-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Ukuran Gear Standar R15 V3 VVa

Ukuran Gear Standar R15 V3 VVa


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai ukuran gear standar dari R15 VVa.

 

R15 VVa atau R15 V3 merupakan motor dari pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang hingga kini masih dipasarkan.

 

R15 VVa sendiri merupakan salah satu motor sport full fairing entry level yang laku di Indonesia. Alasan lakunya R15 VVa atau R15 V3 adalah karena teknologi yang disematkan cukup modern.

 

Sebut saja, selain bodinya yang serba besar dan desain dari “R Series Yamaha”, R15 V3 ini juga sudah dibekali dengan shock depan dengan jenis upside down (USD), swing arm atau lengan ayun jenis banana arm, serta jangan lupakan juga ban belakang yang terbesar di kelasnya (140/70-17).

 

Well, bicara soal ukuran gear standar dari R15 V3 VVa, kira-kira berapa ya ukurannya ???

 

Ukuran Gear Standar R15 V3

Dari beberapa penjelasan owner R15 V3 VVa, kurang lebih ukuran gear standar dari R15 V3 adalah sebagai berikut:

Ukuran gear standar R15 V3 adalah 428-14/48. Maksudnya adalah 428 merupakan ketebalan gear, sedangkan 14 merupakan ukuran gear depan, dan 48 merupakan ukuran gear belakang.

 

Ukuran 428 ini nantinya harus sama dengan ukuran ketebalan rantai agar pas, sedangkan untuk ukuran gear, penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Jika gear berukuran 14, maka pada gear tersebut terdapat 14 buah mata atau gigi
  • Jika gear berikuran 48, maka gear tersebut memiliki 48 mata atau gigi

 

Ukuran Rantai Standar R15 V3

Untuk urusan rantai, R15 V3 ini dibekali dengan rantai berjenis O-Ring dengan ketebalan rantai 428 dan panjang rantai dari R15 V3 ini adalah sekitar 128L.

 

Perlu diketahui bahwa gear dan rantai sendiri sanggup bertahan hingga jarak tempuh 30.000 Km, tetapi jika perawatan yang kurang tepat, maka kemungkinan masa pakai akan lebih pendek.

 

Terlebih untuk rantai R15 VVa yang menggunakan jenis o-ring, dimana rantai o-ring ini cenderung lebih rewel apabila perawatannya kurang tepat.

 

Memang o-ring ini memiliki kelebihan untuk meredam suara berisik dan juga lebih “adem ayem” soal urusan panas, tetapi karena o-ring terbuat dari karet, maka jika rantai kurang terlumasi, atau salah dalam pelumasan, atau banyak debu yang menggunuk, maka kemungkinan rantai akan kaku dan menghambat akselerasi dari motor.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript