-->

Kelemahan dan Kelebihan Megapro Primus


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai kelemahan dan kelebihan dari motor Megapro Primus.

 

Beberapa waktu ke depan, kami akan coba sering menulis ulasan mengenai motor-motor tua. Hal tersebut karena rasanya cukup asik juga membahas motor-motor tua terlebih yang sempat jadi primadona seperti Megapro ini.

Kelemahan dan Kelebihan Megapro Primus
Sumber: id.pinterest.com


Honda Megapro Primus dibekali dengan mesin 4 tak OHC yang memiliki kubikasi sebesar 156.7 cc yang sanggup memuntahkan daya terbaiknya di angka 13.3 ps pada putaran 8.500 Rpm, sedangkan torsi puncaknya adalah sebesar 1.3 kgf.m pada putaran 6.000 Rpm.

 

Megapro Primus sendiri memiliki nama resmi yakni Mega Pro Advance. Penyebutan Primus pada Mega Pro sendiri disinyalir merujuk pada model bintang iklan Mega Pro Advance yakni Primus Yustisio.

 

Nah bicara soal kelemahan dan kelebihan dari Honda Megapro Primus, mari kita bahas bersama saja dalam beberapa sub bab di bawah ini.

 

Kelemahan Megapro Primus

Beberapa kelemahan yang terdapat pada Megapro Primus diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Tangki Bensin Rawan Bocor

Yang pertama adalah tangki bensin atau bahan bakar yang rawan bocor. Sama seperti Suzuki Thunder 125, kami juga cukup sering melihat tangki dari Megapro Primus mejeng di tukang las karena masalah bocor.

 

Untuk mengantisipasi masalah ini, salah satu opsinya adalah dengan membeli bahan bakar di tempat terpercaya seperti di SPBU, serta kita harus rajin melakukan pengurasan bensin pada tangki.

2. Masih Menggunakan Pendingin Udara Pada Mesin

Yang kedua adalah mesin dari Megapro Primus ini masih menggunakan sistem pendingin dengan jenis udara. Memang tidak salah, tetapi bila kita melihat sejarah, faktor inilah yang membuat Megapro mulai runtuh “diserang” oleh Vixion karena Yamaha Vixion sudah menggunakan sistem pendingin radiator.

3. Tarikan Bawah Kurang Menggigit

Banyak user dari Megapro Primus yang mengeluh karena tarikan awal dari Megapro Primus kurang menjanjikan. Oleh karenanya, kami rasa Megapro Primus ini kurang cocok dipakai untuk bermacet-macetan.

4. Masih Menggunakan Rangka Dengan Tipe Diamond

Penggunaan rangka pola berlian atau Diamond semakin mempertegas bahwa MegaPro Primus bukan motor yang secara desain merupakan motor yang modern. Oleh karenanya, Megapro jenis ini sering dipandang ketinggalan zaman dari sisi desain, tetapi bagi kalian yang senang dengan motor berjenis klasik, maka kami rasa desain dari Megapro Primus ini justrul menjadi suatu kelebihan.

5. Area Komstir Mudah Oblak

Komstir atau com steer atau conroad merupakan bearing atau laher yang disimpan pada bagian kemudi. Komponen yang satu ini memang sering oblak terlebih jika kita sering menggunakan motor dengan kecepatan tinggi pada jalan yang tidak mulus.

 

Nah kabarnya, banyak dari user Megapro Primus yang mengeluhkan komstir Megapro Primus yang mudah oblak. Oleh karenanya, kita harus berhati-hati bila menemukan jalanan yang tidak mulus saat menggunakan Megapro Primus. Selain dikhawatirkan jatuh, komstir oblak juga bisa jadi pertimbangan.

6. Kabel Bodi Yang Sering Korslet

Penyakit yang satu ini dialami oleh beberapa user Megapro Primus terlebih Megapro Primus yang sudah tua. Oleh karenanya, sebelum kita meminang Megapro Primus dengan kondisi bekas, usahakan cek kabel-kabelnya, karena ditakutkan ada yang korslet.

7. Masih Menggunakan Twin Shockbreaker

Megapro Primus masih menggunakan twin shockbreaker pada suspensi belakangnya. Jadi ini juga bisa jadi kelemahan jika kita mencari motor laki yang tampilnya cenderung modern.

 

Kelebihan Megapro Primus

Selain kekurangan, Megapro Primus ini juga memiliki banyak kelebihan. Apa saja? Berikut kami paparkan:

1. Menggunakan Mesin Dengan Kubikasi 160 cc

Yang pertama adalah mesin dari Megapro Primus ini cukup gemuk, yakni menggunakan mesin dengan kubikasi sebesar 160 cc tepatnya 156.7 cc. Kubikasi mesin tersebut memang terpandang cukup besar.

2. Mengaplikasikan Dimensi Mesin Overbore, Galak Di Putaran Atas

Bila pada pembahasan sebelumnya kita katakan bahwa Megapro Primus ini cukup loyo di putaran bawah, kabar baiknya adalah Megapro Primus cukup galak di putaran atas.

 

Hal tersebut karena desain mesin dari Megapro Primus adalah overbore atau lebih besar pada sisi diameter ketimbang stroke atau langkahnya.

 

Megapro Primus sendiri menggunakan diameter silinder sebesar 63.5 mm sedangkan langkahnya adalah sebesar 49.5 mm.

3. Onderdil Melimpah dan Mudah Dicari

Megapro Primus berasal dari pabrikan Honda yang secara onderdil pasti mudah ditemui. Selain itu, Megapro Primus ini banyak memiliki part yang serupa dengan motor GL Series serta Tiger 200.

4. Rangka Yang Serupa Dengan Tiger

Rangka dari Megapro Primus maupun Tiger sama-sama menggunakan rangka dengan jenis diamond. Oleh karenanya, banyak part yang dapat ditukar pakai dengan Tiger.

5. Perawatan Yang Mudah

Megapro Primus dapat dikatakan menggunakan mesin yang secara teknologi sudah tua, sebut saja masih menggunakan pendingin udara dan karburator. Tetapi hal tersebut juga merupakan suatu kelebihan dimana dalam perawatannya terpandang cukup mudah.

6. Mesin Yang Awet

Jika kita mencari motor yang dapat diandalkan, maka MegaPro Primus bisa jadi merupakan salah satu opsinya. Pasalnya, mesin dari Megapro Primus dapat dibilang cukup kuat terlebih dalam urusan keawetan.

7. Handling Yang Nyaman

Desain MegaPro Primus dapat dikatakan sangat userly sekali untuk keperluan perjalan jarak jauh. Hal tersebut karena posisi kaki dan posisi stang dari Megapro Primus sangat mendukung posisi berkendara yang tegak dan minim tekukan. Oleh karenanya, jangan heran jika Megapro Primus merupakan salah satu motor yang enak untuk dikendarai dalam jangka waktu lama.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Pesan Sponsor

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...
x