-->
★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

7 Nomor Balap Yang Dipensiunkan Di MotoGP, Wah Kira-Kira Karena Apa Ya ??

 

satuiston



Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai nomor-nomor balap yang dipensiunkan pada ajang balap MotoGP.

 

Pada ajang balap MotoGp, biasanya tiap pembalap akan memakai nomor yang nantinya disematkan pada bagian depan motornya serta pada bagian bodi belakang motornya (kadang juga disematkan pada baju balap).

 

Nah nomor-nomor tersebut tidak dapat sembarangan dipakai, sebab jika nomor sudah dipakai oleh pembalap lain, maka nomor tersebut tidak dapat dipakai lagi.

 

Selain itu, jika ada nomor yang dipensiunkan karena beberapa alasan, maka nomor tersebut pun tetap tidak boleh dipakai.

 

Sekedar informasi, pada gelaran MotoGP, nomor yang boleh digunakan adalah nomor dari angka 1 hingga 99 dimana pada rentang nomor tersebut ada beberapa angka yang tidak boleh digunakan karena alasan-alasan di atas.

 

Nah untuk lebih jauh, nomor berapa saja sih yang dipensiunkan di MotoGP??? Berikut urutannya:

1. Nomor 34 Milik Kevin SCHWANTZ

Yang pertama adalah nomor 34 milik Kevin Schwantz. Pembalap yang satu ini sudah menggunakan nomor 34 sejak tahun 1987 dimana kala itu kelas tertinggi MotoGp dinamai GP500 dengan mesin 2 tak.

 

Kemudian setelah menjadi juara dunia pada tahun 1993, ia memutukan untuk menggunakan nomor 1 pad atahun berikutnya.

 

Lalu pada tahun 1995 ia memutuskan pensiun setelah mengikuti 3 seri pertama. Sebagai bentuk penghormatan, nomor 34 milik Kevin pun dipensiunkan dari gelaran ajang MotoGp.

 

2. Nomor 74 Milik Daijiro KATO

Selanjutnya adalah nomor 74 milik Daijiro KATO. Pembalap yang satu ini menjadi juara dunia kelas GP250 pada tahun 2001.

 

KATO pun digadang-gadang akan menjadi pembalap besar di kemudian hari, tetapi nasib berkata lain.

 

Daijiro KATO mengalami insiden di tanah kelahirannya yakni di sirkuit Suzuka Jepang pada tahun 2003.

 

Ia mengalami insiden sehingga menyebabkan cidera hebat di kepala dan akhirnya meninggal dunia.

 

Pada tahun 2004, nomor 74 milik KATO dipensiunkan untuk kelas MotoGP. Tetapi untuk kelas MOTO3/ GP125, nomor 74 masih tersedia tetapi hanya untuk pembalap wildcard. Namun sejak tahun 2013, nomor 74 sudah tidak lagi dipakai oleh pembalap.

 

3. Nomor 48 Milik Shoya TOMIZAWA

Selanjutnya ada nomor 48 milik Shoya TOMIZAWA. Pembalap asal Jepang ini juga digadang-gadang akan menjadi pembalap yang hebat.

 

Tetapi pada tahun 2010 ia mengalami insiden hebat yang kami tidak ingin menceritakanya. Insiden tersebut merenggut nyawanya dan membuat nomor 48 milik Shoya TOMIZAWA harus dipensiunkan sebagai bentuk penghormatan.

 

4. Nomor 65 Milik Loris CAPIROSSI

Loris CAPIROSSI merupakan pembalap yang identik dengan Ducati. Ia merupakan salah satu pembalap yang cukup hebat, namun sayangnya ia belum sekalipun meraih juara dunia di kelas utama MotoGP.

 

Jika di era sekarang, mungkin kita akan teringat dengan Andrea Dovi ya karena kurang lebih ceritanya sama.

 

Loris sendiri pensiun pada tahun 2011, dan sejak saat itu Dorna Sport mengumumkan bahwa nomor 65 dipensiunkan di ajang MotoGP sebagai bentuk penghormatan pada Loris Capirossi.

 

5. Nomor 58 Milik Marco SIMONCELLI

Marco SIMONCELLI merupakan salah satu pembalap asal Itali yang cukup dekat dengan Valentino Rossi.

 

Marco Simoncelli identik dengan nomor 58, rambut kribo, serta gaya balap yang agresif. Di tahun 2011, ia mengalami insiden dan meninggal dunia pada usia yang ke-24 tahun.

 

Lalu pada tahun 2016, ia dinobatkan sebagai MOToGP Legend dan nomor 58 miliknya pun ikut dipensiunkan.

 

6. Nomor 69 Milik Nicky HAYDEN

Hayden menjadi salah satu pembalap yang cukup dikenang berkat juara dunianya di kelas utama pada tahun 2006.

 

Nicky Hayden sendiri mengalami kecelakan sepeda saat ia telah pensiun di dunia MotoGP tepatnya ia mengalami kecelakaan pada tahun 2017 silam.

 

Pada tahun 2019, ia pun dinobatkan sebagai MOTOGP LEGEND dan Nomor 69 pun dipensiunkan di kelas MOTOGP.

 

7. Nomor 39 Milik Luis SALOM

Lusi SALOM mengalami insiden pada latihan bebas 2 di GP Catalunya pada tahun 2016 lalu. Pembalap yang kala itu berusia 24 tahun menabrak dingding pembatas dan akhirnya meninggal dunia.

 

Pada akhir musim, nomor 39 pun dipensiunkan sebagai bentuk penghormatan pada Luis SALOM.

 

Well, sebagai informasi tambahan… salah satu calon kuat nomor balap yang akan dijaga dan tidak boleh digunakan kembali adalah nomor 46 milik Valentino Rossi serta nomor 93 milik Marc Marquez.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel


x