Aki Motor Baru Tapi Tidak Bisa Starter, Apa Penyebabnya ????
Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini
kita akan membahas mengenai penyebab dari aki motor baru tapi tidak dapat
starter.
Salah satu sistem yang cukup penting dalam menghidupkan motor
adalah sistem starter terlebih sistem starter otomatis atau starter elektrik
yang saat ini tengah digandrungi pabrikan motor.
Sistem starter elektrik sendiri mencakup banyak komponen
mulai dari tombol starter, perkabelan, aki, bendik, dinamo starter dan
seterusnya.
Kami sendiri suka tidak suka dengan sistem starter berjenis
elektrik. Sukanya adalah karena praktis dan lebih gaya.
Sedangkan tidak sukanya adalah sistem starter elektrik
menguras banyak daya pada aki, selain itu sistem starter elektrik ini terkadang
sering mengalami masalah.
Nah biasanya ada beberapa user yang ketika starternya tidak
berfungsi, langsung mengambil opsi ganti aki atau accu.
Padahal kerusakan pada starter elektrik ini tidak melulu terjadi
pada komponen aki, jadi jika sistem strater tidak bekerja, ada baiknya periksa
satu persatu komponen lain yang bekerja dalam sistem starter elektrik.
Misal dalam kasus ini yang kita curigai adalah aki, maka
pastikan aki memang sudah lemah yang dibuktikan dengan tegangan yang kurang
dari 12 volt saat mesin mati dan tegangan aki kurang dari 14 volt saat mesin
menyala (gunakan voltmeter atau alat ukur lain untuk mengukur tegangan aki).
Nah jika dalam kasus ini adalah aki ternyata baik-baik saja
dan setelah kita ganti aki ke aki yang baru pun ternyata starter tidak mau
nyala, maka kita harus periksa lagi nih beberapa komponen lain.
Well, mari kita bahas
saja mengenai beberapa penyebab aki motor baru tapi tidak bisa starter:
1. Tombol Starter Kotor Atau Rusak

Jika motor sudah tua atau kita sering bongkar pasang saklar
bagian kanan (tempat starter pada stang), maka tombol starter ini harus dicek
yakni apakah berkarat, atau kotor, atau memang harus ganti baru.
Kita dapat bongkar area saklar kanan dan periksa bagian
tombol starter, jika kotor, maka ada baiknya kita bersihkan terlebih dahulu. Jika
ternyata sudah bersih dan masih tidak mau menyala, maka periksa komponen lain
di bawah ini.
2. Bendik Starter Rusak

Bendik ini tugasnya adalah untuk menghidupkan dinamo starter.
Jika bendik rusak, maka biasanya akan ada suara cetek-cetek beberapa saat.
Nah dalam kasus ini, kita dapat cek bendik dengan multi
tester, yakni multi tester kita gunakan dalam mode ohm atau hambatan.
Lalu kita periksa bendik starter atau relay starternya. Jika ternyata
sudah tidak memliki hambatan (0 ohm), maka bendik harus diganti.
Jika kita tidak memiliki multi tester, maka kita dapat
shortkan atau korsletkan bagian kutub positif dan negatif pada bendik dengan
menggunakan batang besi atau kabel.
Jika saat dikorsletkan ternyata starter motor berfungsi dan
mesin motor menyala, maka dapat dipastikan bendik mengalami kerusakan dan harus
diganti.
3. Perkabelan Bermasalah
Meski jarang terjadi, tetapi jika motor kita pernah terjatuh,
atau motor kita dirasuki tikus, maka tidak ada salahnya untuk mengecek
perkabelan.
Dimulai dari kabel-kabel pada tombol starter, lalu lanjut
pada kabel pada aki dan bendik, dan terakhir perkabelan pada dinamo starter.
Periksa apakah kabel sudah terpasang dengan benar, tidak ada
yang putus, dan tidak ada yang tertekuk atau terjepit.
4. Dinamo Starter Rusak

Dinamo starter ini biasanya mengalami kerusakan yakni areng
atau kul starternya sudah habis. Ciri dari dinamo starter yang rusak salah
satunya adalah ada bunyi “kreekkkk” di area dinamo starter.
Tapi kadang juga dinamo starter tidak merespon, bahkan saat
bendik starter kita korsletkan. Nah jika dinamo starter rusak atau lemah, kita
dapat pukul-pukul dinamo starternya dengan penuh perasaan menggunaan gagang
obeng dan yang lainnya.
Terkadang dengan dipukul-pukul, dinamo starter akan berfungsi
kembali, tetapi itu menandakan bahwa areng atau kul starter pada dinamo starter
mulai habis.
Ketika sudah habis, maka kita dapat ganti arangnya saja, atau
ganti secara satu set dinamo starternya.
Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata
semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Wassalamu’alaikum.