-->


★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★

Kapasitas Oli Mesin Mio M3, Segini Sob Takarannya !!!


Satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai kapasitas oli mesin dari Mio M3.

 

Mio M3 merupakan salah satu series Mio yang saat ini masih dipasarkan oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Kapasitas Oli Mesin Mio M3, Segini Sob Takarannya !!!
Sumber: yamaha-motor.co.id


Kita ingat kembali, Yamaha Mio ini merupakan salah satu motor dengan jenis metik yang cukup banyak variannya. Dan di era ini, salah satu varian Yamaha Mio adalah Mio dengan jenis Mio M3.

 

Soal spesifikasi , Yamaha Mio M3 ini dibekali dengan mesin berjenis 4 langkah berjumlah 1 silinder yang memiliki kubikasi di kelas 125 cc.

 

Mio M3 menerapkan sistem pendingin udara dan masih menggunakan sistem camshaft dengan jenis SOHC.

 

Daya terbaik dari Mio M3 adalah sebesar 7 kW pada putaran 8000 rpm, sedangkan torsi terbaiknya adalah sebesar 9.6 Nm pada putaran 5500 rpm.

 

Nah kita kembali pada topik utama dalam pembahasan ini yakni mengenai kapasitas oli mesin dari Mio M3. Kurang lebih intinya adalah sebagai berikut:

 

Kapasitas oli mesin dari Mio M3 adalah sebanyak 0.84 Liter, sedangkan untuk takaran pergantian oli secara rutin adalah sebanyak 0.80 Liter

 

Jadi Yamaha Mio M3 memiliki kapasitas oli mesin total sebanyak 0.84 liter atau 840 ml, sedangkan untuk pergantian oli secara periodik atau secara rutin, maka takarannya cukup 0.80 Liter atau 800 ml saja.

 

Oli mesin pada kendaraan bermotor termasuk pada sepeda motor harus diisi sesuai dengan kapasitasnya.

 

Jika terlalu kurang, maka kemungkinan mesin akan cepat panas hingga cepat aus. Sedangkan jika takaran oli mesinnya kebanyakan, maka kemungkinan pergerakan piston dan komponen pada mesin lainnya akan sedikit lebih berat.

 

Jika oli mesin dirasa sudah kurang takarannya yang ditandai dengan indikator oli mesin pada tutup oli yang menujukan level terendah atau low, maka ada baiknya oli mesin ditambah takarannya.

 

Sedangkan jika oli mesin dirasa sudah melampaui jarak tempuh sebanyak 3000 Km lebih (berlaku kelipatannya), maka ada baiknya oli mesin segera diganti dengan yang baru karena dikhawatirkan performanya akan menurun.

 

Oli mesin sendiri pada umumnya dapat tahan hingga jarak tempuk 3000 Km, namun di pasaran ada juga oli mesin yang diklaim mampu bertahan hingga jarak tempuh hingga lebih dari 10.000 Km, tetapi memang harganya akan lebih mahal dari oli pada umumnya.

 

Nah artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Apa Reaksi Mu???
Bagikan Artikel Ini Melalui:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Mohon Aktifkan Javascript!Enable JavaScript