Serie Ban

 Kita mungkin tahu jika banyak ban yang beredar di pasaran Indonesia. ban-ban tersebut memiliki merek dan serie tersendiri dan tentunya memiliki desain yang berbeda-beda.

 

Teruntuk sepeda motor, biasanya akan mudah untuk mengingat desain dari serie ban. Contohnya saja ban IRC Road Winner yang identik bentuknya.

Berikut Ciri-Ciri Ban Motor Vulkanisir, Awas Jangan Sampai Tertipu

Nah biasanya ketika suatu ban divukanisir, maka tapaknya cenderung berbeda dengan desain serie ban tersebut.

 

Terbayang bukan? Jika misal desainnya adalah A, maka ketika divulkanisir, maka desain bisa saja berubah jadi B.

 

2. Perbedaan Warna Tapak dan Dinding Ban

Selanjutnya yang biasa terjadi pada ban vulkanisir adalah tapak ban yang warnanya berbeda dengan dinding ban. Biasanya warna dari tapak ban akan lebih gelap, sebab tapaknya baru saja diganti, sedangkan warna dinding bannya cenderung lebih pudar atau kusam.

 

3. Harga Yang Murah

Ban vulkanisir biasanya memiliki harga yang lebih murah. Hal tersebut ya karena memang ban vulkanisir diciptakan untuk menekan biaya perawatan atau pergantian.

 

Jadi jika ada ban original yang harganya 300 ribuan, maka dengan ban vulkanisir, harganya bisa saja jadi 80 ribuan.

 

4. Merek Yang Tidak Jelas

Karena kadang bingung, biasanya penjual tidak mencantumkan merek motor. Sebab repot juga jika mencantumkan merek dan ternyata desainnya jauh berbeda.

 

Oleh karenanya, biasanya ban vulkanisir ini dijual tanpa embel-embel merek dan kadang hanya disebut sebagai ban rekondisi.

 

5. Handling Yang Tidak Nyaman

Untuk ban vulkanisir pada motor, nampaknya handling akan sangat terasa tidak nyaman atau tidak enak.

 

Karena motor cenderung tidak stabil, maka menggunakan ban vulkanisir akan sangat tidak direkomendasikan.

 

Beberapa ban vulkanisir kurang melekat antara bagian tapak dan dinding, jadi bayangkan saja mengendari motor dengan kondisi ban yang “geol-geol”,

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel


x